Wednesday, 4 March 2026
Selular.ID -

Tekanan Biaya Komponen, Gartner Prediksi PC di Bawah Rp8 Jutaan Bakal Hilang

BACA JUGA

Selular.ID – Tekanan biaya komponen, riset Gartner memprediksi segmen PC entry-level dengan harga di bawah USD500, atau sekira Rp8 jutaan akan hilang di 2028.

Proyeksi tersebut disampaikan dalam laporan riset terbaru yang dikutip media teknologi internasional pada awal Maret 2026, seiring perubahan struktur biaya industri dan meningkatnya kebutuhan spesifikasi perangkat untuk mendukung komputasi modern, termasuk fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

Menurut analis Gartner, tekanan biaya komponen, peningkatan kebutuhan performa, serta transisi menuju PC berkemampuan AI menjadi faktor utama yang mendorong pergeseran harga rata-rata perangkat.

Produsen dinilai semakin sulit mempertahankan margin keuntungan pada perangkat dengan harga sangat rendah, terutama ketika sistem operasi dan aplikasi modern menuntut spesifikasi perangkat keras yang lebih tinggi.

Dalam analisanya, Gartner menilai bahwa siklus pembaruan PC global memasuki fase baru setelah periode penurunan permintaan pada 2022–2023.

Seiring pemulihan pasar dan migrasi ke perangkat yang mendukung komputasi berbasis AI, produsen mulai memprioritaskan lini produk dengan spesifikasi lebih tinggi dan harga jual rata-rata yang lebih besar.

Kondisi ini berpotensi menggerus keberadaan laptop dan desktop ultra-murah yang selama ini menyasar segmen pendidikan dan pengguna pemula.

Gartner juga menyoroti bahwa sistem operasi generasi terbaru, termasuk pembaruan besar pada platform Windows dan integrasi fitur AI berbasis perangkat (on-device AI), membutuhkan prosesor dengan unit pemrosesan neural (NPU), RAM lebih besar, serta penyimpanan yang lebih cepat. Spesifikasi tersebut secara langsung meningkatkan biaya produksi perangkat.

Selain faktor teknologi, inflasi biaya komponen seperti memori dan penyimpanan turut memengaruhi struktur harga.

Industri semikonduktor yang bergerak menuju node fabrikasi lebih maju membuat biaya riset dan produksi meningkat.

Produsen PC akhirnya menghadapi dilema antara mempertahankan harga rendah atau mengikuti kebutuhan teknologi terbaru yang lebih mahal.

Data Gartner menunjukkan bahwa rata-rata harga jual (average selling price/ASP) PC cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di segmen notebook.

Permintaan juga bergeser ke perangkat premium dan ultrathin yang menawarkan daya tahan baterai lebih panjang serta performa lebih tinggi.

Dalam konteks ini, perangkat dengan harga di bawah USD500 dinilai semakin tertekan karena spesifikasi minimumnya tidak lagi memadai untuk kebutuhan jangka menengah.

Analis Gartner menyebut bahwa pada 2028, perangkat dengan harga sangat rendah kemungkinan hanya tersisa dalam bentuk model promosi atau konfigurasi khusus dalam jumlah terbatas, bukan lagi sebagai segmen pasar utama.

Produsen diperkirakan akan mengalihkan fokus ke perangkat kelas menengah yang lebih menguntungkan dan lebih siap mendukung fitur AI.

Perubahan ini juga berdampak pada sektor pendidikan dan pasar negara berkembang, yang selama ini menjadi basis utama PC entry-level.

Lembaga pendidikan kemungkinan perlu menyesuaikan anggaran karena harga perangkat dasar akan meningkat.

Di sisi lain, model pembiayaan, program subsidi, atau skema bundling dengan layanan cloud dapat menjadi alternatif untuk menjaga aksesibilitas perangkat komputasi.

Secara industri, proyeksi Gartner mencerminkan transformasi pasar PC dari sekadar perangkat produktivitas dasar menjadi platform komputasi cerdas.

Integrasi AI lokal, keamanan berbasis perangkat keras, serta konektivitas modern seperti Wi-Fi generasi terbaru menjadi standar baru yang memengaruhi struktur biaya.

Hingga laporan ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari produsen besar terkait prediksi hilangnya segmen PC di bawah USD500.

Namun sejumlah vendor global telah mulai menonjolkan lini “AI PC” sebagai arah strategis pengembangan produk 2026–2028.

Baca Juga:Harga RAM dan SSD Melonjak Drastis, Konsumen Terancam Tunda Rakit PC

Proyeksi Gartner tersebut menjadi indikator bahwa dinamika harga dan spesifikasi PC akan terus berubah dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya tuntutan komputasi dan transformasi teknologi perangkat keras di tingkat global.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU