Selular.ID – Garmin menghadirkan aplikasi WhatsApp di sejumlah lini smartwatch kompatibel melalui platform Connect IQ Store.
Pengumuman ini disampaikan di Jakarta pada 25 Maret 2026, memungkinkan pengguna membaca, membalas pesan, hingga memberikan reaksi langsung dari pergelangan tangan tanpa harus membuka smartphone.
Integrasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Connect IQ milik Garmin yang mendukung aplikasi pihak ketiga.
Kehadiran WhatsApp dinilai memperluas fungsi smartwatch dari sekadar perangkat kebugaran menjadi alat komunikasi yang lebih praktis dalam berbagai aktivitas harian.
Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, menyatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan perkembangan ekosistem aplikasi Garmin.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran WhatsApp memberikan kemudahan bagi pengguna untuk tetap terhubung saat berolahraga, menjelajah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh kebutuhan membuka perangkat lain.
Aplikasi WhatsApp ini kompatibel dengan sejumlah lini smartwatch Garmin, termasuk seri fÄ“nix, Forerunner, Venu, dan vÃvoactive.
Dengan integrasi tersebut, pengguna dapat memantau percakapan penting secara real-time, baik dari keluarga, teman, maupun rekan kerja, saat perangkat digunakan dalam berbagai kondisi.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membaca pesan masuk secara ringkas, melihat riwayat percakapan hingga 10 pesan terakhir, serta membalas pesan menggunakan keyboard bawaan smartwatch.
Selain itu, tersedia fitur pengiriman emoji dan message reactions, yang memungkinkan respons cepat tanpa perlu mengetik panjang. Fitur ini dirancang menyerupai pengalaman penggunaan WhatsApp di smartphone maupun desktop.
Smartwatch Garmin juga akan menampilkan notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk secara langsung di layar, disertai opsi untuk menolak panggilan tersebut dari perangkat.
Hal ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna yang sedang beraktivitas dan tidak dapat mengakses smartphone secara langsung.
Dari sisi keamanan, Garmin memastikan bahwa komunikasi melalui aplikasi WhatsApp tetap dilindungi dengan teknologi end-to-end encryption.
Sistem ini memastikan hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi pesan maupun panggilan, sesuai standar keamanan yang diterapkan oleh WhatsApp di berbagai platform.
Direktur Manajemen Produk di Meta, Nikhil Joshi, menyatakan bahwa ekspansi WhatsApp ke smartwatch Garmin bertujuan memperluas akses komunikasi lintas perangkat.
Ia menekankan bahwa integrasi ini memungkinkan lebih banyak pengguna menjaga percakapan pribadi mereka secara praktis langsung dari pergelangan tangan.
Kehadiran fitur ini juga relevan dengan pola penggunaan digital di Indonesia. Berdasarkan laporan Digital 2026 Indonesia dari We Are Social dan Meltwater, masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial, dengan aktivitas tersebar di sekitar 7,7 platform setiap bulan.
Dalam lanskap tersebut, WhatsApp menjadi aplikasi yang paling sering digunakan dan disukai, dengan mayoritas pengguna internet aktif mengaksesnya setiap bulan.
Data dari World Population Review menunjukkan bahwa jumlah pengguna WhatsApp di Indonesia mencapai sekitar 112 juta pada 2024, meningkat dari 84,8 juta pada 2021.
Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar WhatsApp secara global, sehingga integrasi dengan perangkat wearable seperti smartwatch memiliki potensi penggunaan yang luas.
Pengembangan aplikasi ini dimungkinkan melalui Garmin Developer Program, yang membuka akses bagi pengembang pihak ketiga untuk menciptakan aplikasi dan layanan tambahan di ekosistem Garmin.
Platform Connect IQ sendiri telah digunakan untuk menghadirkan berbagai fitur personalisasi, mulai dari watch face hingga integrasi layanan musik.
Aplikasi WhatsApp untuk smartwatch Garmin tersedia secara gratis dan dapat diunduh melalui Connect IQ Store yang terintegrasi dengan Google Play Store dan Apple App Store.
Baca Juga:Garmin Ungkap Fakta Ilmiah Dibalik Perubahan Pola Tidur Saat Ramadan
Dukungan ini memperkuat strategi Garmin dalam memperluas fungsi perangkat wearable menjadi lebih terhubung dengan kebutuhan komunikasi modern, seiring meningkatnya ketergantungan pengguna terhadap layanan pesan instan di berbagai situasi.




