Friday, 6 March 2026
Selular.ID -

Pos Indonesia Perkuat Layanan Retail Business untuk UMKM

BACA JUGA

Selular.ID – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND memperkuat segmen Retail Business untuk mendukung kebutuhan logistik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Strategi ini disampaikan dalam forum Media Update pada 5 Maret 2026 di Jakarta, dengan fokus pada tiga pilar layanan yakni jaringan terluas, pengiriman tercepat, dan layanan terpercaya yang telah dijalankan perusahaan selama lebih dari 279 tahun.

SVP Retail Business Pos Indonesia, Helly S. Halimah, menyampaikan bahwa penguatan layanan ini ditujukan untuk membantu UMKM memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.

Menurutnya, dukungan jaringan logistik yang luas serta layanan digital menjadi faktor penting agar pelaku usaha kecil dapat bersaing di era ekonomi digital.

“Kami berkomitmen menjadi mitra terpercaya bagi pelaku UMKM Indonesia. Dengan jaringan yang luas, pengiriman yang cepat, serta pengalaman operasional lebih dari dua abad, Pos Indonesia siap membantu UMKM menjangkau pasar domestik maupun global,” ujar Helly S. Halimah dalam forum tersebut.

Helly S. Halimah - SVP Retail Business Pos Indonesia
Helly S. Halimah – SVP Retail Business Pos Indonesia

Dalam operasional domestik, Pos Indonesia menghadirkan empat layanan pengiriman utama yang dirancang menyesuaikan kebutuhan bisnis UMKM.

Layanan POS Sameday memungkinkan paket sampai di hari yang sama dengan estimasi waktu maksimal sembilan jam melalui layanan kurir City Courier.

Sementara itu, POS Nextday memberikan jaminan pengiriman hingga keesokan hari ke berbagai kota dan provinsi di Indonesia.

Seluruh layanan domestik tersebut dilengkapi sejumlah fitur tambahan yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pelaku usaha.

Pos Indonesia menyediakan layanan penjemputan paket tanpa biaya tambahan melalui kurir O-ranger, sistem transaksi Cash on Delivery (COD) untuk memudahkan pembayaran pelanggan, serta fitur pelacakan paket secara real-time melalui aplikasi PosAja!.

Selain itu, tersedia pula opsi asuransi pengiriman untuk meningkatkan keamanan paket selama proses distribusi.

Prasabri Pesti - Director of Business Development and Portofolio Management, Pos Indonesia
Prasabri Pesti – Director of Business Development and Portofolio Management, Pos Indonesia

Memasuki periode Ramadan 2026, Pos Indonesia juga menghadirkan layanan pengiriman khusus rendang yang ditujukan bagi perantau Minangkabau di berbagai kota di Indonesia.

Layanan ini dirancang agar makanan khas Sumatera Barat tersebut dapat dikirim langsung dari daerah asal ke berbagai wilayah dengan kualitas yang tetap terjaga.

Dalam implementasinya, Pos Indonesia bekerja sama dengan pelaku UMKM kuliner Minang untuk memastikan proses pengemasan mengikuti standar keamanan pangan.

Produk rendang dikemas menggunakan material food-grade serta metode vacuum packaging agar kualitas dan cita rasa tetap terjaga selama perjalanan distribusi.

Layanan pengiriman tersebut menjangkau berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, hingga wilayah Indonesia bagian timur.

Untuk pengiriman di kawasan Jabodetabek, paket rendang dapat dikirim menggunakan layanan Nextday sehingga waktu pengiriman relatif lebih cepat.

Selain memperkuat distribusi domestik, Pos Indonesia juga memperluas dukungan bagi UMKM yang ingin memasuki pasar ekspor. Perusahaan menyediakan konektivitas logistik ke 232 negara melalui lima layanan pengiriman internasional.

Layanan tersebut mencakup EMS International untuk pengiriman ekspres hingga 30 kilogram ke 52 negara.

Kemudian PosEkspor yang memungkinkan pengiriman barang dalam jumlah lebih besar, antara 30 hingga 300 kilogram, ke 232 negara dengan estimasi waktu empat hingga delapan hari.

Iwan Gunawan. Senior Vice President Human Resources di PT Pos Indonesia
Iwan Gunawan. Senior Vice President Human Resources, Pos Indonesia

Pos Indonesia juga menyediakan Pos Paket Internasional yang melayani pengiriman hingga 30 kilogram ke 196 negara dengan estimasi enam hingga sepuluh hari.

Untuk pengiriman dokumen atau paket kecil hingga dua kilogram, tersedia layanan Pos Registered yang menjangkau 212 negara.

Selain itu, terdapat ePacket yang dirancang khusus untuk pelaku e-commerce dengan pengiriman small parcel hingga dua kilogram ke 57 negara.

Di sisi ekosistem digital, Pos Indonesia telah melakukan integrasi layanan dengan sejumlah marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, dan Zalora. Perusahaan juga bekerja sama dengan platform agregator logistik seperti KiriminAja, Everpro, dan AutoKirim.

Integrasi ini memungkinkan pelaku UMKM memilih layanan pengiriman Pos Indonesia langsung dari platform perdagangan digital yang mereka gunakan.

Selain integrasi sistem, Pos Indonesia membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan pelaku usaha melalui beberapa skema bisnis.

Program tersebut meliputi Loket PosAja Agen, PosAja Drop Point, serta skema agen penjualan yang memungkinkan mitra menyediakan layanan pengiriman Pos Indonesia di wilayah masing-masing.

Perusahaan juga menjalankan program pendampingan untuk membantu UMKM meningkatkan standar operasional bisnisnya.

Program ini mencakup edukasi mengenai standar pengemasan produk, termasuk penggunaan kemasan food-grade, teknik vacuum packaging, serta penambahan perlindungan paket seperti double packing dan bubble wrap.

Pendampingan juga mencakup edukasi pengiriman internasional, termasuk pemahaman mengenai barang bernilai tinggi (valuable goods) dan barang yang memerlukan perlakuan khusus seperti dangerous goods.

Informasi terkait prosedur kepabeanan dan karantina turut diberikan agar pelaku UMKM memahami regulasi ekspor yang berlaku.

Selain itu, Pos Indonesia menyelenggarakan pelatihan digital bagi pelaku usaha yang ingin memperluas bisnisnya secara daring. Pelatihan dilakukan secara online maupun offline, termasuk panduan membuat toko digital atau storefront melalui platform posaja.id.

Melalui platform ini, UMKM dapat mengelola toko online yang terintegrasi dengan marketplace serta media sosial, sekaligus mengatur pengiriman menggunakan layanan PosAja sebagai kurir.

Helly S. Halimah menjelaskan bahwa pengembangan platform digital PosAja! UMKM menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan logistik berbasis teknologi.

Platform tersebut dirancang agar pelaku usaha dapat mengelola toko digital sekaligus memantau proses pengiriman dalam satu sistem terpadu.

Menurut Pos Indonesia, integrasi layanan logistik dan platform digital diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan skala bisnis serta memperluas akses pasar.

Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui sektor logistik dan perdagangan elektronik.

Baca Juga: MyRepublic dan Pos Indonesia Kolaborasi Perluas FWA

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU