Selular.ID – Human Mobile Devices (HMD) Global, produsen ponsel asal Finlandia, mengumumkan rencana memperluas kemampuan lini ponsel fitur (“feature phones”) dengan tiga layanan baru: panggilan video, dompet digital terintegrasi, dan asisten Artificial Intelligence (AI).
Ketiga fitur ini dipaparkan dalam konferensi Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona dan dijadwalkan hadir secara bertahap sepanjang tahun 2026, dimulai di India pada paruh pertama tahun ini.
Pengumuman HMD Global mencerminkan strategi baru perusahaan untuk mengubah ponsel fitur sederhana menjadi perangkat yang mampu menyediakan layanan digital dasar dengan cara yang mudah diakses pengguna.
Pengembangan ini melibatkan kerja sama dengan beberapa mitra teknologi, termasuk penyedia layanan fintech dan blockchain untuk dompet digital serta mitra AI untuk fitur suara.
HMD menjelaskan bahwa dompet digital bawaan akan memungkinkan pemilik ponsel fitur menerima dana, menyimpan saldo, melakukan pencairan melalui sistem pembayaran lokal, serta mentransfer uang ke akun Unified Payments Interface (UPI) untuk transaksi harian.
Sistem ini akan dilindungi dengan keamanan tingkat perangkat (device-level security) dan proteksi PIN, serta dibangun bekerja sama dengan fintech Kivi3 dan infrastruktur blockchain dari Polygon Labs.
Peluncuran awal ditargetkan di India pada paruh pertama 2026, sebelum diperluas ke pasar lain.
Selain itu, HMD mengatakan akan menghadirkan dukungan panggilan video pada ponsel fitur lewat platform ringan bernama Xpress Chat.
Aplikasi ini dirancang untuk memungkinkan pengguna melakukan video call dengan memanfaatkan kamera depan perangkat, serta mendukung pengiriman pesan suara, berbagi foto, dan obrolan grup.
Menurut HMD, panggilan video ini bisa berjalan lintas perangkat asalkan kedua belah pihak telah memasang aplikasi tersebut, baik di ponsel fitur maupun ponsel pintar.
Dalam kesempatan yang sama, HMD Global juga memperkenalkan asisten AI suara untuk ponsel fitur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas penggunaan perangkat dengan antarmuka sederhana.
Asisten ini dirancang untuk membantu tugas-tugas sehari-hari seperti melakukan panggilan, mengatur alarm, menyalakan senter, dan menjawab pertanyaan dasar melalui perintah suara, tanpa harus menavigasi menu yang kompleks.
Untuk pasar India, perusahaan menjalin kerja sama dengan Sarvam AI guna menghadirkan pengalaman AI yang relevan secara lokal.
HMD juga menyampaikan rencana uji coba layanan AI companion di Eropa khusus untuk pengguna dewasa yang lebih tua.
Layanan ini akan diakses melalui tombol khusus dan dirancang berbicara dengan tempo lebih lambat, menyimpan konteks personal, serta memberikan percakapan yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari guna mengurangi rasa kesepian.
Uji coba awal akan dilakukan di beberapa negara di Eropa sebelum keputusan perluasan skala lebih luas dibuat kemudian.
Transformasi ponsel fitur HMD dengan layanan digital modern ini terjadi di tengah perubahan strategi perusahaan yang berfokus pada perluasan layanan di luar perangkat keras semata.
Selama beberapa tahun terakhir, HMD Global membangun portofolio ponsel fitur yang kuat di banyak pasar berkembang sambil mencari cara untuk menghadirkan layanan digital yang relevan bagi pengguna dengan akses terbatas ke ekosistem ponsel pintar.
Dalam tinjauan industri, langkah HMD ini mencerminkan tren lebih luas di sektor ponsel fitur global, di mana produsen mencoba menggabungkan elemen komunikasi modern dan layanan keuangan digital ke perangkat dengan biaya lebih rendah, guna menjangkau populasi yang belum tersentuh smartphone atau yang membutuhkan perangkat sederhana.
Ke depan, HMD Global berencana terus mengumumkan detail tambahan terkait ketersediaan produk, tanggal rilis di setiap pasar, serta kemitraan lokal yang mendukung peluncuran fitur ini secara global sepanjang 2026.
Baca Juga: HMD Pulse 2, Pulse 2+, dan Pulse 2 Pro Bocor, Pakai Chipset Sama



