Tuesday, 17 March 2026
Selular.ID -

Pintu Catat Lonjakan Transaksi Tokenisasi Aset Capai 45%

BACA JUGA

Selular.ID – Pintu platform investasi aset kripto  melaporkan peningkatan signifikan pada perdagangan tokenisasi aset di aplikasinya.

Berdasarkan data internal perusahaan pada Februari 2026, trading volume per pengguna meningkat 45% dibandingkan bulan sebelumnya, disertai pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18% pada periode yang sama.

Peningkatan ini terjadi seiring ekspansi pilihan aset tertokenisasi yang tersedia bagi investor Indonesia.

Iskandar Mohammad, Head of Product Marketing Pintu menyatakan telah memperluas akses perdagangan lebih dari 30 tokenisasi aset global yang mencakup saham, Exchange-Traded Fund (ETF), hingga komoditas seperti emas dan perak dalam bentuk aset kripto.

“Skema tokenisasi memungkinkan aset dunia nyata direpresentasikan dalam bentuk token digital berbasis teknologi blockchain sehingga dapat diperdagangkan secara lebih fleksibel melalui aplikasi,”ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, strategi ini ditempuh perusahaan untuk memberikan alternatif diversifikasi portofolio di tengah dinamika pasar kripto yang fluktuatif.

Peningkatan aktivitas perdagangan menunjukkan minat investor domestik terhadap akses aset global melalui teknologi tokenisasi.

Ia menyampaikan bahwa performa kategori tokenisasi aset menjadi salah satu kontributor pertumbuhan transaksi di platform tersebut selama awal tahun.

Menurut Iskandar, tiga tokenisasi aset yang paling aktif diperdagangkan pengguna saat ini adalah NVDAx yang merepresentasikan saham NVIDIA, AAPLx yang berbasis saham Apple, serta GOOGLx yang terhubung dengan saham Alphabet.

Tingginya aktivitas perdagangan pada token-token tersebut mencerminkan ketertarikan investor terhadap perusahaan teknologi global dengan kapitalisasi besar serta kinerja bisnis yang kuat di pasar internasional.

Ia menambahkan bahwa fitur tokenisasi memberi keleluasaan bagi pengguna untuk membangun diversifikasi portofolio lintas kelas aset dalam satu aplikasi.

Investor tidak hanya berfokus pada aset kripto konvensional, tetapi juga dapat mengakses instrumen yang merepresentasikan saham global, produk ETF, serta komoditas.

Seluruh pilihan aset yang tersedia telah melalui proses kurasi internal perusahaan untuk memastikan kualitas instrumen dan keamanan pengguna selama bertransaksi.

Tren pertumbuhan tokenisasi aset juga terlihat pada skala global. Data Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026 menunjukkan nilai pasar token Real World Asset (RWA) dunia mencapai US$26,54 miliar atau sekitar Rp450,49 triliun. Nilai tersebut meningkat 2,20% dibandingkan pekan sebelumnya.

Jumlah pemegang aset tokenisasi tercatat mencapai sekitar 663.000 wallet, yang mencerminkan adopsi semakin luas di berbagai negara.

Perkembangan ini menandakan tokenisasi mulai dipertimbangkan sebagai alternatif akses investasi berbasis teknologi blockchain.

Secara industri, tokenisasi aset memungkinkan kepemilikan fraksional terhadap instrumen keuangan bernilai besar sehingga memperluas partisipasi investor ritel.

Teknologi blockchain berfungsi sebagai infrastruktur pencatatan transaksi terdistribusi yang transparan dan sulit dimanipulasi. Skema tersebut dinilai mampu menyederhanakan proses distribusi aset sekaligus meningkatkan efisiensi perdagangan lintas batas.

Di Indonesia, minat terhadap aset digital terus meningkat seiring bertambahnya literasi keuangan berbasis teknologi dan kemudahan akses aplikasi investasi.

Platform yang beroperasi di bawah pengawasan regulator menjadi pertimbangan utama investor untuk memastikan kepatuhan hukum serta perlindungan dana.

Status PINTU sebagai penyedia layanan yang diawasi OJK menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kepercayaan pasar di tengah meningkatnya variasi instrumen kripto dan turunannya.

Iskandar menyatakan investor kripto domestik semakin selektif dalam menentukan strategi investasi dan cenderung mengedepankan diversifikasi yang terukur.

Melalui penambahan instrumen tokenisasi aset, perusahaan berupaya menghadirkan akses yang lebih praktis terhadap berbagai kelas aset global dalam satu ekosistem aplikasi.

“Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pengguna mengelola portofolio investasi secara lebih fleksibel sesuai profil risiko masing-masing,”harap Iskandar.

Perkembangan perdagangan tokenisasi aset di Pintu memperlihatkan perubahan pola transaksi investor yang mulai memadukan aset kripto dengan instrumen berbasis dunia nyata dalam satu platform digital.

Baca Juga:Pintu Rilis Program Pintu VIP untuk Trader Elite

Peningkatan aktivitas ini sekaligus mencerminkan pemanfaatan teknologi blockchain yang semakin luas dalam mendukung ekosistem investasi modern berbasis aplikasi.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU