Selular.ID – Platform investasi aset kripto yang Pintu, menjadi sponsor dalam acara Gathering Akbar Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) Yogyakarta bertema “Merancang Warisan, Mengamankan Masa Depan Bisnis Kost” pada 7 Februari 2026.
Andy Putra, .SVP Strategy & Business PINTU menyampaikan, melalui kolaborasi ini, Pintu memberikan edukasi pengelolaan aset digital kepada para pengusaha rumah kost sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan berbasis kripto.
Kehadiran Pintu dalam forum yang mempertemukan pelaku usaha kost dari berbagai daerah itu difokuskan pada edukasi dasar investasi kripto, manajemen risiko, dan pentingnya riset sebelum mengambil keputusan investasi.
Andy menyebutkan, ARKI Gathering 2026m enyampaikan bahwa kolaborasi dengan ARKI membuka ruang diskusi antara pelaku industri properti skala mikro dan sektor aset digital yang berkembang pesat.
Menurutnya, anggota ARKI menunjukkan minat untuk memahami cara kerja investasi kripto beserta potensi manfaat dan risikonya.
“Pintu berharap kerja sama tersebut dapat menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai industri aset digital bagi pelaku usaha kost,”ujar Andy.
Pintu menekankan pentingnya diversifikasi aset, yaitu strategi membagi dana ke beberapa instrumen berbeda untuk mengurangi risiko.
Bagi pengusaha kost, pendekatan ini dinilai relevan karena pendapatan utama berasal dari sektor properti sewa.
“Dengan pemahaman yang tepat, sebagian hasil usaha dapat dikelola secara terukur melalui instrumen digital, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,”kata Andy.
Florencia Irena Lipin, Ketua ARKI menilai kehadiran platform investasi kripto yang terdaftar resmi memberikan alternatif wawasan baru bagi para pemilik kost dalam mengelola keuntungan usaha.
Florencia juga menyoroti kemudahan penggunaan aplikasi Pintu yang dinilai ramah bagi pengguna pemula, termasuk kalangan Generasi X yang mendominasi anggota ARKI.
Kolaborasi ini juga menyinggung potensi integrasi antara industri properti dan teknologi blockchain.
Salah satu konsep yang diperkenalkan adalah tokenisasi properti, yakni proses merepresentasikan nilai aset fisik dalam bentuk token digital di jaringan blockchain.
Mengacu pada materi edukasi di Pintu Academy, setiap token dapat mewakili kepemilikan sebagian atas properti, sehingga membuka peluang partisipasi investor secara lebih fleksibel dibandingkan skema konvensional.
Tren tokenisasi aset properti mendapat perhatian global. Berdasarkan data Deloitte Center for Financial Services, nilai pasar tokenisasi properti diproyeksikan meningkat dari sekitar US$300 miliar pada 2024 menjadi US$4 triliun pada 2035.
Proyeksi tersebut mencerminkan potensi integrasi yang semakin kuat antara sektor properti dan teknologi blockchain dalam satu dekade mendatang.
Di Indonesia, perkembangan industri aset kripto berada dalam kerangka regulasi yang terus diperkuat.
Status Pintu sebagai platform yang terdaftar dan diawasi OJK menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pengguna, khususnya bagi segmen pelaku usaha tradisional yang baru memasuki ekosistem aset digital.
Edukasi yang disampaikan dalam forum ARKI turut menekankan aspek keamanan, transparansi, serta pemahaman risiko sebagai fondasi utama sebelum berinvestasi.
Bagi ARKI, kerja sama lintas industri ini sejalan dengan upaya mendorong anggotanya tetap adaptif terhadap transformasi digital.
Industri rumah kost, yang selama ini bertumpu pada aset fisik dan pengelolaan konvensional, kini dihadapkan pada dinamika baru berupa digitalisasi pembayaran, pemasaran daring, hingga potensi pemanfaatan teknologi blockchain.
Baik Pintu dan ARKI berharap dapat agar kolaborasi ini dapat melanjutkan hubungan strategis dalam menghadirkan edukasi dan akses investasi yang aman serta transparan.
Baca Juga:Pintu Futures Perkuat Fitur Manajemen Risiko Derivatif Kripto
Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperluas literasi keuangan digital dan membuka peluang diversifikasi aset bagi pengusaha kost di Indonesia, seiring berkembangnya ekosistem kripto yang semakin terintegrasi dengan sektor ekonomi riil.



