Selular.ID – Teknologi Time Duplex Division alias TDD menjadi kunci jaringan 5G milik PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) sangat kencang bagi penggunanya.
Lalu apa pengertian Time Duplex Division alias TDD dalam jaringan 5G milik XLSMART ini? Untuk mengetahui jawabannya, Selular telah merangkum penjelasannya.
Perlu kita ketahui selain Time Duplex Division alias TDD, ada juga FDD (Frequency Division Duplex).
TDD atau Time Duplex Division adalah metode komunikasi yang menggunakan satu frekuensi untuk mengirim dan menerima informasi, sehingga informasi cepat tersampaikan.
TDD ini berbeda dengan FDD (Frequency Division Duplex). Di mana FDD menggunakan dua frekuensi berbeda untuk sinyal mengirim dan menerima informasi.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam mengatakan XLSMART menggunakan TDD daripada FDD hal tersebut yang membuat jaringan 5G mereka sangat kencang.
“Di XLSMART itu tidak berbagi (jaringan) dengan 4G tapi menggunakan TDD (Time Duplex Division) di 2,3 GHz yang didedikasikan khusus untuk 5G, tidak untuk 4G,” ujar Shurish, Rabu (11/3/2026).
Pemisahan penggunaan spektrum tersebut dinilai akan mempertahankan kualitas sinyal 5G yang tidak terganggu dengan 4G, terutama di masa lonjakan trafik internet Ramadan dan Lebaran 2026.
“Kalau operator lain dia kan tidak TDD, dia harus bagi-bagi sama spektrumnya. Kita di 2,3 GHz didedikasikan untuk 5G, tidak dicampur yang mana ini akan memberikan pengalaman untuk pelanggan,” tuturnya.
Baca juga:
- Pengamat Sebut Keunggulan Jaringan 5G XLSMART Dibanding Operator Lainnya
- Jaringan 5G Milik XLSMART di Indonesia Diakui Internasional
Ekspansi ke 88 Kota
Selain itu, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) targetkan ekspansi layanan jaringan 5G hingga ke 88 kota/kabupaten di Indonesia hingga akhir tahun 2026 ini.
Dengan ekspansi tersebut, layanan jaringan 5G milik operator seluler XLSMART dapat menjangkau lebih dari 50% populasi di Indonesia.
Sebelum rencana ekspansi ke 88 kota/kabupeten tahun 2026 ini, jaringan 5G XLSMART sudah dapat dirasakan di 33 kota/kabupaten di Indonesia.
Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys mengatakan dalam 33 kota/kabupaten ini area jangkauannya sudah cukup luas.
Merza menyebut, jaringan 5G XLSMART yang cukup luas ini berbeda dengan operator lain yang hanya tersedia di titik-titik tertentu.
“Setelah 33 kota, kita akan menargetkan 88 kota selesai di tahun ini. Kalau ini berhasil di 88 kota, secara coverage populasi itu sudah kira-kira lebih dari 50% penduduk Indonesia,” ujar Merza, Jumat (13/3/2026).
“Jadi, penduduk Indonesia 50%-nya sudah bisa menikmati 5G selagi ekspansi dan di area tersebut kami yakin tidak hanya diapakai untuk HP, tapi untuk industri ada di situ, ahli bisnis ada di situ, dan banyak hal lain yang akan menambah perkembangan ekonomi yang akan berhasil betul-betul peningkatan atau pendapatan masyarakat,” ucapnya menambahkan.




