Saturday, 7 March 2026
Selular.ID -

NeutraDC Perkuat Infrastruktur AI dan Konektivitas Regional

BACA JUGA

Selular.ID – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC Group), perusahaan pusat data milik Telkom, menandai empat tahun operasionalnya dengan memperkuat posisi sebagai Digital Ecosystem Hub melalui pengembangan infrastruktur yang siap mendukung komputasi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Langkah ini diumumkan pada 5 Maret 2026 di Jakarta sebagai bagian dari strategi memperluas kapasitas data center serta konektivitas regional di kawasan Asia Pasifik.

CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F mengatakan bahwa fase empat tahun pertama perusahaan menjadi momentum untuk mempertegas peran NeutraDC dalam mendukung ekosistem digital nasional.

Menurutnya, kebutuhan terhadap infrastruktur yang siap mengakomodasi teknologi AI kini berkembang pesat dan memerlukan dukungan kapasitas komputasi yang besar serta konektivitas yang stabil.

“Empat tahun ini bukan sekadar penanda usia, tetapi momentum untuk mempertegas peran. Kami membangun infrastruktur yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga siap mendukung akselerasi AI. Melalui kolaborasi lintas ekosistem, NeutraDC ingin memastikan Indonesia memiliki fondasi komputasi yang kompetitif di tingkat regional,” ujar Andreuw Th.A.F.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur AI-ready kini telah bergeser dari sekadar proyeksi jangka panjang menjadi kebutuhan operasional saat ini. Oleh karena itu, NeutraDC mengintegrasikan tiga komponen utama layanan data center, yakni colocation, connect, dan compute.

Colocation merujuk pada penyediaan ruang dan fasilitas pusat data bagi perusahaan untuk menempatkan server mereka, connect berkaitan dengan layanan interkoneksi jaringan, sedangkan compute menyediakan kapasitas komputasi untuk pemrosesan data dalam skala besar.

Integrasi ketiga komponen tersebut dirancang dalam arsitektur ekosistem modular yang memungkinkan orkestrasi antara konektivitas dan komputasi dalam satu sistem terpadu.

Model ini memungkinkan perusahaan yang menggunakan layanan NeutraDC mengelola beban kerja digital secara lebih fleksibel, terutama untuk aplikasi berbasis AI, cloud computing, dan komputasi berkapasitas tinggi.

 

Strategi penguatan ekosistem tersebut juga berjalan seiring dengan ekspansi fasilitas pusat data yang dilakukan NeutraDC di beberapa lokasi. Perusahaan terus mengembangkan kapasitas data center di Jakarta, sekaligus membangun fasilitas hyperscale di Batam yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi berskala besar.

Selain ekspansi di dalam negeri, NeutraDC juga mengoperasikan fasilitas di Singapura.

Keberadaan pusat data di negara tersebut memiliki nilai strategis karena Singapura merupakan salah satu hub interkoneksi dan lalu lintas data terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Melalui titik operasional tersebut, NeutraDC dapat menghubungkan ekosistem digital domestik dengan jaringan global secara lebih efisien.

 

Fasilitas NeutraDC di Singapura juga mendukung berbagai skenario arsitektur teknologi yang digunakan perusahaan digital modern, termasuk hybrid infrastructure dan disaster recovery lintas negara.

Pendekatan ini memungkinkan pelanggan menyimpan atau memproses data di beberapa lokasi sekaligus untuk meningkatkan keandalan sistem serta meminimalkan risiko gangguan operasional.

NeutraDC Singapore telah memperoleh lisensi Services-Based Operator (SBO), yang memberikan izin resmi untuk menyediakan dan menjual kembali layanan konektivitas di wilayah tersebut.

Lisensi ini juga memperkuat kepatuhan regulasi perusahaan di tingkat regional serta mendukung ekspansi bisnis jangka panjang di sektor infrastruktur digital.

Dengan kehadiran fasilitas operasional di luar Indonesia, NeutraDC menjadi salah satu operator pusat data asal Indonesia yang memiliki jejak operasional internasional.

Model ini memberikan beberapa implikasi strategis bagi perusahaan dan ekosistem digital nasional, termasuk peningkatan redundansi infrastruktur melalui koneksi lintas negara, penguatan konektivitas regional, serta fleksibilitas pengelolaan beban kerja digital antara pasar domestik dan global.

Andreuw menjelaskan bahwa pendekatan tersebut bertujuan menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pasar konsumsi data, tetapi juga sebagai bagian dari rantai nilai infrastruktur digital di kawasan Asia Pasifik.

Melalui integrasi infrastruktur, konektivitas regional, dan layanan komputasi, NeutraDC berupaya memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional yang semakin kompetitif.

 

Pengembangan kapasitas hyperscale dan infrastruktur yang siap mendukung AI juga dinilai penting bagi percepatan transformasi digital berbagai sektor industri.

Infrastruktur data center berkapasitas besar menjadi fondasi bagi layanan cloud, pengolahan data skala besar, hingga pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan artifisial yang kini semakin banyak digunakan di berbagai sektor ekonomi.

Ke depan, NeutraDC menyatakan akan terus mengembangkan infrastruktur pusat data secara bertahap dengan pendekatan yang terukur. Perusahaan juga berencana memperluas jangkauan layanan lintas wilayah serta memperdalam kapabilitas teknologi untuk mendukung kebutuhan komputasi generasi berikutnya.

Menurut perusahaan, penguatan ekosistem pusat data nasional tidak hanya mendukung pertumbuhan industri digital domestik, tetapi juga meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi teknologi.

Infrastruktur data center yang berkapasitas besar dan siap mendukung AI dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam peta persaingan infrastruktur digital di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Kiprah NeutraDC di 2025: Dorong Pengembangan Infrastruktur AI-Ready dan Berkelanjutan

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU