Selular.ID – MyRepublic Indonesia, penyedia layanan internet tetap berbasis fiber optik, menjelaskan perbedaan teknologi Fiber to the Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA) melalui publikasi edukasi di blog resmi perusahaan.
Penjelasan tersebut berkaitan dengan dua layanan yang ditawarkan perusahaan, yakni MyRepublic Fiber yang menggunakan jaringan kabel serat optik dan MyRepublic Air yang memanfaatkan koneksi nirkabel berbasis jaringan seluler.
Dalam industri telekomunikasi, FTTH dan FWA merupakan dua pendekatan teknologi yang digunakan untuk menghadirkan koneksi internet tetap ke rumah pelanggan.
Perbedaan utama keduanya terletak pada infrastruktur jaringan yang digunakan untuk mengirimkan data dari jaringan operator menuju perangkat pelanggan.
MyRepublic menyebut bahwa FTTH (Fiber to the Home) merupakan teknologi yang menghubungkan jaringan fiber optik langsung ke rumah pelanggan.
Fiber optik adalah kabel berbasis serat kaca atau plastik yang mentransmisikan data dalam bentuk cahaya, sehingga mampu menghadirkan kecepatan internet tinggi dengan latensi rendah serta stabilitas koneksi yang konsisten.
Pada layanan MyRepublic Fiber, kabel fiber optik ditarik dari jaringan distribusi operator hingga ke perangkat Optical Network Terminal (ONT) di rumah pelanggan.
Perangkat ini kemudian terhubung ke router Wi-Fi yang mendistribusikan koneksi internet ke berbagai perangkat seperti smartphone, komputer, atau smart TV.
Karena menggunakan jalur kabel khusus hingga ke rumah, koneksi FTTH umumnya tidak dipengaruhi oleh kondisi sinyal radio atau kepadatan jaringan seluler.
Faktor tersebut membuat teknologi fiber optik banyak digunakan untuk layanan internet rumah dengan kebutuhan bandwidth tinggi seperti streaming video resolusi tinggi, gaming online, serta penggunaan perangkat smart home.
Di sisi lain, Fixed Wireless Access (FWA) merupakan teknologi yang menyediakan koneksi internet rumah menggunakan jaringan nirkabel.
Pada model ini, pelanggan tidak memerlukan instalasi kabel fiber optik langsung ke rumah. Sebagai gantinya, perangkat modem akan terhubung ke jaringan seluler operator melalui sinyal radio.
MyRepublic mengimplementasikan teknologi tersebut pada layanan MyRepublic Air. Perangkat modem yang dipasang di rumah pelanggan akan menerima sinyal dari jaringan seluler terdekat, kemudian mengubahnya menjadi koneksi internet yang dapat digunakan melalui jaringan Wi-Fi di dalam rumah.
Pendekatan FWA dinilai memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas dan kemudahan instalasi. Karena tidak memerlukan penarikan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan, layanan ini dapat menjangkau wilayah yang belum memiliki infrastruktur fiber secara penuh.
Proses pemasangannya juga cenderung lebih cepat dibanding instalasi jaringan fiber optik.
Namun, koneksi berbasis FWA bergantung pada kualitas sinyal jaringan seluler di lokasi pengguna. Faktor seperti jarak dari menara jaringan, kondisi lingkungan, serta kepadatan penggunaan jaringan dapat memengaruhi stabilitas dan kecepatan koneksi internet yang diterima pelanggan.
Perbandingan antara FTTH dan FWA juga mencerminkan dua pendekatan berbeda dalam pengembangan infrastruktur internet rumah. Teknologi fiber optik umumnya menawarkan kapasitas bandwidth yang lebih besar dan stabilitas tinggi, sementara FWA memberikan fleksibilitas distribusi layanan tanpa ketergantungan pada jaringan kabel.
Dalam beberapa tahun terakhir, operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet di berbagai negara mulai menggabungkan kedua pendekatan tersebut untuk memperluas jangkauan layanan.
Fiber optik digunakan di wilayah dengan infrastruktur jaringan yang matang, sedangkan FWA dimanfaatkan untuk mempercepat penetrasi internet di wilayah yang belum terjangkau jaringan kabel.
MyRepublic Indonesia sendiri merupakan bagian dari MyRepublic Group, penyedia layanan internet yang beroperasi di beberapa negara Asia Pasifik.
Di Indonesia, perusahaan fokus pada penyediaan layanan internet rumah berbasis fiber optik serta solusi konektivitas digital untuk pelanggan residensial.
Perkembangan teknologi akses internet rumah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi digital masyarakat.
Aktivitas seperti bekerja jarak jauh, pembelajaran daring, streaming hiburan digital, hingga penggunaan perangkat rumah pintar semakin bergantung pada koneksi internet berkecepatan tinggi dan stabil.
Melalui penjelasan mengenai perbedaan FTTH dan FWA, MyRepublic menyoroti bagaimana teknologi akses jaringan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang semakin beragam.
Kombinasi berbagai teknologi jaringan ini memungkinkan penyedia layanan internet menghadirkan opsi konektivitas yang lebih luas bagi pengguna di berbagai wilayah.
Baca Juga:Â ZTE Siap Sukseskan Infrastruktur MyRepublic Air Layanan Internet Unlimited FWA



