Selular.ID – Jaringan 5G milik PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) yang tersebar di berbagai kota diyakini bisa mendukung target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Director & Chief Regulatory Officer Merza Fachys XLSMART menilai kehadiran 5G tidak hanya akan dimanfaatkan untuk penggunaan smartphone, tetapi juga mendukung kebutuhan industri dan bisnis di berbagai daerah.
Menurut Merza, ekspansi 5G diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas konektivitas digital nasional.
Meski jaringan terus diperluas, Merza mengatakan pertumbuhan pengguna 5G masih sangat bergantung pada ketersediaan perangkat yang mendukung teknologi tersebut.
“Pertumbuhan pelanggan 5G tergantung handphone. Kalau belum support 5G tentu belum bisa,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia berharap harga smartphone 5G akan semakin terjangkau sehingga lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan jaringan tersebut.
“Sekarang XLSMART menyiapkan jaringannya dulu. Kalau jaringan sudah siap, kami siap melayani dengan 5G dengan harga yang tidak berbeda, bahkan tetap terjangkau,” pungkas Merza.
5G Bantu Perkembangan AI
Sementara itu, Ketua Bidang Industri IoT, AI, dan Big Data Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Teguh Prasetya mengapresiasi operator seluler termasuk XLSMART untuk melakukan pemerataan jaringan 5G di tahun 2026 ini.
Teguh menjelaskan dengan pemerataan jaringan 5G ini akan membantu semakin masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Baca juga:
- Pengamat Sebut Keunggulan Jaringan 5G XLSMART Dibanding Operator Lainnya
- Jaringan 5G Milik XLSMART di Indonesia Diakui Internasional
“Jika bicara mengenai 4G fungsinya dahulu membuat makin masifnya e-commerce dan layanan digital lainnya di Indonesia. Kalau mau berbicara AI ya harus 5G,” ungkapnya kepada Selular, belum lama ini (29/1/2026).
Teguh menambahkan peran AI yang makin masif sangat dibutuhkan untuk sistem Smart Home bahkan hingga Smart City. “Pertumbuhan Smart Home di Indonesia setiap tahun selalu meningkat bahkan mencapai 15% dan ini dibutuhkan peran AI dan tentunya 5G sebagai jaringan pendukungnya.
Ekspansi ke 88 Kota
Selain itu, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) targetkan ekspansi layanan jaringan 5G hingga ke 88 kota/kabupaten di Indonesia hingga akhir tahun 2026 ini.
Dengan ekspansi tersebut, layanan jaringan 5G milik operator seluler XLSMART dapat menjangkau lebih dari 50% populasi di Indonesia.
Sebelum rencana ekspansi ke 88 kota/kabupeten tahun 2026 ini, jaringan 5G XLSMART sudah dapat dirasakan di 33 kota/kabupaten di Indonesia.
Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys mengatakan dalam 33 kota/kabupaten ini area jangkauannya sudah cukup luas.
Merza menyebut, jaringan 5G XLSMART yang cukup luas ini berbeda dengan operator lain yang hanya tersedia di titik-titik tertentu.
“Setelah 33 kota, kita akan menargetkan 88 kota selesai di tahun ini. Kalau ini berhasil di 88 kota, secara coverage populasi itu sudah kira-kira lebih dari 50% penduduk Indonesia,” ujar Merza, Jumat (13/3/2026).
“Jadi, penduduk Indonesia 50%-nya sudah bisa menikmati 5G selagi ekspansi dan di area tersebut kami yakin tidak hanya diapakai untuk HP, tapi untuk industri ada di situ, ahli bisnis ada di situ, dan banyak hal lain yang akan menambah perkembangan ekonomi yang akan berhasil betul-betul peningkatan atau pendapatan masyarakat,” ucapnya menambahkan.




