Selular.ID – Asus pada 10 Maret 2026 mengumumkan kehadiran Asus NUC 16 Pro, mini PC generasi terbaru yang dirancang sebagai PC Copilot+ untuk kebutuhan kreator, pengembang perangkat lunak, dan profesional bisnis.
Perangkat ini mengusung prosesor Intel Core Ultra Series 3, dukungan akselerasi kecerdasan buatan (AI), serta konektivitas generasi terbaru seperti Intel WiFi 7 dan Bluetooth 6.0.
Dalam pengumuman resminya di Jakarta, Asus menyebut NUC 16 Pro dirancang untuk menghadirkan performa komputasi tinggi dalam desain ringkas.
Mini PC ini menawarkan peningkatan pemrosesan grafis hingga 1,5 kali lebih cepat, kinerja sistem hingga 20 persen lebih tinggi, serta efisiensi daya hingga 50 persen lebih hemat dibandingkan model NUC generasi sebelumnya.
ASUS memposisikan NUC 16 Pro sebagai perangkat komputasi kompak yang siap menangani beban kerja berbasis AI, mulai dari kolaborasi digital, analitik data, hingga aplikasi Edge AI, yaitu pemrosesan kecerdasan buatan yang dilakukan langsung di perangkat tanpa harus bergantung pada pusat data atau layanan cloud.
Mini PC ini ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3, yang dilengkapi GPU Intel Arc B390 terintegrasi dan Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 50 TOPS (trillion operations per second).
Secara keseluruhan, platform ini menyediakan hingga 180 Platform TOPS, yang memungkinkan proses inferensi AI secara real-time untuk berbagai aplikasi seperti konferensi video berbasis AI, analitik visual, penerjemahan bahasa otomatis, hingga kolaborasi tim berbasis kecerdasan buatan.
Dari sisi memori, ASUS NUC 16 Pro menggunakan **LPDDR5x 8533MT/s** dengan kapasitas hingga 96GB.
Memori jenis ini dikenal memiliki bandwidth tinggi serta konsumsi daya lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Asus menyatakan penggunaan LPDDR5x pada perangkat ini memberikan peningkatan kinerja sekitar 20 persen sekaligus menurunkan konsumsi daya hingga 50 persen dibandingkan model NUC sebelumnya.
Untuk kebutuhan konektivitas, NUC 16 Pro dilengkapi Intel WiFi 7 dan Bluetooth 6.0, yang dirancang untuk menghadirkan latensi rendah serta kecepatan transfer data lebih tinggi.
Perangkat ini juga memiliki dua port LAN 2.5G yang memungkinkan konfigurasi jaringan redundan atau cadangan, sebuah fitur yang umum digunakan dalam lingkungan kerja perusahaan atau infrastruktur komputasi edge.
Dari sisi ekspansi dan port, mini PC ini mendukung pengaturan **multi-monitor** melalui dua port HDMI 2.1 dengan opsi tambahan DisplayPort.
Pada panel depan terdapat tiga port USB 3.2 Gen2 10Gbps, sementara bagian belakang menyediakan dua port Thunderbolt 4 serta dua port USB tambahan dengan spesifikasi yang sama.
Kombinasi port tersebut memungkinkan integrasi dengan berbagai perangkat eksternal seperti storage berkecepatan tinggi, docking station, maupun monitor resolusi tinggi.
ASUS juga mengembangkan sistem pendingin baru untuk menjaga stabilitas performa. NUC 16 Pro menggunakan desain dual-fan thermal system dengan dua kipas exhaust CPU, tiga heat pipe, dan struktur fin array di kedua sisi chassis.
Konfigurasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pembuangan panas sekaligus menjaga tingkat kebisingan tetap rendah selama perangkat digunakan dalam beban kerja tinggi.
Secara fisik, perangkat ini memiliki chassis berukuran 0,7 liter dengan dimensi 144 x 122 x 41 mm**, menjadikannya salah satu mini PC dengan ukuran sangat ringkas di kelasnya.
ASUS juga menyematkan desain Tool-less Chassis 2.0, yang memungkinkan pengguna melakukan upgrade penyimpanan tanpa alat tambahan. Sistem ini mendukung konfigurasi dual SSD M.2 untuk memperluas kapasitas storage.
Selain hardware, Asus menghadirkan dukungan perangkat lunak ASUS AI SuperBuild yang memungkinkan pengguna menjalankan Large Language Models (LLM) secara lokal di perangkat.
Teknologi ini dirancang agar organisasi dapat mengembangkan atau menjalankan model AI tanpa koneksi internet, sehingga data sensitif seperti catatan medis atau informasi keuangan tetap berada di lingkungan internal perusahaan.
Asus menyebut pendekatan ini bertujuan menjaga privasi data sekaligus memungkinkan sistem AI beroperasi **24 jam sehari secara offline**, yang penting bagi organisasi dengan kebutuhan keamanan tinggi.
NUC 16 Pro juga dirancang untuk penggunaan jangka panjang dalam lingkungan kerja intensif. Perangkat ini telah melalui pengujian standar MIL-STD-810H dari militer Amerika
Serikat untuk memastikan ketahanan terhadap berbagai kondisi operasional ekstrem. Selain itu, mini PC ini dilengkapi **fTPM 2.0 (firmware Trusted Platform Module) yang berfungsi sebagai lapisan keamanan berbasis hardware untuk melindungi data dan identitas digital.
Baca Juga:Asus Umumkan Penyesuaian Harga Mulai April 2026
Dengan kombinasi prosesor generasi terbaru, akselerasi AI terintegrasi, serta desain ringkas yang mendukung fleksibilitas deployment, Asus menempatkan NUC 16 Pro sebagai solusi komputasi untuk berbagai skenario penggunaan modern, termasuk workstation kompak, sistem komputasi edge, hingga perangkat AI lokal di lingkungan perusahaan.



