Selular.ID – PT Sinar Eka Selaras Tbk [Kode Saham: ERAL], bagian dari Erajaya Group, mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025 (FY2025).
Perseroan dengan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp6,49 triliun, meningkat 34,1% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun 2024.
Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan fondasi bisnis melalui pengelolaan operasional yang disiplin, ekspansi portofolio brand global serta peningkatan relevansi produk yang selaras dengan tren gaya hidup konsumen Indonesia.
Ringkasan kinerja keuangan dan bisnis Perseroan adalah sebagai berikut:
Penjualan bersih tercatat sebesar Rp6,49 triliun, meningkat 34,1% dibandingkan Rp4,84 triliun pada FY2024.
Laba kotor tercatat sebesar Rp1,09 triliun, dengan margin laba kotor sebesar 16,8%.
Laba bersih tercatat sebesar Rp169,3 miliar.
“Sepanjang tahun 2025, ERAL mampu mencatatkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025,” ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle kepada Selular, Selasa (31/3/2026).
Djohan menambahkan kinerja positif ini didukung oleh strategi ERAL dalam memperkuat portofolio brand global serta memperluas kategori produk yang semakin relevan dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat Indonesia.
“Kami juga terus menjaga disiplin dalam eksekusi operasional dan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas,” sambungnya.
Dari sisi struktur bisnis, ERAL terus menunjukkan perkembangan menuju portofolio yang lebih terdiversifikasi melalui tiga kategori utama yaitu Smart, Active, dan Lifestyle.
Kategori Smart yang mencakup produk berbasis teknologi dan IoT masih menjadi kontributor utama terhadap pendapatan Perseroan, mencapai Rp4,4 Triliun atau sebesar 67% terhadap keseluruhan penjualan ERAL.
Baca juga:
- Erajaya Digital Rilis Nothing Headphone (a) di Indonesia
- Erajaya Adopsi Salesforce untuk Personalisasi Pemasaran 18 Juta Pelanggan
Sementara itu, pertumbuhan penjualan sebesar 96% secara YoY juga tercatat pada kategori Active.
Kategori ini berfokus pada kebutuhan gaya hidup aktif seperti sportswear dan peralatan olahraga, serta kategori Lifestyle yang mencakup pengembangan ekosistem gaya hidup termasuk kendaraan listrik, juga tumbuh signifikan sebesar 173% YoY.
Pertumbuhan ini turut meningkatkan kontribusi kedua kategori tersebut terhadap total pendapatan, seiring dengan ekspansi portofolio brand dan meningkatnya relevansi produk dengan tren gaya hidup konsumen.
Kontribusi dari XPENG juga mulai memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan.
Sebagai bagian dari strategi penguatan portofolio, sepanjang 2025 ERAL terus menghadirkan brand global baru, termasuk ANTA dan Wilson di kategori Active.
Langkah ini memperkaya pilihan produk bagi konsumen sekaligus memperkuat posisi Perseroan di pasar ritel gaya hidup.
Secara keseluruhan, komposisi ini menunjukkan pergeseran menuju portofolio bisnis yang lebih seimbang.
Kategori di luar Smart mulai berperan sebagai pendorong pertumbuhan baru bagi ERAL.
Sepanjang tahun 2025, ERAL melanjutkan ekspansi jaringan ritel secara selektif.
Hingga akhir Desember 2025, Perseroan telah mengoperasikan 205 jaringan ritel di berbagai kota di Indonesia.
Sebanyak 160 toko berada di Jawa dan Bali, sementara 45 toko di luar Jawa dan Bali.
Strategi ekspansi ERAL yang dilakukan dengan pendekatan yang lebih terukur, dengan fokus pada lokasi yang memiliki potensi pertumbuhan dan produktivitas yang optimal.
Di sisi lain, langkah ekspansi ke kategori kendaraan listrik melalui kemitraan strategis sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) XPENG juga mulai menunjukkan
perkembangan positif.
Kehadiran XPENG tidak hanya memperluas cakupan bisnis ERAL, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam membangun ekosistem gaya hidup berbasis teknologi
yang lebih terintegrasi.
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat keterlibatan dengan komunitas sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem yang lebih terintegrasi.




