Sunday, 15 February 2026
Selular.ID -

YouTube Akhirnya Tersedia di Apple Vision Pro Setelah Debut Dua Tahun

BACA JUGA

Selular.ID – Setelah lebih dari dua tahun sejak Apple meluncurkan Apple Vision Pro pada 2024, YouTube secara resmi menghadirkan aplikasi natif untuk headset tersebut pada 12 Februari 2026.

Aplikasi ini kini tersedia di visionOS App Store dan memungkinkan pengguna mengakses seluruh konten YouTube secara langsung dalam lingkungan visua­l imersif, termasuk video standar, YouTube Shorts, serta format video 180°, 360°, dan 3D.

Sebelumnya, pengguna Vision Pro yang ingin menonton konten dari YouTube hanya bisa mengaksesnya melalui peramban Safari di headset. Metode ini berfungsi, namun tidak memberikan pengalaman yang mulus seperti aplikasi natif, serta membatasi fitur-fitur seperti offline download.

Peluncuran aplikasi resmi ini datang setelah YouTube pada awalnya menempatkan dukungan aplikasi pada “roadmap” sekitar Februari 2024, beberapa hari setelah Vision Pro mulai dipasarkan. Meski demikian, eksekusinya baru terealisasi lebih dari dua tahun kemudian.

Selama periode tersebut, pengembang pihak ketiga sempat menghadirkan aplikasi alternatif bernama Juno, namun aplikasi ini kemudian dihapus dari App Store karena melanggar kebijakan layanan YouTube.

Aplikasi YouTube untuk Vision Pro kompatibel dengan model-model yang menggunakan chip M2 maupun M5, memberikan pilihan bagi pemilik perangkat pada generasi awal maupun yang lebih baru.

Pengguna akan mendapatkan pengalaman penuh yang mencakup langganan, playlist, histori tontonan, serta akses ke berbagai format konten yang tersedia di platform.

Fitur baru ini juga mendukung tampilan video beresolusi tinggi. Untuk model Vision Pro dengan chip M5, YouTube memungkinkan pemutaran video hingga resolusi 8K, sementara model dengan chip M2 tetap mendukung pemutaran video berkualitas tinggi (meskipun tidak sampai 8K).

Pengalaman menonton di Vision Pro kini bisa berlangsung dalam ruang layar virtual besar yang dirancang oleh visionOS, yang mendekati sensasi menonton di bioskop pribadi.

Dukungan terhadap video format 180° dan 360° juga memanfaatkan kemampuan headset dalam menghadirkan konten imersif, yang sebelumnya hanya dapat dijelajahi melalui Safari.

Meski demikian, peluncuran aplikasi resmi YouTube ini muncul di tengah laporan bahwa perangkat Vision Pro mengalami tantangan dalam hal adopsi pasar.

Beberapa laporan menyebut jumlah pengiriman unit menurun pada kuartal keempat 2025, yang bahkan memicu penghentian sementara produksi di beberapa wilayah.

Meskipun begitu, hadirnya aplikasi penting seperti YouTube dapat menjadi langkah menarik untuk meningkatkan utilitas perangkat dalam konsumsi konten digital.

Ke depan, kehadiran aplikasi YouTube di Vision Pro membuka peluang bagi layanan konten lainnya untuk mempertimbangkan dukungan native di platform VisionOS.

Walaupun beberapa layanan besar seperti Netflix belum mengumumkan aplikasi resmi untuk Vision Pro, kehadiran YouTube menunjukkan terobosan dalam pengalaman menikmati konten video di perangkat AR/VR kelas premium.

Peluncuran aplikasi resmi YouTube di platform Vision Pro menandai perubahan penting bagi pengguna headset mixed reality ini.

Kini, salah satu platform video terbesar dunia dapat dinikmati secara langsung dengan fitur penuh dan pengalaman visual yang sesuai dengan kapabilitas perangkat, tanpa harus mengandalkan peramban atau solusi pihak ketiga.

Baca Juga: Apple Tunda Vision Pro Murah, Fokus ke Kacamata Pintar AI

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU