Friday, 27 February 2026
Selular.ID -

XLSmart Terapkan Zero Waste di Ultraverse Festival 2025

BACA JUGA

Selular.ID – XLSmart menegaskan komitmen ESG melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dalam penyelenggaraan Ultraverse Festival yang digelar serentak di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar pada Februari 2026.

Festival yang menjangkau sekitar 25.000 penonton ini berhasil mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 6.600 kilogram COâ‚‚e.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan terintegrasi XLSmart yang menempatkan prinsip ESG (Environmental, Social and Governance) sebagai fondasi operasional perusahaan.

Selain sebagai ajang hiburan, Ultraverse Festival juga menjadi momentum peluncuran layanan XL Ultra 5G+, sekaligus implementasi standar penyelenggaraan event ramah lingkungan di industri telekomunikasi nasional.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyatakan bahwa penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management merupakan bentuk integrasi ESG dalam setiap inisiatif bisnis perusahaan.

Menurutnya, setiap kegiatan berskala besar dirancang dengan prinsip keberlanjutan yang terukur dan dapat direplikasi pada agenda berikutnya.

Merza menambahkan, pendekatan Zero Waste to Landfill bukan pertama kali dilakukan perusahaan. Pada penyelenggaraan AXIS Nation Cup 2025 tahun lalu, XLSmart mencatat pengumpulan 4.200 kilogram sampah sepanjang acara berlangsung.

Praktik tersebut disebut memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Pada penyelenggaraan di Jakarta, XLSmart menggandeng Waste4Change untuk menerapkan konsep Zero Waste to Landfill.

Model ini memastikan hampir seluruh timbulan sampah tidak berakhir di TPA melalui strategi pengurangan dari sumber, pemilahan terpilah, pemanfaatan kembali, daur ulang, hingga konversi residu menjadi energi.

Di Surabaya, perusahaan menerapkan pendekatan Reduce Waste to Landfill bersama Waste4Change dengan fokus pada pengurangan sampah sejak tahap perencanaan acara.

Optimalisasi pemilahan, peningkatan praktik guna ulang, serta dukungan terhadap ekonomi sirkular menjadi bagian dari strategi untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Sementara itu, di Denpasar atau Bali, pengelolaan difokuskan pada Food Waste Management. XLSmart memonitor pengelolaan limbah makanan yang dilakukan oleh ATLAS sebagai venue, yang bermitra dengan Z Bio.

Limbah makanan terpilah diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik, lalu disalurkan kepada petani lokal di Bali sebagai bagian dari model ekonomi sirkular.

Manager Marketing Communication & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo, mengapresiasi langkah XLSmart yang disebutnya sebagai penyelenggara konser telekomunikasi pertama yang menerapkan responsible waste management secara serentak di tiga kota.

Ia menyebut kolaborasi tersebut berkontribusi pada pengurangan lebih dari 6,6 ton emisi COâ‚‚, setara dengan menumbuhkan lebih dari 300 pohon selama satu tahun.

Co-founder Z Bio, Fredric Tanuwijoyo, menjelaskan bahwa limbah makanan yang telah dipilah diolah menjadi produk bernilai guna bagi sektor pertanian.

Menurutnya, model ini tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga mendukung praktik pertanian regeneratif melalui distribusi pupuk organik dan pakan ternak ke komunitas lokal.

Secara keseluruhan, dari tiga kota penyelenggaraan, XLSmart mencatat pengalihan 1.754 kilogram sampah dari TPA dan pengurangan emisi 6.600 kilogram COâ‚‚e.

Pengurangan tersebut dikonversi setara dengan sekitar 700.000 kali pengisian daya smartphone atau perjalanan kendaraan berbahan bakar bensin sejauh 33.000 hingga 40.000 kilometer.

Estimasi ini menunjukkan potensi dampak lingkungan dari pengelolaan sampah terstruktur pada acara berskala besar yang umumnya dapat menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah dalam durasi setengah hari.

Melalui kolaborasi lintas mitra dan penerapan sistem pengelolaan berbasis pemilahan dari sumber, XLSmart menegaskan bahwa integrasi ESG bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

Pendekatan ini diharapkan menjadi model praktik penyelenggaraan event berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia, seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap tanggung jawab lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Perang BTS 5G: Segini Jumlah Menara Milik Telkomsel, Indosat dan XLSmart

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU