Selular.ID – Menurut laporan terbaru yang beredar pada awal Februari 2026.Xiaomi dikabarkan telah memulai produksi massal untuk modul kamera Micro Four Thirds (M4/3) yang dapat dilepas (detachable), dan akan dipasangkan pada smartphone kompatibel,
Modul ini menggunakan sensor besar beresolusi tinggi serta lensa berkualitas, menunjukkan langkah perusahaan menuju integrasi fotografi profesional pada perangkat genggam.
Modul kamera yang kini memasuki fase produksi massal itu sebelumnya ditampilkan oleh Xiaomi dalam bentuk prototipe melalui konsep Modular Optical System pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2025.
Laporan menyebutkan bahwa sistem modul ini dilengkapi sensor Micro Four Thirds 100MP, dipadukan dengan lensa setara 35 mm dan bukaan f/1.4, serta cincin fokus manual, layaknya sistem kamera mirrorless yang biasa dijumpai pada kamera profesional.
Sensor Micro Four Thirds secara fisik jauh lebih besar dibanding sensor kamera smartphone standar.

Sehingga modul ini mampu menangkap cahaya jauh lebih banyak dan memberikan jangkauan dinamis (dynamic range) yang lebih luas.
Sensor yang besar dan lensa berkualitas ini dipasangkan dengan koneksi LaserLink berkecepatan tinggi yang mampu mengirimkan data gambar tanpa kehilangan kualitas langsung ke image signal processor (ISP) ponsel untuk pemrosesan lebih lanjut.
Sistem modul ini bekerja dengan cara magnetik, memanfaatkan cincin magnet yang menempel pada punggung ponsel, sehingga modul kamera dapat dipasang dan dilepas tanpa kabel atau dock tambahan.
Transfer data melalui LaserLink mencapai kecepatan tinggi sehingga foto mentah (RAW) yang dihasilkan modul dapat langsung diproses oleh AI dan algoritma pemrosesan gambar ponsel, sehingga pengguna mendapatkan hasil foto berkualitas tinggi secara real time.
Teknologi ini menandai pergeseran dari pendekatan tradisional pada accessory kamera yang umumnya hanya berupa lensa tambahan sederhana dengan koneksi kabel atau pemasangan yang tidak terintegrasi.
Modul kamera detachable Xiaomi memungkinkan smartphone mengeksekusi proses fotografi tingkat lanjut yang biasanya hanya mungkin dilakukan oleh kamera mirrorless atau DSLR.
Laporan terkait produksi massal ini menjelaskan bahwa teknologi tersebut berpotensi tersedia secara komersial pada tahun 2026. Meskipun tanggal rilis pasti, model smartphone yang mendukung, hingga nilai harga jualnya masih belum diumumkan secara resmi oleh Xiaomi.
Teknologi ini diperkirakan akan dipadukan pertama kali pada lini flagship perusahaan, dengan sejumlah analis dan sumber industri menyebut kemungkinan modul tersebut digunakan pada perangkat seperti Xiaomi MIX 5 atau seri flagship terbaru lainnya.
Modul berkemampuan tinggi ini bukan sekadar aksesoris plug-and-play. Sensor Micro Four Thirds yang besar menghadirkan tingkat kedalaman bidang dan kualitas gambar serupa kamera profesional, sementara lensa bukaan luas membantu performa dalam kondisi kurang cahaya.
Sistem ini memberi kemampuan baru bagi smartphone untuk menghasilkan foto yang lebih tajam, tajam dalam rentang dinamis yang lebih lebar, dan dengan kualitas bokeh alami yang lebih baik.
Progres ini melanjutkan evolusi teknologi kamera smartphone, di mana produsen mencari cara baru untuk mengatasi keterbatasan fisik sensor kecil yang selama ini jadi bagian dari desain ponsel.
Pendekatan modular seperti yang diupayakan Xiaomi menjembatani perbedaan antara perangkat genggam dengan kamera profesional dengan tetap mempertahankan kemudahan penggunaan pada ponsel.
Sejauh ini, Xiaomi belum merilis pernyataan resmi terkait harga, ketersediaan regional, atau daftar lengkap perangkat yang akan mendukung modul kamera ini.
Baca Juga:Xiaomi Bantah Isu Kemitraan EV dengan Ford
Namun produksi massal menunjukkan bahwa rencana komersialisasi modul kamera detachable tersebut semakin matang.
Menandai kemungkinan besar era baru di bidang fotografi mobile dengan integrasi komponen sensor besar dan pemrosesan AI tingkat lanjut dalam satu paket perangkat genggam




