Tuesday, 3 February 2026
Selular.ID -

Xiaomi Bantah Isu Kemitraan EV dengan Ford

BACA JUGA

Selular.ID – Xiaomi secara resmi membantah rumor yang menyebutkan adanya rencana kemitraan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan Ford Motor Company.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya laporan yang mengaitkan Xiaomi dengan pabrikan otomotif asal Amerika Serikat itu dalam pengembangan atau produksi mobil listrik.

Perusahaan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak didasarkan pada kesepakatan apa pun yang berlaku.

Dalam pernyataan resminya, Xiaomi menyatakan tidak memiliki kerja sama, diskusi strategis, maupun proyek bersama dengan Ford terkait kendaraan listrik. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu menekankan bahwa seluruh pengembangan EV yang dilakukan saat ini berada di bawah kendali unit bisnis internalnya dan berjalan sesuai rencana yang telah diumumkan sebelumnya.

Rumor kemitraan Xiaomi dan Ford mencuat di tengah meningkatnya perhatian global terhadap langkah Xiaomi di industri otomotif, khususnya setelah perusahaan tersebut secara terbuka masuk ke segmen kendaraan listrik.

Spekulasi tersebut kemudian berkembang di sejumlah platform digital dan media internasional, sebelum akhirnya dibantah langsung oleh pihak Xiaomi.

Xiaomi merupakan salah satu pemain teknologi besar yang secara agresif memperluas bisnisnya ke sektor otomotif. Melalui unit Xiaomi EV, perusahaan ini mengembangkan kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem teknologi yang terintegrasi, mencakup perangkat pintar, konektivitas, dan mobilitas.

Langkah ini telah diumumkan secara terbuka oleh manajemen Xiaomi dalam beberapa tahun terakhir dan dikomunikasikan sebagai inisiatif mandiri, bukan melalui aliansi dengan produsen otomotif global.

Di sisi lain, Ford Motor Company juga tengah menjalankan strategi elektrifikasi secara global dengan fokus pada pengembangan dan produksi kendaraan listrik berbasis merek Ford. Hingga saat ini, Ford tidak mengumumkan adanya kemitraan dengan Xiaomi dalam kapasitas apa pun, baik di pasar Tiongkok maupun pasar internasional lainnya.

Klarifikasi Xiaomi menjadi penting untuk menjaga kejelasan informasi di tengah dinamika industri EV yang sangat cepat. Sektor kendaraan listrik saat ini ditandai dengan persaingan ketat, kolaborasi lintas industri, serta masuknya perusahaan teknologi ke ranah otomotif. Kondisi tersebut kerap memicu spekulasi pasar mengenai potensi aliansi strategis, meskipun belum tentu didukung oleh pernyataan resmi dari pihak terkait.

Xiaomi menegaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah memperkuat kemampuan internal dalam riset dan pengembangan kendaraan listrik, termasuk sistem perangkat lunak, integrasi kecerdasan buatan, serta manufaktur. Perusahaan juga menekankan komitmennya untuk membangun fondasi bisnis EV secara berkelanjutan, sejalan dengan visi jangka panjang Xiaomi sebagai penyedia ekosistem teknologi menyeluruh.

Masuknya Xiaomi ke industri EV dipandang sebagai bagian dari tren yang lebih luas di Tiongkok, di mana perusahaan teknologi dan elektronik konsumen mulai memperluas portofolio bisnis ke sektor otomotif. Pemerintah Tiongkok sendiri mendorong pengembangan kendaraan energi baru sebagai bagian dari kebijakan industri dan transisi energi, sehingga menciptakan ruang bagi pemain baru untuk berinovasi.

Dalam konteks tersebut, Xiaomi menilai penting untuk meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan persepsi keliru di kalangan konsumen, mitra industri, maupun investor. Perusahaan menegaskan bahwa setiap kemitraan strategis, jika ada di masa depan, akan diumumkan secara resmi melalui saluran komunikasi perusahaan.

Bantahan ini sekaligus menegaskan posisi Xiaomi sebagai entitas yang berdiri sendiri dalam pengembangan kendaraan listriknya. Perusahaan menyatakan akan terus menyampaikan pembaruan terkait bisnis EV secara transparan dan berbasis fakta, sesuai dengan kebijakan keterbukaan informasi yang berlaku.

Baca Juga: Mobile Listrik Volkswagen Terbaru Sabet Penghargaan Best EV Van

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU