Monday, 2 February 2026
Selular.ID -

Xiaomi Bangun Pabrik Smartphone Otonom di China, ‘Pegawainya’ Robot

BACA JUGA

Selular.IDXiaomi Corp. mengoperasikan fasilitas manufaktur smartphone berbasis otomatisasi penuh yang dijuluki “dark factory” atau pabrik gelap di China, sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kontrol kualitas perangkat.

Pabrik ini beroperasi hampir sepenuhnya menggunakan robot industri dan sistem kecerdasan buatan (AI), dengan keterlibatan manusia yang sangat minimal, sebagaimana diungkapkan dalam laporan terbaru yang mengutip pernyataan resmi perusahaan.

Fasilitas tersebut dirancang untuk beroperasi 24 jam sehari tanpa pencahayaan, karena seluruh proses produksi, mulai dari perakitan hingga pengujian perangkat, dijalankan oleh mesin otomatis.

Xiaomi menyebut pendekatan ini memungkinkan tingkat presisi dan konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan lini produksi konvensional yang masih sangat bergantung pada tenaga kerja manusia.

Pabrik smartphone otonom ini merupakan bagian dari investasi Xiaomi dalam smart manufacturing, sejalan dengan transformasi perusahaan dari sekadar produsen perangkat konsumen menjadi perusahaan teknologi dengan kapabilitas manufaktur canggih.

Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi secara terbuka menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan AI, big data, dan robotika ke dalam proses produksi.

Menurut penjelasan perusahaan, sistem robotik di pabrik tersebut tidak hanya menangani perakitan fisik, tetapi juga menjalankan inspeksi kualitas berbasis visi komputer.

Teknologi ini menggunakan kamera resolusi tinggi dan algoritma AI untuk mendeteksi cacat komponen atau kesalahan perakitan dalam waktu nyata, sehingga mengurangi potensi produk gagal sebelum masuk tahap distribusi.

Pabrik ini juga terhubung dengan sistem manajemen produksi terpusat milik Xiaomi, yang memungkinkan pemantauan performa mesin, tingkat kesalahan, dan output produksi secara langsung. Data yang dihasilkan dari proses ini digunakan untuk mengoptimalkan jalur produksi dan melakukan penyesuaian otomatis tanpa intervensi manual.

Xiaomi menilai model pabrik gelap memberikan keunggulan dalam hal efisiensi energi dan biaya operasional. Karena tidak membutuhkan pencahayaan dan pendingin ruangan untuk kenyamanan pekerja dalam skala besar, konsumsi energi dapat ditekan. Selain itu, otomatisasi penuh memungkinkan produksi tetap berjalan stabil meskipun terjadi keterbatasan tenaga kerja.

Dalam konteks industri, langkah Xiaomi ini mencerminkan tren yang juga diadopsi oleh sejumlah produsen elektronik besar di China dan negara lain, yang mulai beralih ke manufaktur cerdas untuk menjaga daya saing global.

Pemerintah China sendiri mendorong pengembangan advanced manufacturing sebagai bagian dari strategi industrial nasional, termasuk penggunaan robot industri dan AI di sektor manufaktur.

Meski beroperasi dengan tingkat otomatisasi tinggi, Xiaomi menegaskan bahwa pabrik tersebut tetap membutuhkan peran manusia pada level tertentu, terutama untuk perancangan sistem, pemeliharaan mesin, dan pengawasan operasional. Perusahaan memposisikan teknologi ini sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, bukan sepenuhnya menggantikan peran tenaga kerja manusia.

Xiaomi belum merinci model smartphone apa saja yang diproduksi di fasilitas tersebut. Namun, pabrik ini disebut mendukung produksi perangkat kelas menengah hingga flagship, dengan standar kualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar global.

Keberadaan pabrik gelap ini juga memberi Xiaomi fleksibilitas lebih besar dalam menghadapi dinamika rantai pasok global. Dengan kontrol produksi yang lebih terintegrasi dan otomatis, perusahaan dapat merespons perubahan permintaan pasar dengan lebih cepat dan presisi.

Ke depan, Xiaomi menyatakan akan terus memperluas penerapan manufaktur cerdas di fasilitas produksinya. Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan industri smartphone global, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan produk teknologi lain di ekosistem Xiaomi yang semakin luas.

Baca Juga: BMW Pekerjakan Robot Humanoid Di Pabriknya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU