Thursday, 26 February 2026
Selular.ID -

Vivo Uji Coba Ponsel dengan Baterai 12.000 mAh, Langkah Besar di Segmen Daya Tahan

BACA JUGA

Selular.ID – Vivo dilaporkan sedang menguji sebuah smartphone dengan baterai berkapasitas sangat besar, diperkirakan mencapai hingga 12.000 mAh dalam kondisi tipikal, menurut bocoran terbaru dari analis teknologi dan pengamat industri Digital Chat Station di platform mikroblog China Weibo.

Kapasitas ini diperoleh dari penggunaan sel baterai silikon bertegangan 4,53 V yang dinilai memiliki daya nominal 10.000 mAh namun dalam praktik diharapkan berada dalam rentang antara 11.000 mAh hingga 12.000 mAh.

Sumber bocoran menyatakan bahwa ponsel uji dengan baterai berkapasitas sangat besar tersebut masih dalam tahap pengujian internal Vivo dan belum memiliki nama model publik atau jadwal peluncuran resmi dari pihak perusahaan.

Pengujian tahap awal ini menunjukkan fokus vivo pada peningkatan kapasitas baterai di luar standar industri smartphone saat ini.

Informasi dari Digital Chat Station mengindikasikan bahwa teknologi baterai berbasis silikon–karbon yang digunakan memiliki potensi menyimpan energi lebih tinggi dalam ukuran fisik yang relatif kompak dibandingkan baterai lithium‑ion tradisional.

Pendekatan ini memungkinkan kapasitas besar tanpa harus secara drastis mempertebal perangkat, meskipun pengelolaan panas dan umur baterai tetap menjadi tantangan penting dalam pengembangan.

Baterai berkapasitas besar seperti yang diuji oleh vivo merupakan bagian dari tren yang berkembang di industri smartphone, di mana produsen–produsen lain seperti Honor dan Realme telah meluncurkan model dengan kapasitas baterai sekitar 10.000 mAh atau lebih untuk memenuhi kebutuhan daya yang semakin meningkat pada perangkat 5G dan pemakaian intensif.

Sampai saat ini, vivo belum memberikan pernyataan resmi mengenai perangkat 12.000 mAh tersebut atau menjelaskan apakah model barunya akan dijual di pasar global maupun Indonesia.

Namun, laporan bocoran menyebutkan bahwa lini utama ponsel premium vivo kemungkinan besar tidak akan mengadopsi kapasitas jauh di atas 9.000 mAh dalam waktu dekat, sementara sub‑merek seperti iQoo bisa menjadi kandidat pertama yang mendukung kapasitas besar berkat fokusnya pada perangkat dengan baterai besar dan performa tinggi.

Kapasitas baterai hingga 12.000 mAh, bila diwujudkan dalam produk final, membawa arti bahwa ponsel tersebut dapat menawarkan durasi penggunaan yang jauh lebih panjang per satu kali pengisian dibandingkan standar industri saat ini, yang umumnya berada di kisaran 5.000 mAh hingga 7.000 mAh.

Tren ini juga mencerminkan persaingan yang semakin mengarah ke daya tahan baterai sebagai salah satu keunggulan utama perangkat baru, terutama di segmen pasar yang menuntut autonomi tinggi seperti gaming dan penggunaan mobile sepanjang hari.

Belum ada rincian resmi mengenai fitur lain seperti kamera, chipset, atau kemampuan pengisian cepat (fast charging) untuk ponsel Vivo dengan baterai berkapasitas besar ini.

Vivo sebagai organisasi pembuat smartphone masih mengamati hasil pengujian internal sebelum memutuskan langkah strategis berikutnya, termasuk kemungkinan peluncuran komersial atau integrasi teknologi baterai ini ke dalam model yang sudah direncanakan pada roadmap perusahaan.

Baca Juga:Vivo V70 Meluncur dengan Baterai 6.500mAh dan Layar OLED Datar

Implikasi ke depan menunjukkan bahwa jika uji coba ini berhasil dan Vivo mengkomersialkannya, pasar smartphone bisa menyaksikan perubahan baru dalam ekspektasi baterai perangkat mobile, terutama di segmen pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai tinggi untuk aktivitas intensif tanpa sering mengisi ulang.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU