Thursday, 12 February 2026
Selular.ID -

Top 10 Brand Smartphone Dunia 2025: iPhone Capai 25%

BACA JUGA

Selular.ID – Counterpoint Research mencatat bahwa sekitar satu dari empat smartphone aktif di seluruh dunia pada akhir 2025 merupakan Apple iPhone. Temuan ini disampaikan lewat laporan Smartphone Installed Base Tracker yang dirilis awal Februari 2026, menunjukkan dominasi kuat Apple dalam pangkalan perangkat yang masih digunakan secara global.

Menurut Counterpoint Research, total active installed base smartphone global tumbuh sekitar dua persen sepanjang 2025. Meski kenaikan ini relatif moderat, Apple berhasil memperkuat posisinya dengan pangsa nyaris 25 persen dari seluruh ponsel pintar yang masih aktif digunakan.

Angka ini mengartikan bahwa satu dari setiap empat smartphone yang digunakan orang di seluruh dunia adalah sebuah iPhone.

Laporan Counterpoint Research menjelaskan bahwa ukuran active installed base berbeda dengan statistik pengiriman (shipments), karena metrik ini lebih mencerminkan daya tahan perangkat, loyalitas pengguna, dan kedalaman ekosistem.

Sementara pengiriman smartphone menunjukkan berapa banyak unit yang baru dikapalkan dalam periode tertentu, active installed base mencakup perangkat yang masih aktif dipakai, terlepas dari tahun rilisnya.

Tarun Pathak, Research Director di Counterpoint Research, mengatakan delapan produsen smartphone berhasil memiliki lebih dari 200 juta perangkat aktif masing-masing pada 2025.

Namun, Apple tetap unggul dengan jumlah perangkat iPhone yang aktif paling besar secara global. Selain itu, Apple dan Samsung menjadi satu-satunya produsen yang melampaui tonggak satu miliar perangkat aktif.

Senior Analyst Counterpoint Research, Karn Chauhan, menjelaskan bahwa keunggulan Apple dalam active installed base dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor strategis. Pertama, loyalitas pengguna yang kuat terhadap merek iPhone mendorong perangkat tetap digunakan dalam jangka panjang.

Kedua, ekosistem iOS yang saling terintegrasi dengan layanan seperti App Store, iCloud, dan layanan layanan digital lainnya, turut memperkuat keterikatan pengguna terhadap perangkat iPhone mereka.

Chauhan juga menyoroti bahwa sepanjang 2025, Apple berhasil menambahkan lebih banyak perangkat iPhone aktif baru dibandingkan dengan gabungan tujuh produsen berikutnya. Hal ini mencerminkan kekuatan Apple dalam menarik pengguna, meskipun pasar smartphone global berada dalam fase pertumbuhan yang relatif lambat.

Di posisi kedua dalam active installed base global adalah Samsung, yang memiliki pangsa sekitar satu dari lima perangkat aktif di dunia. Keberhasilan Samsung didukung oleh keberagaman portofolio produk, mencakup segmen dari kelas bawah sampai kelas premium, sehingga mampu menjangkau beragam lapisan konsumen di berbagai kawasan.

Beberapa original equipment manufacturer (OEM) lain juga tampil kuat dalam metrik ini, termasuk Xiaomi, OPPO, vivo, Transsion, Huawei, Honor, Motorola, serta realme dan Google. Merek-merek tersebut juga berhasil mempertahankan lebih dari 200 juta perangkat aktif masing-masing di pasar global.

Laporan Counterpoint Research mencatat faktor pertumbuhan pangsa pasar active installed base juga dipengaruhi oleh pergeseran pada perilaku pengguna. Masyarakat cenderung mempertahankan smartphone lebih lama sebelum menggantinya dengan model baru, dengan siklus penggantian yang mendekati empat tahun.

Selain itu, meningkatnya penggunaan perangkat bekas (second-life devices) turut memperlambat pertumbuhan pengiriman unit baru.

Pendekatan active installed base sebagai metrik penilaian memiliki implikasi penting bagi para pelaku industri smartphone, khususnya dalam mengukur loyalitas pelanggan dan keberhasilan strategi jangka panjang.

Dalam konteks ini, Apple menunjukkan performa yang kuat tidak hanya dalam penjualan unit baru, tetapi juga dalam mempertahankan penggunaan perangkat lama di pasar.

Data dari laporan Counterpoint Research juga menunjukkan bahwa dominasi Apple tidak hanya tercermin dari pangsa active installed base, tetapi juga dari kontribusi terhadap pendapatan layanan yang terus berkembang.

Layanan digital yang melekat pada ekosistem iOS telah menjadi salah satu pendorong nilai jangka panjang bagi Apple di tengah kompetisi pasar yang makin ketat.

Pertumbuhan pangsa active installed base iPhone menjadi konteks penting dalam dinamika pasar global di mana pertumbuhan pengiriman unit baru telah melambat. Metrik ini menggambarkan gambaran lebih luas mengenai bagaimana perangkat tetap relevan dan digunakan oleh konsumen dalam jangka panjang, serta menegaskan posisi Apple sebagai pemimpin pasar dalam hal pangkalan pengguna aktif.

Dengan tren siklus penggantian yang semakin panjang dan kecenderungan perangkat bekas tetap beredar di pasar, metrik active installed base diperkirakan akan semakin penting untuk menggambarkan kekuatan merek dan loyalitas pengguna di pasar smartphone global ke depan.

Baca Juga: Top 5 Vendor Smartphone Dunia 2025: Pengiriman Naik 2,3% di Kuartal ke-4

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU