Saturday, 28 February 2026
Selular.ID -

Review Moto Pad 60 Lite: Baterai Awet, Idaman Baru Pelajar dan Mahasiswa

BACA JUGA

Selular.id – Motorola kembali memperkuat ekosistem perangkat pintarnya dengan menghadirkan Moto Pad 60 Lite, sebuah tablet yang dirancang untuk menyasar segmen pengguna dengan produktivitas ringan dan kebutuhan hiburan tinggi.

Kehadiran perangkat ini menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan layar lebar dengan harga kompetitif namun tetap mengedepankan efisiensi daya.

Strategi Motorola kali ini terlihat jelas dengan menonjolkan aspek visual dan konektivitas sebagai nilai jual utama di pasar tablet kelas menengah ke bawah.

Perangkat teranyar ini mengusung panel layar luas 10.1 inci dengan resolusi Full HD (FHD) yang menjanjikan ketajaman visual di atas rata-rata kelasnya.

Dukungan refresh rate 60Hz serta tingkat kecerahan mencapai 400 nits membuat Moto Pad 60 Lite tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan, baik di dalam ruangan maupun saat berada di area terbuka.

Dengan bingkai yang cukup simetris, tablet ini memberikan ruang pandang yang maksimal bagi penggunanya untuk menikmati konten digital secara imersif.

Di sektor dapur pacu, Moto Pad 60 Lite mengandalkan chipset MediaTek Helio G85. Prosesor octa-core ini memang dikenal sebagai “mesin” yang handal untuk menangani tugas-tugas harian secara stabil.

Motorola juga menyematkan fitur Smart Connect yang memungkinkan integrasi antar perangkat menjadi lebih mulus, sebuah langkah berani untuk menciptakan ekosistem digital yang terpadu bagi para penggunanya.

Pengalaman Visual dan Audio yang Memanjakan

Berbicara mengenai pengalaman penggunaan, Moto Pad 60 Lite benar-benar menunjukkan taringnya saat digunakan sebagai perangkat hiburan. Layar 10.1 inci miliknya memberikan kepuasan tersendiri saat dipakai untuk maraton menonton film atau serial di YouTube.

Bagi para pencinta konten Asia, tablet ini terasa sangat pas untuk menonton Drama China (Drachin) yang tengah populer. Reproduksi warna yang dihasilkan cukup natural, membuat setiap adegan terasa lebih hidup dan detail.

Sektor audio juga tidak dianaktirikan. Motorola menyertakan konfigurasi Dual Speakers yang telah mendapatkan sentuhan teknologi Dolby Atmos.

Suara yang dihasilkan terdengar lantang dan memiliki separasi yang jelas, sehingga pengguna tidak selalu harus bergantung pada earphone untuk mendapatkan pengalaman audio yang megah.

Kombinasi layar tajam dan suara menggelegar ini memosisikan Moto Pad 60 Lite sebagai salah satu tablet multimedia terbaik di kelas harganya.

Namun, ada catatan kecil saat tim mencoba mengakses aplikasi media sosial seperti TikTok. Pada beberapa skenario, tampilan konten video vertikal di platform tersebut terlihat sedikit pecah atau kurang tajam.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh optimasi aplikasi terhadap rasio layar tablet yang besar, sehingga proses scaling video tidak berjalan sesempurna saat menonton konten di platform video horizontal seperti YouTube atau Netflix.

Daya Tahan Baterai dan Performa Pengisian

Salah satu aspek yang paling krusial dari sebuah tablet adalah ketahanan dayanya, dan Moto Pad 60 Lite tidak mengecewakan di sisi ini. Pengguna bisa dengan tenang menggunakan perangkat ini seharian penuh untuk berbagai aktivitas tanpa harus sering melirik indikator baterai.

Kapasitas baterainya yang besar mampu menopang aktivitas belajar daring, pengerjaan tugas kuliah, hingga maraton film dari pagi hingga malam.

Keunggulan lain terletak pada manajemen pengisian dayanya. Meski mengusung baterai berkapasitas besar, proses pengisian ulang daya dari posisi kosong hingga penuh hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 jam.

Kecepatan ini tentu menjadi nilai tambah signifikan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak ingin membuang waktu terlalu lama di dekat stop kontak.

Efisiensi ini menjadikan Moto Pad 60 Lite sebagai mitra kerja yang sangat reliabel untuk penggunaan jangka panjang.

Catatan Sektor Gaming dan Produktivitas

Meskipun andal di sisi multimedia, Moto Pad 60 Lite menunjukkan batasan performanya saat dipaksa menjalankan gim dengan beban grafis berat. Saat diuji untuk bermain PUBG Mobile atau Mobile Legends, pengalaman yang didapatkan terasa agak kurang maksimal.

Terkadang ditemui penurunan frame rate atau stuttering saat terjadi pertempuran intens di dalam gim. Chipset Helio G85 tampaknya memang lebih dioptimalkan untuk efisiensi daya dibandingkan untuk pemrosesan grafis tingkat tinggi secara kompetitif.

Oleh karena itu, perangkat ini lebih direkomendasikan bagi pengguna yang mencari alat pendukung pendidikan atau pekerjaan ringan. Bagi pelajar atau mahasiswa, Moto Pad 60 Lite sangat mumpuni untuk membuka dokumen, melakukan riset di web, hingga mengikuti pertemuan virtual.

Pekerja kantoran pun bisa memanfaatkan tablet ini untuk membalas email atau melakukan penyuntingan naskah ringan dengan bantuan fitur Smart Connect yang memudahkan transfer data.

Melihat spesifikasi dan performa yang ditawarkan, Moto Pad 60 Lite berdiri teguh sebagai perangkat yang jujur dengan fungsinya. Ia tidak berusaha menjadi segalanya, namun sukses mengeksekusi peran utamanya sebagai pusat hiburan portabel dan alat bantu produktivitas dasar.

Di tengah persaingan pasar tablet yang semakin ketat, konsistensi Motorola dalam menyajikan keseimbangan antara harga dan fungsi esensial menjadi poin kunci bagi konsumen dalam menentukan pilihan.

Baca juga : Moto Pad 60 Pro Mulai Dapat Beta Android 16, Ini Cara Daftarnya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU