Friday, 20 February 2026
Selular.ID -

Red Magic 11 Pro Mampu Jalankan Cyberpunk 2077 40 FPS

BACA JUGA

Selular.ID – Red Magic melalui perangkat terbarunya, Red Magic 11 Pro, dilaporkan mampu menjalankan game PC Cyberpunk 2077 pada kisaran 40 frame per detik (fps) dalam skenario emulasi.

Uji performa tersebut dipublikasikan yang menyoroti kemampuan perangkat gaming berbasis Android tersebut dalam menjalankan judul kelas AAA di luar ekosistem native mobile.

Pengujian dilakukan menggunakan emulator Windows di Android, yang memungkinkan game PC berjalan pada sistem berbasis ARM.

Dalam laporan tersebut, Red Magic 11 Pro disebut mampu mempertahankan performa di sekitar 40 fps pada pengaturan grafis tertentu, angka yang dinilai sudah masuk kategori playable untuk gim dengan beban grafis berat seperti Cyberpunk 2077.

Cyberpunk 2077 sendiri merupakan game role-playing (RPG) dunia terbuka yang dikembangkan oleh CD Projekt Red dan dikenal memiliki kebutuhan komputasi tinggi di platform PC maupun konsol.

Game ini umumnya dijalankan pada perangkat dengan GPU diskrit dan prosesor kelas desktop.

Fakta bahwa game tersebut dapat dieksekusi melalui emulasi di perangkat mobile menunjukkan lompatan performa pada chipset generasi terbaru.

Red Magic 11 Pro diposisikan sebagai smartphone gaming flagship dengan sistem pendingin aktif dan konfigurasi perangkat keras kelas atas.

Perangkat ini menggunakan chipset terbaru Qualcomm seri Snapdragon kelas premium, dipadukan dengan GPU terintegrasi berarsitektur modern yang mendukung pemrosesan grafis berat.

Selain itu, Red Magic dikenal menyematkan kipas pendingin internal untuk menjaga stabilitas suhu saat beban kerja tinggi, termasuk sesi gaming intensif.

Dalam skenario emulasi, beban kerja tidak hanya berasal dari gim, tetapi juga dari proses translasi instruksi x86 ke ARM yang dilakukan emulator.

Artinya, perangkat harus menangani dua lapisan komputasi sekaligus: menjalankan sistem Windows virtual dan merender grafis game.

Stabilitas di angka 40 fps dalam kondisi tersebut mengindikasikan kapasitas CPU dan GPU yang signifikan untuk ukuran smartphone.

Gizmochina mencatat bahwa pengujian dilakukan dengan sejumlah penyesuaian, termasuk pengaturan grafis dan resolusi agar sesuai dengan keterbatasan platform mobile.

Frame rate 40 fps dicapai dalam kondisi tertentu dan tidak selalu konstan di semua adegan, terutama pada area dengan kompleksitas visual tinggi.

Namun demikian, performa tersebut menunjukkan bahwa batas antara komputasi mobile dan PC semakin menyempit.

Fenomena ini juga sejalan dengan tren industri yang mendorong konvergensi perangkat.

Sejumlah vendor chip global, termasuk Qualcomm dan mitranya, terus mengembangkan arsitektur yang mampu menangani beban kerja AI, gaming, dan komputasi berat dalam satu sistem terpadu.

Di sisi lain, pengembang emulator dan komunitas modding turut berperan dalam membuka akses terhadap gim PC di perangkat non-tradisional.

Bagi Red Magic, capaian ini memperkuat posisi brand sebagai pemain yang fokus pada segmen gaming mobile ekstrem.

Sejak awal, lini Red Magic dirancang untuk pengguna yang mengutamakan performa mentah, refresh rate tinggi, serta sistem pendinginan agresif.

Kemampuan menjalankan Cyberpunk 2077 melalui emulasi menjadi demonstrasi konkret atas strategi tersebut, meski skenario penggunaan ini belum tentu merepresentasikan pengalaman gaming arus utama.

Secara industri, uji coba ini memperlihatkan bagaimana peningkatan efisiensi dan daya komputasi pada chip mobile membuka peluang baru, termasuk eksperimen menjalankan perangkat lunak lintas platform.

Meski masih bergantung pada emulator dan konfigurasi khusus, performa 40 fps pada gim AAA PC di smartphone menandai tahap baru dalam evolusi perangkat Android kelas atas.

Ke depan, perkembangan chipset generasi berikutnya serta optimalisasi perangkat lunak berpotensi memperluas kemampuan serupa, baik untuk kebutuhan gaming, produktivitas, maupun komputasi hibrida.

Baca Juga:Teaser Red Magic 11 Air Terbaru Mengungkap Desain Lengkap dan Varian Warna

Bagi Red Magic dan ekosistem Android, pengujian ini menjadi indikator bahwa batas teknis perangkat mobile terus bergeser seiring kemajuan arsitektur dan rekayasa sistem.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU