Selular.ID – OpenAI, perusahaan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat, dilaporkan tengah menyiapkan produk perangkat keras pertamanya berupa earbuds bertenaga AI yang dikembangkan untuk menyediakan antarmuka suara langsung ke model AI, dengan rencana peluncuran pada semester kedua 2026.
Rencana ini muncul setelah bocoran paten dan laporan industri menunjukkan bahwa OpenAI mengubah arah dari konsep perangkat AI kompleks ke perangkat audio yang lebih sederhana.
Menurut laporan terkini, perangkat yang direncanakan oleh OpenAI akan diberi nama Dime — atau muncul sebagai varian dari nama kode lain “Sweet Pea” — dan akan menjadi earbuds nirkabel AI-powered pertama dari perusahaan tersebut.
Bocoran informasi awal menunjukkan bahwa produk ini akan fokus pada interaksi suara langsung dengan model AI tanpa mengandalkan layar atau form factor tradisional seperti smartphone.
OpenAI belum mengumumkan spesifikasi resmi maupun detail lengkap tentang fitur Dime, namun sejumlah laporan industri menjelaskan bahwa langkah ini merupakan perluasan strategis dari posisi OpenAI yang selama ini berfokus pada layanan perangkat lunak AI seperti ChatGPT, menuju ekosistem perangkat keras konsumen yang lebih luas.
Inisiatif pembuatan earbud AI ini muncul di tengah dinamika komponen global yang memengaruhi biaya produksi dan pasokan chip.
Sumber yang sama menyebut bahwa rencana awal OpenAI untuk mengembangkan perangkat AI yang lebih kompleks kini ditunda atau disederhanakan karena tantangan biaya dan masalah pasokan, sehingga fokus beralih ke perangkat yang lebih mudah diproduksi seperti earbuds AI.
Laporan juga mengaitkan proyek hardware ini dengan kolaborasi OpenAI bersama tim desain yang dipimpin oleh Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang bergabung dengan OpenAI melalui akuisisi startup desain perangkat keras bernama io pada 2025.
Investasi ini menandai komitmen OpenAI terhadap penciptaan perangkat yang tidak hanya memaksimalkan kemampuan AI tetapi juga menghadirkan pengalaman desain yang premium.
Di beberapa laporan, perangkat disebut akan berfungsi sebagai antarmuka suara hands-free yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan AI melalui perintah suara dan mendapatkan respons waktu nyata tanpa perlu membuka smartphone.
Meskipun OpenAI belum menjelaskan seberapa besar kemampuan AI akan berjalan di dalam earbuds — apakah sebagian proses berjalan lokal di perangkat atau sebagian besar melalui koneksi cloud — fokus utamanya tetap pada akses cepat ke model AI dengan pengalaman pengguna yang lebih seamless.
Selain itu, laporan terkait menunjukkan bahwa peluncuran awal Dime kemungkinan akan terjadi pada akhir 2026, sementara pengiriman massal dan ketersediaan konsumen bisa menyusul pada awal 2027.
Proyeksi tersebut konsisten dengan pernyataan internal OpenAI sebelumnya bahwa mereka menargetkan kunjungan ke pasar perangkat keras AI konsumen dalam jangka waktu yang relatif dekat.
Masuknya OpenAI ke ranah perangkat keras konsumen bukan hanya sekadar produksi wearable AI, namun juga bagian dari strategi yang lebih besar untuk memperluas jangkauan layanan AI mereka di luar platform perangkat lunak tradisional.
Sebelumnya, OpenAI juga dikaitkan dengan pengembangan beberapa prototipe perangkat lain, termasuk perangkat audio lain serta gadget AI tanpa layar, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait semua varian tersebut.
Analis industri memperkirakan bahwa langkah OpenAI ini bisa membuka peluang baru bagi adopsi AI berbasis suara di kehidupan sehari-hari, karena perangkat seperti earbuds AI memungkinkan akses ke kemampuan ChatGPT tanpa tergantung pada perangkat utama seperti smartphone atau komputer.
Hingga saat ini, OpenAI belum merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi rincian teknis produk atau fitur utama dari earbud AI tersebut, termasuk nama final, harga retail, atau integrasi teknologi spesifik. Perusahaan hanya menyatakan secara umum bahwa mereka “sedang mengembangkan perangkat keras pertama” yang direncanakan untuk dirilis pada 2026.
Langkah ini menandai perluasan posisi OpenAI di luar ranah layanan AI berbasis cloud seperti ChatGPT dan platform lain, menuju ekosistem perangkat keras yang memungkinkan pengalaman AI langsung di perangkat konsumen, dengan fokus awal pada interaksi suara sehari-hari.
Baca Juga: Biaya Tersembunyi AI Tekan OpenAI, ChatGPT Mulai Ber-ubah




