Selular.ID – Infinix, brand smartphone global, resmi memperkenalkan XOS 16, versi terbaru sistem operasi khusus yang dibangun di atas Android 16 dan dirancang untuk menghadirkan antarmuka lebih segar, personalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta rangkaian fitur produktivitas dan hiburan terbaru untuk perangkat Infinix. Pengumuman ini disampaikan pada 6 Februari 2026 melalui siaran resmi perusahaan.
Pengembangan XOS 16 mencerminkan fokus Infinix terhadap integrasi AI pada pengalaman pengguna harian. Antarmuka visual baru yang disebut Glow Space hadir dengan efek kedalaman visual (Depth Effect), ikon bersih, dan animasi halus yang ditujukan untuk meningkatkan navigasi dan estetika sistem secara keseluruhan.
Perusahaan menyatakan bahwa pembaruan ini tidak hanya sekadar skin visual, tetapi juga melibatkan serangkaian kemampuan AI untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas pengguna. XOS 16 memperkenalkan ruang kerja AI bernama Mind Hub, yang berfungsi sebagai pusat organisasi konten pintar, mengumpulkan memo, ringkasan, dan informasi penting secara otomatis untuk mempermudah pencarian dan pengelolaan informasi.
“XOS 16 dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih intuitif dan efisien melalui alat AI yang dapat membantu tugas sehari-hari mulai dari catatan, produktivitas, hingga hiburan,” ujar perwakilan resmi Infinix dalam pengumuman virtualnya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Infinix terhadap pembaruan perangkat lunak yang mendukung produktivitas pengguna.
Salah satu fitur produktivitas unggulan adalah One-Tap FlashMemo, yang memungkinkan pengguna menyimpan dan mengubah konten layar menjadi catatan dengan tindakan lancar seperti membuat pengingat atau membuka aplikasi terkait. Selain itu, fungsi Ask Folax memudahkan pengguna menyimpan gagasan atau mendapatkan saran penulisan berbasis AI hanya dengan satu ketukan.
Selain itu, XOS 16 juga membawa sejumlah fitur kreatif dan AI khusus gambar, seperti AI Theme Generator untuk membuat tema dan wallpaper unik berdasarkan teks atau gambar, serta alat pengeditan konten seperti AI Eraser dan AI Extender yang memanfaatkan pemrosesan gambar berbasis AI.
Dalam aspek hiburan dan multimedia, XOS 16 meluncurkan mode Video Battery Saver yang membantu mengurangi konsumsi baterai saat streaming video, serta kemampuan YouTube Summary yang memberikan ringkasan cepat konten video panjang. Bagi pengguna yang sering melakukan pengambilan gambar, fitur Depth of Field menambahkan efek blur sinematik pada foto.
Tidak ketinggalan, aspek gaming juga diperkuat melalui sistem Gameshift dengan frame interpolation untuk visual lebih halus, kontrol suara dengan Magic Voice Changer, serta perintah suara (voice command) yang meningkatkan pengalaman bermain game secara langsung di perangkat.
XOS 16 turut menghadirkan fitur pintar untuk konektivitas dan utilitas lainnya, termasuk Touch Transfer yang memungkinkan berbagi foto ke perangkat iPhone melalui NFC tanpa jaringan internet, serta optimasi sentuh perangkat yang mampu menyesuaikan respon saat hujan atau penggunaan di luar ruangan.
Pendekatan sistem terhadap baterai juga diperluas melalui Bypass Charging, yang mengarahkan daya langsung ke perangkat saat penggunaan berat sehingga suhu lebih rendah, serta teknologi Battery Self-Repair yang membantu memperlambat degradasi baterai untuk umur pakai lebih lama.
Infinix menyatakan bahwa XOS 16 akan tersedia pertama kali di seri terbaru ponsel merek itu serta akan diluncurkan secara bertahap pada perangkat yang kompatibel melalui pembaruan perangkat lunak. Perusahaan belum merilis daftar lengkap model yang akan mendapatkan pembaruan atau jadwal rilis regional secara spesifik.
Sebagai sistem operasi kustom terbaru dari Infinix, XOS 16 mempertegas langkah perusahaan dalam menghadirkan pengalaman Android yang lebih personal dan pintar, sambil memperluas cakupan fitur AI di luar sekadar optimalisasi performa dasar perangkat.
Baca Juga: 6 Perbedaan Infinix Hot 60 Pro dan Hot 50 Pro, Mana Lebih Unggul?




