Selular.id – NASA akan mengizinkan para astronot membawa ponsel ke luar angkasa untuk pertama kalinya.
Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada misi ekspedisi Crew-12 dan Artemis II.
Crew-12 merupakan misi ekspedisi yang mengirimkan empat astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk melakukan berbagai eksperimen ilmiah.
Sementara itu, Artemis II merupakan misi pembuka menuju pendaratan manusia berikutnya di Bulan.
Misi Artemis II dijadwalkan membawa manusia mengelilingi bulan pada Maret mendatang.
Keempat astronot yang terpilih dalam misi tersebut diperbolehkan membawa ponsel untuk mendokumentasikan perjalanan dengan lebih detail dibandingkan sebelumnya.
Ini merupakan perubahan besar bagi NASA yang selama ini dikenal sangat ketat dalam menyetujui penggunaan teknologi di luar angkasa.
Menurut Administrator NASA Jared Isaacman, pemberian alat modern untuk mengabadikan momen merupakan hal yang penting bagi astronot.
“Kami memberikan kru kami peralatan untuk mengabadikan momen-momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar serta video yang menginspirasi dengan dunia,” tulis Isaacman melalui akun X miliknya, Jumat (6/2/2026).
Baca juga:
Selain untuk kebutuhan dokumentasi, kebijakan baru ini diterapkan sebagai bagian dari pengujian ketahanan perangkat keras modern di luar angkasa.
Isaacman menjelaskan bahwa keputusan ini dibuat untuk mendorong kemajuan riset NASA.
“Kami menantang proses yang sudah lama berjalan dan menguji perangkat keras modern untuk penerbangan luar angkasa dalam jangka waktu yang dipercepat. Urgensi operasional tersebut akan sangat bermanfaat bagi NASA saat kami mengejar sains dan penelitian bernilai tinggi di orbit dan di permukaan bulan,” tambah Isaacman.
Selama puluhan tahun, melansir dari TechCrunch, NASA hanya mengizinkan penggunaan kamera seperti DSLR Nikon dan GoPro yang usianya sudah mencapai satu dekade.
Meski masih berfungsi dengan baik, penggunaan kamera ponsel dinilai jauh lebih baik.
Bagi Isaacman, ponsel dapat mempercepat pembuatan konten.
Dengan begitu, para astronot, termasuk NASA, dapat membuat konten edukasi atau membagikan kondisi luar angkasa secara instan dan lebih modern.
Meski penggunaan ponsel di luar angkasa merupakan hal yang baru bagi NASA, lembaga tersebut bukan yang pertama.
Penggunaan ponsel pintar di dalam pesawat luar angkasa sudah pernah dilakukan sebelumnya oleh SpaceX dalam misi astronot pribadinya.




