Selular.ID – Honor mengonfirmasi akan memperkenalkan robot humanoid pertamanya dalam ajang Mobile World Congress (MWC) yang digelar di Barcelona.
Pengumuman ini menandai langkah baru Honor yang selama ini dikenal sebagai produsen smartphone, kini mulai memperluas portofolio ke ranah robotika berbasis kecerdasan buatan (AI).
Informasi tersebut disampaikan Honor menjelang penyelenggaraan MWC, pameran industri telekomunikasi dan teknologi seluler terbesar di dunia yang rutin menjadi panggung peluncuran inovasi global.
Kehadiran robot humanoid ini menjadi bagian dari strategi Honor dalam memperluas ekosistem perangkat cerdas berbasis AI, seiring tren integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang semakin erat.
Dalam pernyataan resminya, Honor menegaskan bahwa robot humanoid tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk membangun ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi.
Perangkat ini dirancang untuk menampilkan kapabilitas AI yang selama ini dikembangkan Honor pada lini smartphone dan perangkat pintar lainnya, namun dalam bentuk fisik yang dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.
Langkah Honor memasuki ranah robot humanoid mencerminkan pergeseran strategi perusahaan dari sekadar vendor smartphone menjadi penyedia solusi teknologi berbasis AI.
Dalam beberapa tahun terakhir, Honor secara konsisten memperkenalkan fitur AI pada produknya, termasuk optimalisasi fotografi komputasional, manajemen daya adaptif, hingga integrasi model bahasa besar (large language model/LLM) untuk asisten digital. Ekspansi ke robotika dinilai sebagai kelanjutan logis dari investasi tersebut.
MWC di Barcelona sendiri telah berkembang dari ajang telekomunikasi menjadi pameran inovasi teknologi lintas sektor, termasuk Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, komputasi awan, hingga otomasi industri.
Dengan memilih panggung ini, Honor memanfaatkan momentum global untuk memperkenalkan kapabilitas barunya kepada operator, mitra industri, serta komunitas teknologi internasional.
Meski detail teknis robot humanoid tersebut belum diungkap secara lengkap, Honor memastikan perangkat ini akan menonjolkan kemampuan interaksi berbasis AI.
Robot humanoid umumnya dirancang menyerupai bentuk tubuh manusia dan mampu melakukan gerakan, pengenalan suara, pemrosesan visual, serta respons berbasis pembelajaran mesin.
Teknologi ini memerlukan integrasi sensor, aktuator (komponen penggerak mekanis), serta sistem komputasi yang mampu memproses data secara real-time.
Keputusan Honor memasuki segmen robotika juga terjadi di tengah kompetisi industri teknologi global yang semakin berfokus pada AI generatif dan otomasi.
Sejumlah perusahaan teknologi besar telah lebih dahulu mengeksplorasi robot humanoid untuk kebutuhan riset, industri, hingga layanan publik.
Dalam konteks tersebut, kehadiran Honor menunjukkan bahwa inovasi AI kini tidak lagi terbatas pada perangkat mobile.
Selain sebagai demonstrasi teknologi, peluncuran robot humanoid di MWC juga memperkuat positioning Honor sebagai perusahaan teknologi yang berorientasi masa depan.
Sejak memisahkan diri dari Huawei pada 2020, Honor secara bertahap membangun identitas baru dengan memperluas kemitraan global, meningkatkan investasi riset dan pengembangan, serta memperkuat ekspansi pasar di Eropa dan Asia.
MWC Barcelona secara historis menjadi ajang penting bagi Honor untuk mengumumkan strategi global dan produk unggulan.
Tahun ini, selain robot humanoid, perusahaan diperkirakan turut menyoroti pengembangan AI pada lini perangkat mobile dan ekosistemnya.
Pendekatan ekosistem terintegrasi memungkinkan perangkat saling terhubung, berbagi data, dan bekerja secara sinkron untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Langkah ini juga sejalan dengan arah industri yang menempatkan AI sebagai fondasi utama inovasi.
Dengan menggabungkan keahlian di bidang perangkat keras dan pengembangan perangkat lunak berbasis AI, Honor berupaya memperluas relevansi bisnisnya di luar pasar smartphone yang semakin kompetitif.
Peluncuran robot humanoid pertama Honor di MWC Barcelona menjadi penanda fase baru transformasi perusahaan.
Detail lebih lanjut mengenai spesifikasi, fungsi, dan rencana komersialisasi perangkat tersebut akan diungkap dalam agenda resmi Honor selama pameran berlangsung, sekaligus memperlihatkan sejauh mana perusahaan ini mengintegrasikan teknologi AI ke dalam bentuk fisik yang lebih kompleks dari sekadar perangkat genggam.
Baca Juga:Â China Kerahkan Robot Humanoid AI untuk Mengatur Lalu Lintas



