Selular.ID – Google menghadirkan fitur AI Notification Summaries sebagai bagian dari pembaruan Android 16 yang diperkenalkan melalui Pixel Feature Drop Desember 2025.
Memungkinkan ponsel Google Pixel 9 dan Pixel 10 menyajikan ringkasan cerdas dari notifikasi panjang seperti pesan grup.
Fitur ini secara resmi tersedia mulai rilis pembaruan, tetapi tidak aktif secara default dan hanya berfungsi dalam bahasa Inggris.
Fitur AI Notification Summaries menggunakan kecerdasan buatan yang berjalan langsung di perangkat (on-device AI) untuk merangkum konten panjang dalam notifikasi dari aplikasi percakapan seperti Google Messages, Android Messages, dan WhatsApp.
Ringkasan ini muncul di notification shade dengan ikon spesial yang menandakan bahwa teks telah disingkat oleh AI, dengan tujuan membantu pengguna memahami inti pesan tanpa membuka aplikasi secara langsung.
Menurut panduan resmi yang dirangkum dari Android Central, AI Notification Summaries dihadirkan khusus bagi perangkat Pixel seri 9 dan 10.
Sementara model Pixel 9a tidak mendukungnya karena keterbatasan memori kerja yang dianggap kurang memadai untuk memproses fungsi ini.
Proses ini berlangsung sepenuhnya di perangkat sehingga isi notifikasi tidak dikirim ke server Google, menjaga privasi data pengguna.
Pengguna yang ingin mengaktifkan fitur ini dapat melakukannya melalui pengaturan perangkat.
Caranya dimulai dengan membuka aplikasi Settings lalu memilih menu Notifications dan menekan Notification summaries.
Selanjutnya, pengguna tinggal menyalakan sakelar Use notification summaries. Google juga menyertakan opsi Manage apps untuk memilih aplikasi mana saja yang akan mendapatkan ringkasan notifikasi.
Lebih jauh, fitur ini hanya akan menghasilkan ringkasan ketika ponsel sedang idle atau tidak aktif digunakan dan akan melewatkan pesan pendek, teks dengan emoji saja, atau notifikasi multibahasa yang kompleks.
Ringkasan tambahan juga tidak muncul saat mode Battery Saver aktif. Hal ini menunjukkan bahwa Google menyesuaikan pengalaman dengan menjaga performa perangkat tetap stabil saat memproses fungsi AI.
Fitur ini pertama kali diperkenalkan dalam pembaruan Pixel Feature Drop yang dirilis pada Desember 2025, selaras dengan strategi Google untuk memperkenalkan fitur baru secara berkala di luar pembaruan OS utama tahunan.
Pendekatan ini merupakan bagian dari langkah Google untuk mempercepat penyebaran peningkatan fungsional untuk pengguna Android, terutama pada lini perangkat Pixel.
Konteks Teknologi dan Pengalaman Pengguna
AI Notification Summaries merupakan bagian dari evolusi pengalaman notifikasi di smartphone, di mana mobile operating system memanfaatkan kemampuan on-device AI untuk merangkum komunikasi panjang tanpa bergantung pada konektivitas cloud.
Model AI yang mendukung fitur ini, sering dikaitkan dengan Gemini Nano, memastikan pemrosesan tetap lokal dan cepat, sekaligus menjaga konten pribadi tetap berada di perangkat.
Fitur sejenis sebelumnya telah diperkenalkan oleh sistem operasi lain seperti iOS pada perangkat iPhone.
Namun implementasi Android berfokus pada konteks percakapan dan ringkasan pesan panjang, bukan sekadar grup notifikasi secara umum seperti yang pernah dihadirkan pada platform lain.
Pendekatan ini menjadi bagian dari diferensiasi pengalaman pengguna pada platform Android versi terbaru melalui AI-powered tools.
Google juga memperkenalkan fitur lain terkait manajemen notifikasi, seperti Notification Organizer, yang secara otomatis mengelompokkan dan menyaring notifikasi berdasar tingkat prioritas.
Walaupun terpisah dari ringkasan AI, fitur tersebut dirilis bersamaan dan dapat diubah sesuai preferensi pengguna melalui Settings.
Dampak dan Arah Pengembangan
Kehadiran AI Notification Summaries menandai arah terbaru Google dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperbaiki alur interaksi notifikasi.
Dengan semakin banyaknya pesan dan grup percakapan yang diterima pengguna setiap hari, AI summaries diharapkan membantu mengurangi beban informasi tanpa kehilangan konteks penting.
Dukungan fitur ini pada model Pixel terbaru mempertegas fokus Google pada integrasi AI on-device sebagai nilai tambah utama bagi konsumen yang semakin bergantung pada komunikasi instan dalam aktivitas mobile modern.
Baca Juga:Google Ungkap Jumlah Pengguna Android 16
Seiring waktu, Google diperkirakan akan memperluas dukungan fitur ini ke lebih banyak bahasa dan perangkat Android lain di luar ekosistem Pixel, mengikuti pola perluasan kemampuan AI-powered features pada platform Android secara lebih luas.




