Wednesday, 25 February 2026

Dikejar Dua Pesaingnya, Telkomsel Masih Jadi Raja 5G Indonesia

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Layanan 5G telah resmi diluncurkan di Indonesia pada Mei 2021. Meski demikian, geliatnya baru mulai terasa pada akhir 2025.

Hal itu tak lepas dari upaya operator selular untuk membangun lebih banyak jaringan khususnya BTS di banyak kota di Indonesia.

Meski dihadapkan pada beban capex yang tinggi dan minimnya uses cases yang bisa mendongkrak pendapatan, namun Operator terus berlomba membangun BTS 5G demi melayani kebutuhan pelanggan yang semakin haus akan data dan kecepatan internet.

Tengok saja agresifitas yang dilakukan oleh XLSmart. Pasca tuntasnya aksi merger pada awal 2025, anak perusahaan Axiata Malaysia dan Sinar Mas itu, terlihat fokus pada pembangunan “kantong-kantong” 5G yang solid di wilayah tertentu.

Berdasarkan laporan keuangan Q4 – 2025, tercatat XLSmart mengoperasikan lebih dari 225.000 BTS, sebanyak 4.864 unit merupakan BTS 5G.

Begitu pun dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Malah dalam hal jumlah, Indosat terlihat memimpin pembangunan BTS 5G di Indonesia.

Anak perusahaan Qatar Telecom dan Hutchison Hong Kong itu, terus tancap gas memperluas jaringan 5G dengan meningkatkan jumlah BTS 5G hingga 6.872 unit sepanjang 2025.

Jumlah BTS 5G yang cukup signifikan itu, melengkapi jumlah BTS 4G yang dibangun Indosat, mencapai 214.000 unit pada akhir 2025.

Dengan jumlah mencapai 6.872 unit sepanjang 2025, Indosat kini mengoperasikan BTS 5G lebih banyak dibandingkan pesaing terdekatnya, Telkomsel.

Untuk diketahui, hingga akhir 2025 Telkomsel mengoperasikan sekitar 5.300 BTS 5G. Jumlah itu menandai lompatan yang cukup signifikan dibandingkan periode 2024 yang hanya berkisar 900-an unit, menunjukkan akselerasi agresif operator dalam membangun jaringan teknologi selular generasi kelima tersebut.

Baca Juga:

Jumlah BTS 5G yang dioperasikan Telkomsel itu, melengkapi 235.627 BTS 4G dan 48.659 BTS 2G. Sebagai tulang punggung, hingga saat ini jaringan 4G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 97 persen populasi Indonesia, termasuk daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar).

Meski kalah dalam pengoperasian jumlah BTS 5G dibandingkan Indosat, berdasarkan laporan Open Signal yang dipublikasikan pada Desember 2025, Telkomsel masih mengungguli pesaingnya dalam tiga indikator utama, yaitu kecepatan unduh, konsistensi kualitas, dan pengalaman video.

Dengan coverage 5G yang terus meluas, Telkomsel sepanjang 2025, juga mendominasi tabel penghargaan regional di seluruh Indonesia.

Pencapaian itu, seperti tercermin dalam laporan Open Signal, menunjukkan di tengah kerasnya kompetisi, Telkomsel tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi para pelanggannya menggunakan teknologi paling baru.

Ilustrasi terkait Telkomsel

 

Berikut keunggulan Telkomsel dalam layanan 5G, berdasarkan laporan Open Signal, yang diterbitkan pada Desember 2025.

Telkomsel Memperkuat Keunggulannya dalam Kecepatan Unduh

Secara umum, pengguna di Indonesia menikmati kecepatan unduh dan unggah tercepat di jaringan Telkomsel — baik layanan 2G, 4G, maupun 5G.

Telkomsel telah memperluas keunggulannya atas para pesaing dalam Pengalaman Kecepatan Unduh dan Pengalaman Unduh 5G berkat peningkatan kecepatan yang signifikan.

Telkomsel Memimpin dalam Kualitas Konsisten

Setelah peningkatan enam poin persentase dalam skornya, Telkomsel melampaui pemenang sebelumnya, IM3, dan merebut penghargaan Kualitas Konsisten dengan skor 72,4%, unggul satu poin persentase atas IM3.

Telkomsel Mengungguli IM3 Dalam Pengalaman Video

Telkomsel meraih kemenangan untuk penghargaan Pengalaman Video dan Pengalaman Video 5G dari pemenang tunggal sebelumnya, IM3.

Semua operator Indonesia dinilai Baik (58-68) untuk Pengalaman Video dan Sangat Baik (68-78) untuk Pengalaman Video 5G.

Telkomsel Mendominasi Tabel Penghargaan Regional di seluruh Indonesia

Telkomsel mengumpulkan penghargaan terbanyak di seluruh Indonesia, dengan 58 kemenangan tunggal dan 30 kemenangan bersama.

Telkomsel memenangkan sembilan penghargaan tunggal untuk Pengalaman Kecepatan Unduh dan tujuh penghargaan untuk Kualitas Konsisten di sepuluh wilayah Indonesia.

Dua pesaingnya, IM3 berada di urutan pertama dengan 16 kemenangan tunggal dan 21 kemenangan bersama, sementara XL berada di urutan pertama sebanyak 10 kali dan bersama sebanyak 35 kali.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU