Selular.ID – Pengguna kini bisa memiliki dua akun WhatsApp dalam satu ponsel secara resmi dan aman, tanpa perlu perangkat tambahan.
Fitur ini menjadi solusi bagi pengguna yang ingin memisahkan akun pribadi dan pekerjaan, sekaligus menjawab kebutuhan komunikasi yang semakin kompleks di era digital.
Kebutuhan menggunakan lebih dari satu akun WhatsApp bukan hal baru, terutama di kalangan profesional, pelaku UMKM, dan pekerja remote.
Selama bertahun-tahun, banyak pengguna mengandalkan trik tidak resmi atau aplikasi pihak ketiga, yang kerap menimbulkan risiko keamanan dan privasi.
WhatsApp kini menyediakan beberapa cara yang memungkinkan pengguna menjalankan dua akun dalam satu ponsel, baik melalui fitur bawaan aplikasi maupun dukungan sistem operasi.
WhatsApp sendiri menegaskan bahwa keamanan akun tetap menjadi prioritas utama selama pengguna mengikuti mekanisme resmi yang disediakan platform.
Dukungan Resmi WhatsApp untuk Multi Akun
WhatsApp mulai memperluas dukungan multi akun untuk menjawab kebutuhan pengguna global.
Fitur ini memungkinkan satu aplikasi WhatsApp menampung lebih dari satu nomor, dengan syarat masing-masing akun terverifikasi secara terpisah.
Dalam keterangan resminya, WhatsApp menyebutkan bahwa setiap akun tetap memiliki ruang penyimpanan, riwayat chat, dan pengaturan yang berdiri sendiri.
Artinya, pesan dan data tidak tercampur antar akun, sehingga privasi tetap terjaga.
Fitur ini secara bertahap tersedia di berbagai wilayah dan perangkat, mengikuti kebijakan pembaruan aplikasi dan sistem operasi yang digunakan.
Baca juga:
- 3 Cara Mudah Membuat Stiker WhatsApp Bergerak Sendiri
- WhatsApp Tingkatkan Keamanan Besar-besaran dengan Rust
Menggunakan Fitur Dual Apps di Android
Sebagian besar ponsel Android modern telah dibekali fitur Dual Apps atau App Cloning.
Fitur ini memungkinkan satu aplikasi digandakan, termasuk WhatsApp, tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan dari pihak ketiga.
Nama fitur bisa berbeda tergantung merek ponsel, seperti Dual Messenger, App Twin, atau Clone Apps.
Namun, fungsinya pada dasarnya sama, yakni menjalankan dua akun WhatsApp secara bersamaan.
Langkah umum yang bisa dilakukan pengguna Android antara lain:
-
Masuk ke menu Pengaturan ponsel
-
Pilih fitur Dual Apps atau App Cloning
-
Aktifkan WhatsApp sebagai aplikasi yang digandakan
-
Daftarkan nomor kedua pada WhatsApp hasil kloning
Metode ini banyak digunakan karena relatif aman dan didukung langsung oleh sistem ponsel.
Memanfaatkan WhatsApp Business
Alternatif lain yang cukup populer adalah menggunakan WhatsApp Business.
Aplikasi ini dirancang khusus untuk pelaku usaha, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk akun kedua dengan nomor berbeda.
WhatsApp Business berjalan terpisah dari WhatsApp reguler, sehingga pengguna dapat mengoperasikan dua akun dalam satu ponsel tanpa konflik.
Selain itu, WhatsApp Business menawarkan fitur tambahan seperti profil bisnis, katalog produk, dan pesan otomatis.
Meta menyatakan bahwa WhatsApp Business tetap mengusung standar enkripsi end-to-end yang sama dengan WhatsApp biasa, sehingga keamanan pesan tetap terjaga.
Cara Resmi Multi Akun di Aplikasi WhatsApp
WhatsApp juga mulai menguji dan meluncurkan fitur penambahan akun langsung di dalam aplikasi.
Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan akun kedua tanpa perlu kloning aplikasi atau aplikasi terpisah.
Secara garis besar, langkah yang disediakan WhatsApp meliputi:
-
Masuk ke menu Pengaturan WhatsApp
-
Pilih opsi Tambah Akun
-
Verifikasi nomor kedua melalui kode OTP
-
Beralih akun langsung dari menu profil
Fitur ini dirancang agar pengguna dapat berpindah akun dengan mudah, sekaligus tetap menjaga pemisahan data dan notifikasi.
Syarat Teknis yang Perlu Diperhatikan
Meski terlihat sederhana, penggunaan dua akun WhatsApp tetap memiliki beberapa syarat teknis.
Setiap akun wajib menggunakan nomor telepon yang berbeda dan dapat menerima SMS atau panggilan untuk verifikasi.
Selain itu, ponsel harus menjalankan versi sistem operasi dan aplikasi WhatsApp terbaru.
Pembaruan ini penting karena fitur multi akun dan keamanan biasanya disertakan dalam versi terkini.
WhatsApp juga mengingatkan agar pengguna tidak mencoba memodifikasi aplikasi atau menggunakan versi tidak resmi, karena berisiko menyebabkan akun diblokir.
Risiko Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga
Sebelum adanya dukungan resmi, banyak pengguna mengandalkan aplikasi pihak ketiga untuk menjalankan dua akun WhatsApp.
Namun, praktik ini memiliki risiko yang cukup tinggi.
Aplikasi tidak resmi berpotensi mengakses data pribadi, mencuri informasi, atau melanggar kebijakan WhatsApp.
Dalam sejumlah kasus, akun pengguna bahkan bisa dinonaktifkan karena terdeteksi melanggar ketentuan layanan.
Meta secara konsisten menegaskan bahwa hanya aplikasi resmi dan fitur bawaan sistem yang direkomendasikan untuk menjaga keamanan akun.
Manfaat Punya Dua Akun WhatsApp
Penggunaan dua akun WhatsApp dalam satu ponsel memberikan fleksibilitas tinggi, terutama bagi pengguna dengan kebutuhan komunikasi ganda.
Pemisahan akun membantu menjaga keseimbangan antara urusan pribadi dan profesional.
Bagi pelaku usaha, akun terpisah memudahkan pengelolaan pelanggan tanpa mengganggu percakapan pribadi.
Sementara bagi pekerja, pemisahan ini membantu mengatur notifikasi dan fokus kerja.
Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya penggunaan smartphone sebagai perangkat kerja utama di Indonesia.
Dukungan Perangkat dan Ekosistem
Produsen ponsel Android di Indonesia umumnya sudah mendukung fitur kloning aplikasi.
Hal ini mempercepat adopsi penggunaan dua akun WhatsApp di kalangan pengguna lokal.
Di sisi lain, WhatsApp terus mengembangkan fitur bawaan agar pengalaman multi akun menjadi lebih konsisten di berbagai perangkat.
Pendekatan ini menunjukkan arah pengembangan platform yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pengguna modern.
Arah Pengembangan WhatsApp ke Depan
Kemudahan memiliki dua akun WhatsApp dalam satu ponsel menandai perubahan signifikan dalam strategi WhatsApp.
Platform ini tidak lagi hanya berfokus pada komunikasi personal, tetapi juga mendukung produktivitas dan kebutuhan profesional.
Ke depan, fitur multi akun diperkirakan akan terus disempurnakan, termasuk pengelolaan notifikasi, sinkronisasi perangkat, dan integrasi dengan layanan Meta lainnya.
Bagi pengguna di Indonesia, perkembangan ini membuka peluang penggunaan WhatsApp yang lebih fleksibel, aman, dan sesuai dengan dinamika komunikasi digital saat ini.



