Selular.ID – Berikut panduan tentang cara menghemat penggunaan kuota data saat mengakses TikTok, platform video pendek milik ByteDance.
Panduan ini ditujukan untuk pengguna aktif TikTok di Indonesia yang mengandalkan koneksi seluler dan ingin tetap menikmati konten tanpa konsumsi data berlebih.
by.U, layanan seluler digital dari PT Telkomsel Tbk, menyebutkan bahwa TikTok termasuk aplikasi dengan konsumsi data tinggi karena mengandalkan pemutaran video secara terus-menerus, resolusi adaptif, serta sistem pemuatan otomatis (auto-play).
Kondisi ini membuat pengelolaan kuota menjadi relevan, terutama bagi pengguna paket data dengan batas tertentu. Melalui artikel tersebut, by.U memaparkan sejumlah pengaturan dan kebiasaan penggunaan yang dapat diterapkan langsung oleh pengguna.
by.U menempatkan panduan ini sebagai bagian dari edukasi literasi digital bagi pelanggan, sejalan dengan model layanan digital self-service yang diusung Telkomsel melalui merek by.U. Seluruh langkah yang disampaikan merujuk pada fitur resmi di aplikasi TikTok dan pengaturan sistem pada perangkat seluler, tanpa memerlukan aplikasi tambahan pihak ketiga.
Salah satu langkah utama yang disoroti adalah penggunaan fitur Data Saver di aplikasi TikTok. Fitur ini tersedia langsung di menu pengaturan TikTok dan dirancang untuk mengurangi konsumsi data dengan menurunkan kualitas video saat diputar menggunakan jaringan seluler.
Menurut by.U, ketika Data Saver diaktifkan, TikTok akan secara otomatis menyesuaikan resolusi video agar lebih hemat kuota tanpa mematikan fungsi utama aplikasi.
Selain itu, by.U juga menekankan pentingnya mengatur Video Quality Preferences di TikTok. Pengguna dapat memilih agar aplikasi tidak memutar video dalam kualitas tinggi saat menggunakan data seluler. Pengaturan ini memberikan kontrol tambahan di luar Data Saver, terutama bagi pengguna yang sering berpindah antara jaringan WiFi dan seluler.
Panduan berikutnya berkaitan dengan kebiasaan penggunaan. by.U menyarankan pengguna untuk lebih selektif dalam menonton konten dan menghindari scrolling tanpa henti dalam durasi panjang ketika menggunakan jaringan seluler. Sistem TikTok akan terus memuat video baru selama aplikasi aktif, sehingga durasi penggunaan berbanding lurus dengan konsumsi data.
by.U juga menyoroti fitur unduhan video. Mengunduh video TikTok menggunakan data seluler berpotensi menghabiskan kuota lebih besar dibanding hanya menonton secara streaming. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk melakukan unduhan hanya saat terhubung ke jaringan WiFi, terutama jika ingin menyimpan konten dalam jumlah banyak.
Dari sisi perangkat, by.U merekomendasikan pengguna untuk memantau penggunaan data melalui pengaturan sistem di Android maupun iOS. Sistem operasi modern menyediakan statistik pemakaian data per aplikasi, termasuk TikTok, sehingga pengguna dapat mengetahui pola konsumsi dan menyesuaikan kebiasaan penggunaan secara lebih terukur.
Panduan tersebut juga menyinggung pengaruh notifikasi dan pemutaran otomatis. Notifikasi yang sering dibuka dapat memicu pemutaran video secara instan, sementara auto-play membuat video langsung berjalan tanpa interaksi tambahan. Dengan membatasi notifikasi atau lebih selektif membukanya, konsumsi data dapat ditekan secara tidak langsung.
Dalam konteks jaringan, by.U mengingatkan bahwa kualitas sinyal seluler juga memengaruhi efisiensi penggunaan data. Pada kondisi sinyal lemah, aplikasi dapat memuat ulang video atau menyesuaikan bitrate secara berulang, yang berpotensi meningkatkan konsumsi kuota. Mengakses TikTok di area dengan kualitas jaringan stabil dinilai lebih efisien.
Langkah-langkah yang dipaparkan by.U bersifat lintas operator dan tidak bergantung pada jenis paket tertentu, sehingga dapat diterapkan oleh seluruh pengguna TikTok. Namun, by.U menegaskan bahwa kombinasi antara pengaturan aplikasi, kebiasaan penggunaan, dan pemilihan jaringan tetap menjadi faktor utama dalam pengelolaan kuota data.
Panduan ini juga mencerminkan upaya Telkomsel melalui by.U untuk mendorong penggunaan layanan digital secara lebih sadar dan efisien, seiring meningkatnya konsumsi konten video di platform media sosial. TikTok sendiri terus menjadi salah satu aplikasi dengan waktu penggunaan tertinggi di Indonesia, sehingga isu efisiensi data tetap relevan bagi pengguna seluler.
Ke depan, pendekatan edukatif seperti ini berpotensi menjadi bagian dari strategi operator seluler dalam menjaga pengalaman pelanggan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akses data untuk hiburan digital berbasis video.



