Selular.ID – Asus, mengumumkan perluasan jajaran PC bertenaga kecerdasan buatan (AI) melalui peluncuran model terbaru dari seri Zenbook dan Vivobook di pasar India pada 6 Februari 2026.
Perluasan ini mencakup laptop premium dan model mainstream yang ditenagai prosesor AMD Ryzen AI serta mendukung fitur Copilot+ PC dari Microsoft untuk pengalaman komputasi berbasis AI yang lebih lanjut.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis bersamaan dengan pembukaan pre-order, Asus menegaskan bahwa lini produk terbaru ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pengguna.
Dari profesional yang membutuhkan performa tinggi hingga pengguna umum yang mengutamakan produktivitas harian.
Beberapa model mulai ditawarkan sejak 12 Februari 2026 melalui jaringan ritel resmi, toko online, dan platform e-commerce.
Model unggulan yang diperkenalkan Asus adalah Asus Zenbook S16, laptop premium dengan prosesor AMD Ryzen AI 9 465 dan unit pemrosesan neural (NPU) terdedikasi yang mampu mencapai hingga 50 TOPS (triliun operasi per detik).
Ukuran yang sering digunakan untuk mengukur kapasitas pemrosesan AI pada perangkat lokal.
Perangkat ini hadir dengan layar 16 inci Lumina OLED beresolusi 3K dan refresh rate 120 Hz, serta sistem audio Dolby Atmos dan kapasitas baterai yang diklaim dapat bertahan hingga 23 jam.
Sejalan dengan itu, Asus juga menghadirkan Asus Zenbook 14, model yang menyasar pengguna mobile dengan kebutuhan AI yang tetap tinggi.
Zenbook 14 ditenagai oleh AMD Ryzen AI 5 430 dengan NPU serupa, bobot sekitar 1,28 kg, serta layar 14 inci FHD+ OLED yang mendukung HDR dan reproduksi warna luas.
Asus menyertakan tombol khusus Copilot dan fitur NumberPad 2.0 untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
Selain seri Zenbook, Asus memperluas lini Vivobook dengan beberapa model baru yang menonjolkan kemampuan AI dan performa harian yang seimbang.
Model-model tersebut antara lain Asus Vivobook S16, Asus Vivobook 16, ASUS Vivobook 15, serta varian Vivobook 16 kedua dengan konfigurasi berbeda.
Vivobook S16 dibekali prosesor Seri AMD Ryzen AI 400, sementara Vivobook 16 (M1607GA) menggunakan AMD Ryzen AI 7 445 dengan sertifikasi MIL-STD 810H untuk daya tahan yang lebih baik.
Rangkaian Vivobook ini menjanjikan kinerja multitasking yang lancar dengan dukungan memori DDR5 hingga 16 GB dan penyimpanan SSD PCIe 4.0.
Dari sisi harga, Asus menetapkan Zenbook S16 mulai dari sekitar Rs 1,69,990 (sekitar US$1.875), sedangkan Zenbook 14 dibanderol mulai Rs 1,15,990.
Di lini Vivobook, harga mulai dari Rs 62,990 untuk model entry-level, sementara Vivobook S16 diposisikan lebih tinggi di Rs 1,04,990 dan Vivobook 16 di Rs 87,990.
Perluasan lini Zenbook dan Vivobook ini merupakan bagian dari strategi ASUS yang lebih luas untuk memperkuat posisinya di pasar PC bertenaga AI yang semakin kompetitif.
Industri PC global kini mencatat peningkatan fokus pada perangkat dengan kemampuan pemrosesan AI lokal (on-device AI), sejalan dengan adopsi fitur seperti Windows Copilot yang memanfaatkan AI untuk fungsi produktivitas dan asistensi langsung di desktop.
Microsoft memperkenalkan Copilot+ PC sebagai standar baru pengalaman komputasi cerdas di Windows, yang kini diintegrasikan oleh produsen seperti ASUS ke dalam portofolio perangkat mereka.
Dengan jangkauan produk yang lebih luas, ASUS diharapkan dapat menjangkau segmen pasar yang lebih beragam, dari profesional kreatif dan pekerja mobile hingga pelajar dan pengguna umum yang mulai mengaplikasikan fitur AI sehari-hari.
Peluncuran ini sekaligus memperteguh komitmen ASUS dalam menggabungkan performa tinggi, desain portabel, serta kemampuan AI yang relevan dengan tren penggunaan modern.
Implikasi ke depan, Asus menyatakan bahwa perangkat baru ini akan tersedia di berbagai kanal distribusi, termasuk toko eksklusif Asus, mitra ritel resmi, serta platform e-commerce terkemuka, mulai 12 Februari 2026, dengan beberapa model Vivobook menyusul pada awal Maret 2026.
Baca Juga:Asus ROG Bundling Game Resident Evil Requiem Gratis
Adopsi AI pada lini laptop mainstream diprediksi akan terus meningkat seiring peluncuran generasi prosesor dan fitur perangkat lunak AI baru oleh mitra seperti AMD dan Microsoft.




