Selular.ID – Apple Inc., perusahaan teknologi asal Cupertino, California (AS), mengonfirmasi bahwa Visual Intelligence menjadi fitur Apple Intelligence yang paling sering digunakan oleh pengguna iPhone saat ini, menurut keterangan resmi Chief Executive Officer (CEO) Tim Cook dalam telekonferensi laporan hasil keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026 pada akhir Januari lalu.
Dalam sesi tanya jawab dengan analis, Tim Cook menyatakan bahwa di tengah adopsi luas rangkaian kemampuan Apple Intelligence sejak diluncurkan mulai 2024, Visual Intelligence menunjukkan keterlibatan pengguna tertinggi dibanding fitur lain di platform iOS.
Cook juga menegaskan bahwa penggunaan Visual Intelligence meningkat secara konsisten di perangkat iPhone yang mendukung kemampuan ini, terutama melalui pemanfaatan kamera utama dan integrasi dengan kontrol sistem operasi.
Apple Intelligence merupakan rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) terintegrasi yang dibangun Apple untuk menghadirkan pengalaman cerdas di perangkat iPhone, iPad, dan Mac. Sistem ini memanfaatkan model AI generatif on-device yang dapat melakukan beragam tugas, dari menyusun ulang teks, meringkas konten digital, hingga pengenalan visual yang kompleks tanpa harus terhubung ke layanan cloud eksternal.
Visual Intelligence sendiri dirancang untuk memberikan konteks langsung terhadap apa yang dilihat oleh kamera iPhone. Dengan mengarahkan lensa kamera ke objek ataupun pemandangan nyata, pengguna dapat memperoleh informasi detail seperti nama objek, jadwal usaha, menu restoran, hingga terjemahan teks asing secara waktu nyata. Fitur ini mirip dengan kemampuan Google Lens, tetapi dioptimalkan untuk ekosistem Apple.
Penerapan Visual Intelligence di iPhone
Apple menghadirkan Visual Intelligence sebagai bagian dari jajaran fitur Apple Intelligence yang dipaketkan dalam pembaruan iOS 26 dan seterusnya. Fitur ini pertama kali menyebar luas pada model iPhone 16 dan 17, termasuk perangkat seri iPhone Air, melalui Camera Control dan dapat diakses melalui Action Button atau Control Center di model yang tidak memiliki tombol kontrol kamera terdedikasi.
Beberapa kemampuan Visual Intelligence meliputi:
- Identifikasi objek dan pemandangan — mengenali landmark, flora, dan fauna secara otomatis.
- Pengenalan dan terjemahan teks (OCR) — menerjemahkan tulisan asing secara langsung dari kamera atau foto.
- Ekstraksi informasi — menampilkan data kontekstual seperti jam buka usaha atau menu saat mengarahkan kamera ke tempat umum.
Fitur lain dari Apple Intelligence juga mencakup kemampuan meringkas email, menyusun pesan dengan nada berbeda, memblokir konten tertentu di browser, hingga generasi konten visual seperti emoji dan gambar dengan bantuan AI, namun penggunaan fitur-fitur ini belum melebihi tingkat adopsi Visual Intelligence saat ini.
Konteks Adopsi dan Ekosistem Fitur AI Apple
Apple pertama kali merilis Apple Intelligence pada akhir 2024 melalui pembaruan perangkat lunak, memperkenalkan alat-alat baru seperti pembersihan foto otomatis, penulisan dengan bantuan AI, hingga perintah kontekstual pintar di berbagai aplikasi standar.
Sejak peluncuran awal, Apple terus memperluas fitur ini dengan pembaruan berkala, termasuk integrasi yang lebih dalam dengan aplikasi pihak ketiga dan kemampuan pemrosesan lokal di perangkat. Dalam update yang lebih baru, Apple memperluas cakupan bahasa dan pengalaman pengguna di iPhone, iPad dan Mac.
Implikasi dan Arah Pengembangan Ke Depan
Retorika Apple terhadap fitur Apple Intelligence menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat kapabilitas AI on-device yang mampu memberikan informasi kontekstual secara cepat dan aman, sekaligus menjaga privasi pengguna melalui pemrosesan lokal.
Adopsi Visual Intelligence yang tinggi dapat mendorong pengembangan fitur pengenalan visual yang lebih dalam lagi di masa mendatang, termasuk integrasi augmented reality (AR) dan pembaruan sistem pembangunan kontekstual yang lebih luas di platform Apple.
Dengan semakin banyaknya perangkat yang mendukung Apple Intelligence, seperti model terbaru iPhone dan keluaran seri iPad dengan chipset modern, Apple berpotensi menempatkan fitur kecerdasan visual sebagai salah satu pilar utama pengalaman iOS generasi mendatang.
Baca Juga:Â Apple Intelligence di China Wajib Lolos Uji 2.000 Pertanyaan Sensitif



