Friday, 13 February 2026
Selular.ID -

Apple Siapkan MacBook Murah di Tengah Isu Krisis RAM

BACA JUGA

Selular.ID – Apple dikabarkan tengah menyiapkan model MacBook dengan harga lebih terjangkau di tengah dinamika industri semikonduktor yang memicu kenaikan harga memori global.

Laporan  menyebutkan, rencana tersebut berpotensi menjadi salah satu peluncuran laptop terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir, terutama jika perusahaan berhasil mempertahankan konfigurasi memori (RAM) yang kompetitif di saat harga komponen meningkat.

Informasi ini muncul ketika industri PC global menghadapi tekanan pasokan dan kenaikan harga RAM akibat fluktuasi produksi serta lonjakan permintaan untuk komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam konteks tersebut, langkah Apple menghadirkan MacBook versi lebih murah dinilai sebagai strategi untuk memperluas jangkauan pasar tanpa mengorbankan standar performa yang selama ini menjadi ciri lini MacBook.

Apple selama beberapa tahun terakhir mengandalkan arsitektur Apple Silicon, dimulai dari chip M1 pada 2020, kemudian berlanjut ke M2 dan M3.

Pendekatan ini memungkinkan Apple mengintegrasikan CPU, GPU, dan memori terpadu (unified memory) dalam satu sistem pada chip (SoC).

Skema unified memory berbeda dari arsitektur tradisional karena memori digunakan bersama oleh prosesor dan grafis, sehingga lebih efisien dalam transfer data dan konsumsi daya.

Rumor mengenai MacBook murah ini juga berkaitan dengan isu yang disebut sebagai “RAM crisis”, yakni potensi kenaikan harga memori DRAM dan NAND secara global.

Sejumlah laporan industri semikonduktor pada 2025–2026 mencatat produsen memori seperti Samsung Electronics, SK hynix, dan Micron menyesuaikan produksi untuk menjaga profitabilitas di tengah permintaan yang tidak stabil.

Kondisi tersebut berimbas pada harga modul RAM untuk perangkat konsumen, termasuk laptop.

Jika Apple tetap menghadirkan konfigurasi RAM yang memadai pada model dengan harga lebih rendah, perusahaan berpotensi membedakan diri dari produsen PC lain yang mungkin menaikkan harga atau menurunkan spesifikasi untuk menjaga margin.

Strategi ini sejalan dengan pendekatan Apple yang mengendalikan desain chip dan integrasi perangkat keras secara end-to-end, sehingga memiliki fleksibilitas lebih besar dalam manajemen biaya komponen.

Secara historis, Apple memang jarang bermain di segmen laptop murah. MacBook Air selama ini menjadi model paling terjangkau dalam portofolio Mac, namun tetap berada di kelas premium dibandingkan banyak laptop Windows.

Kehadiran model baru dengan harga lebih rendah berpotensi memperluas penetrasi Apple di segmen pelajar, pengguna pemula, serta pasar negara berkembang.

Di sisi lain, peluncuran MacBook murah juga terjadi di tengah perlambatan pasar PC global. Data lembaga riset seperti IDC dan Gartner dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan fluktuasi pengiriman PC pascapandemi, dengan pertumbuhan yang tidak merata antarwilayah.

Apple sendiri beberapa kali mencatat penurunan pendapatan dari lini Mac dalam laporan keuangan tahun fiskal sebelumnya, meskipun kemudian menunjukkan tanda pemulihan seiring pembaruan lini produk berbasis chip M3.

Belum ada konfirmasi resmi dari Apple terkait spesifikasi, harga, maupun jadwal peluncuran MacBook yang dirumorkan tersebut.

Perusahaan yang dipimpin CEO Tim Cook itu biasanya memperkenalkan pembaruan Mac melalui acara khusus atau siaran pers resmi di Apple Newsroom.

Jika realisasi MacBook murah benar terjadi, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari strategi Apple untuk menjaga momentum pertumbuhan ekosistemnya, termasuk layanan digital dan integrasi perangkat seperti iPhone, iPad, serta Apple Watch.

Dengan memperluas basis pengguna Mac, Apple berpotensi meningkatkan adopsi layanan berlangganan seperti iCloud, Apple Music, dan Apple TV+.

Untuk saat ini, informasi mengenai MacBook dengan harga lebih terjangkau masih bersumber dari laporan media dan analisis industri.

Baca Juga:MacBook Pro 2026 Siap Berubah Total, Pakai Layar OLED dan Bodi Tipis

Kepastian mengenai posisi produk, konfigurasi RAM, serta strategi harga akan sangat bergantung pada pengumuman resmi Apple dalam waktu mendatang.

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU