Selular.ID – Xiaomi resmi meluncurkan smartwatch khusus anak-anak bernama Xiaomi Kids Watch, yang membawa fitur kamera ganda dengan mekanisme flip, GPS berteknologi AI .
Peluncuran ini diumumkan pada 20 Januari 2026 dan perangkat akan mulai dijual di China via JD.com pada 27 Januari 2026 dengan harga sekitar 1.399 yuan atau sekitar Rp3 jutaan.
Perangkat ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi, keselamatan, dan penggunaan harian oleh anak-anak, di samping memberi orang tua kontrol yang lebih mendalam melalui fitur-fitur pintar.
Xiaomi menekankan bahwa Kids Watch bukan sekadar wearable biasa, tetapi juga alat pengawas yang dibangun dengan berbagai lapisan keamanan anak.
Dalam keterangannya, Xiaomi menyatakan fokus utama dari Kids Watch adalah kombinasi fungsi komunikasi yang ramah anak serta teknologi pelacakan lokasi yang akurat, termasuk geofencing, riwayat lokasi, hingga notifikasi khusus saat anak tiba di sekolah.
Dengan begitu, orang tua dapat memantau aktivitas anak secara real time dengan lebih detail.
Desain dan Kamera Dual yang Unik
Xiaomi Kids Watch tampil dengan bingkai delapan sisi yang cukup berbeda dari smartwatch anak kebanyakan.
Poin uniknya terletak pada mekanisme kamera flip, di mana lensa dapat diputar untuk penggunaan depan dan belakang.
Susunan kamera ini memungkinkan anak-anak merekam aktivitas mereka tanpa harus membalik tangan secara manual, sekaligus memberi orang tua cara untuk tetap terkoneksi lewat video call yang responsif.
Layar yang digunakan adalah panel AMOLED 1,75 inci dengan resolusi 390 × 450 piksel, menawarkan tampilan tajam dan kontras tinggi yang cocok untuk antarmuka anak.
Daya tahan baterai juga diperhatikan, dengan kapasitas 740 mAh yang mendukung mode hemat daya untuk penggunaan sepanjang hari.
Fitur Pelacakan & Keamanan Canggih
Pada aspek keselamatan, Kids Watch tidak sekadar mengandalkan GPS standar. Xiaomi memperkenalkan teknologi pelacakan lantai berbasis AI, yang disebut mampu membedakan tidak hanya lokasi bangunan, tetapi juga tingkat lantai di dalamnya.
Perangkat ini mendukung beberapa sistem navigasi global sekaligus, yaitu, GPS, BeiDou, Glonasss, Galileo, Qzss.
Fitur pelacakan ini dipadukan dengan fungsi geofencing (fasilitas untuk mengatur area aman), riwayat lokasi, serta notifikasi saat anak tiba atau meninggalkan sekolah, memberikan gambaran lokasi yang lebih presisi dan membantu orang tua menjaga keamanan anak secara proaktif.
Mode darurat SOS satu sentuhan turut disediakan, memungkinkan anak memanggil bantuan hanya dengan menekan tombol khusus. Seluruh data lokasi dan interaksi disimpan secara aman dengan dukungan enkripsi lokal dan kontrol privasi yang diperketat.
Konektivitas, Komunikasi, dan Integrasi Smart Home
Xiaomi Kids Watch tidak hanya fokus pada keselamatan, tetapi juga komunikasi. Perangkat mendukung panggilan suara dan video, pesan suara, serta versi ramah anak dari aplikasi WeChat dan QQ.
Menariknya, Kids Watch dapat terintegrasi dengan ekosistem smart home Xiaomi. Melalui asisten suara Xiao Ai, orang tua bisa menghubungkannya dengan perangkat pintar lain di rumah untuk kontrol yang lebih lengkap.
Meski bukan perangkat kesehatan profesional, Kids Watch menyertakan fitur pemantauan yang relevan untuk anak-anak, mencakup, Monitoring detak jantung, pelacakan mood anak dan sistem olahraga dengan 18 mode aktivitas yang disesuaikan untuk siswa K-12.
Fitur ini juga mampu memberi notifikasi otomatis jika anak berada di area yang berpotensi berbahaya, seperti area berair, sebagai bagian dari sistem pengawasan keseluruhan yang terpadu.
Xiaomi turut melakukan lebih dari 170 uji kualitas dan keselamatan untuk memastikan perangkat tangguh serta sesuai standar keselamatan anak.
Dampak pada Pasar Wearable Anak
Peluncuran Xiaomi Kids Watch menandai langkah lebih jauh dari Xiaomi dalam segmen wearable yang selama ini didominasi oleh produk smartphone dan jam pintar umum.
Di tengah semakin tingginya kebutuhan orang tua akan perangkat yang aman dan komunikatif untuk anak, smartwatch khusus anak seperti ini diprediksi semakin marak.
Ini juga menunjukkan bahwa teknologi wearable kini menggabungkan aspek komunikasi, keselamatan, dan integrasi IoT, di mana gadget anak tidak lagi sekadar alat pelacak, tetapi bagian dari ekosistem digital keluarga yang lebih luas.
Dalam konteks persaingan global, berbagai merek sudah bereksperimen dengan smartwatch anak, tetapi kombinasi fitur Xiaomi pada Kids Watch.
Baca Juga:Xiaomi Robot Vacuum 5 Dijual 8 Jutaan di Indonesia
Terutama kamera flip dan pelacakan lantai berbasis AI — memberikan variasi baru pada kategori ini.




