Senin, 12 Januari 2026
Selular.ID -

X Milik Elon Musk Akan Buka Kode Algoritma Rekomendasi dalam 7 Hari

BACA JUGA

Selular.id – Elon Musk mengumumkan bahwa platform media sosial X akan segera membuka kode sumber (open source) algoritma barunya yang menentukan konten rekomendasi di feed pengguna dalam waktu tujuh hari.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Musk melalui unggahan di platform X, menandai langkah yang dijanjikan untuk meningkatkan keterbukaan operasional sistem rekomendasi sosial media miliknya.

Menurut Musk, kode algoritma yang akan dibuka mencakup seluruh komponen yang digunakan untuk mengatur urutan dan prioritas unggahan organik maupun iklan yang muncul di timeline pengguna.

Selain itu, ia memastikan bahwa rencana ini bukan satu kali saja; setiap empat minggu kode tersebut akan diperbarui secara terbuka lengkap dengan catatan pengembang (developer notes) yang merinci perubahan yang dilakukan.

Momen ini menjadi sorotan karena selama ini banyak platform sosial media, termasuk X di bawah kepemilikan Musk, dikritik karena kurangnya transparansi dalam cara algoritma mereka bekerja.

Dengan memberikan akses publik ke kode sumber, diharapkan para peneliti, pengembang, dan bahkan pengguna umum bisa lebih memahami logika di balik rekomendasi konten yang mereka terima setiap hari.

Musk sendiri tidak memberikan alasan rinci mengapa perubahan ini dilakukan, tetapi keputusan membuka algoritma datang di tengah meningkatnya pengawasan global terhadap X.

Di Eropa, misalnya, platform ini pernah dikenai denda dan diperluasnya perintah retensi data seputar algoritma hingga akhir 2026, terkait masalah transparansi dan penyebaran konten ilegal.

Langkah itu juga berkaitan dengan kritik yang lebih luas terhadap operasi X, termasuk masalah algoritma yang dinilai memengaruhi apa yang dilihat dan disukai pengguna, serta tudingan bias atau manipulasi konten dalam beberapa kasus sebelumnya.

Dengan kode yang dapat diakses umum, komunitas teknologi berharap bisa mengevaluasi secara independen apakah sistem bekerja sebagaimana mestinya atau perlu perbaikan.

Apa Itu Open Source dan Mengapa Ini Penting?

Algoritma rekomendasi di platform seperti X pada dasarnya adalah sekumpulan aturan dan model yang memutuskan konten mana yang ditampilkan ke pengguna.

Biasanya, kode ini tersimpan tertutup dan hanya bisa diakses oleh tim internal perusahaan. Ketika kode tersebut dibuat open source, artinya siapapun bisa melihat, menilai, atau bahkan mengusulkan perubahan terhadap cara kerja algoritma tersebut.

Bagi pengembang dan akademisi, ini membuka peluang riset lebih mendalam dan kolaborasi antar komunitas teknologi.

Namun, membuka kode algoritma bukan tanpa tantangan. Sejumlah pihak memperingatkan bahwa pemahaman kode saja tidak cukup untuk memahami perilaku sistem sepenuhnya, karena data latih dan cara penerapannya di lingkungan nyata juga memberi dampak besar.

Selain itu, menjaga keamanan data dan perlindungan privasi pengguna tetap menjadi prioritas yang harus dipertimbangkan saat memberikan akses publik ke model yang berhubungan langsung dengan perilaku pengguna.

Track Record Janji Open Source di X dan xAI

Ini bukan pertama kali Musk berjanji membuka kode atau model yang terkait dengan X. Pada 2023, ketika platform masih bernama Twitter, beberapa bagian dari algoritma feed sempat dipublikasikan di GitHub, meskipun tidak selalu diperbarui secara konsisten mengikuti perkembangan versi baru.

Begitu pula dengan model AI Grok dari xAI—entitas kecerdasan buatan di bawah ekosistem Musk—yang pernah diumumkan sebagai open source untuk versi tertentu, namun dalam praktiknya update berkala kerap tertunda.

Janji pembaruan setiap empat minggu ini jika direalisasikan akan menjadi pertama kalinya X menjalankan keterbukaan algoritma secara berkelanjutan dan terjadwal.

Catatan pengembang yang lengkap juga dapat membantu pihak luar memahami bagaimana perubahan-algoritma dieksekusi serta dampaknya terhadap pengalaman pengguna sehari-hari.

Implikasi Terbuka Kode Algoritma X

Jika rencana ini berjalan sesuai jadwal, keterbukaan kode algoritma X bisa memicu tren serupa di industri media sosial lainnya.

Platform yang lebih transparan dalam cara kerja algoritmanya mungkin akan mendapat kepercayaan lebih besar dari pengguna dan regulator.

Di sisi lain, komunitas peneliti bisa memantau dan mengkritisi secara langsung bagian-bagian kode yang sebelumnya tidak pernah diketahui publik.

Namun, keberhasilan inisiatif ini akan sangat tergantung pada konsistensi pembaruan dan kualitas catatan pengembang yang dirilis setiap periode.

Pengguna global, pakar teknologi, serta regulator kemungkinan besar akan memperhatikan implementasi langkah ini lebih dari sekadar pengumuman awal.

Baca juga : Cara Elon Musk Mengambil Kesempatan Dalam Kesempitan, Pasca Krisis Politik Mendera Venezuela

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU