Kamis, 8 Januari 2026
Selular.ID -

Target Kecepatan Internet Indonesia 2026: Mobile Broadband 60 Mbps, Fixed Broadband 45 Mbps

BACA JUGA

Selular.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan sejumlah target kinerja pada 2026, termasuk penguatan infrastruktur telekomunikasi, hingga kecepatan internet seluler dan fixed broadban.

Target tersebut tercantum dalam Matriks Pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sumber pendanaan lainnya yang sah untuk kegiatan dan proyek prioritas Komdigi periode 2025–2029.

Pada 2026, peningkatan kualitas konektivitas internet menjadi salah satu sasaran utama.

Untuk layanan internet bergerak (mobile broadband), pemerintah menargetkan kecepatan rata-rata 60 Mbps pada 2026, meningkat dari 50 Mbps pada 2025.

Target tersebut selanjutnya ditetapkan naik menjadi 70 Mbps pada 2027, 80 Mbps pada 2028, dan mencapai 100 Mbps pada 2029.

Sementara itu, kecepatan rata-rata internet tetap (fixed broadband) ditargetkan mencapai 45 Mbps pada 2026, meningkat dibandingkan 37 Mbps pada 2025.

Target ini kemudian dinaikkan menjadi 55 Mbps pada 2027, 70 Mbps pada 2028, dan mencapai 100 Mbps pada 2029.

Di bidang layanan publik telekomunikasi, Komdigi menargetkan 100% penanganan pengajuan proses perizinan telekomunikasi dapat diselesaikan pada 2026.

Target ini didukung dengan pemeliharaan dua unit aplikasi sistem perizinan telekomunikasi agar tetap beroperasi secara optimal.

Pada aspek kebijakan spektrum frekuensi radio, Komdigi menargetkan penyusunan dua rekomendasi kebijakan penyediaan spektrum frekuensi radio untuk layanan broadband sepanjang 2026.

Selain itu, layanan pengawasan dan pengendalian spektrum frekuensi radio ditargetkan tetap berjalan melalui satu layanan aktif.

Dalam rangka perlindungan pengguna, pemerintah menargetkan penyelenggaraan satu layanan perlindungan pengguna perangkat telekomunikasi pada 2026.

Di sisi lain, sistem monitoring frekuensi radio ditargetkan diperkuat melalui penyediaan 21 unit perangkat monitoring frekuensi radio.

Di sektor pos dan logistik digital, Komdigi menargetkan peningkatan Integrated Index for Postal Development (2IPD) menjadi 65 poin pada 2026.

Selain itu, pemerintah menargetkan fasilitasi digitalisasi bagi 20 badan usaha penyelenggara pos pada tahun ini.

Pemerataan Internet di Desa

Untuk mendukung pemerataan akses internet, Komdigi menargetkan fasilitasi penerapan infrastruktur pasif bersama di 20 kabupaten/kota pada 2026.

Pemerintah juga menargetkan penyediaan akses internet fixed broadband untuk 246 desa melalui dukungan konektivitas bagi koperasi desa Merah Putih.

Di bidang layanan pendidikan, Komdigi menargetkan fasilitasi dukungan layanan jaringan hingga ke homepass untuk empat lembaga Sekolah Unggulan Garuda dan 100 lembaga sekolah rakyat pada 2026.

Sementara itu, penguatan sistem pemantauan layanan telekomunikasi juga menjadi fokus pada tahun ini.

Komdigi menargetkan pengembangan satu sistem informasi monitoring telekomunikasi, pengoperasian satu pusat monitoring telekomunikasi, serta pengadaan 24 unit perangkat pengukuran Quality of Service (QoS) sepanjang 2026.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU