Minggu, 4 Januari 2026
Selular.ID -

Tahun 2026 ASUS Keluar Dari Bisnis Smartphone? Ini Faktanya

BACA JUGA

Selular.id – ASUS dipastikan tidak menghadirkan model smartphone baru di sepanjang tahun 2026, menurut laporan terbaru yang bersumber dari media industri.

Keputusan ini mencakup kedua lini utama ponsel ASUS: seri Zenfone untuk segmen mainstream dan ROG Phone yang menyasar gamer mobile.

Menurut laporan, ASUS telah menyampaikan kepada saluran telekomunikasi dan distributor bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk memperkenalkan perangkat Android baru pada 2026.

Kendati demikian, ASUS menegaskan bahwa dukungan terhadap perangkat yang sudah ada tetap berlangsung, termasuk layanan purna jual, pembaruan perangkat lunak, dan garansi.

Langkah ini tidak serta-merta berarti perusahaan keluar total dari pasar smartphone. ASUS secara tegas menyebut bahwa operasional divisi ponsel akan diteruskan.

Fokus perusahaan kini lebih ke pemeliharaan ekosistem perangkat yang sudah tersedia, sementara rencana peranti baru ditangguhkan.

Laporan dari Digitimes, salah satu media yang mengulas langkah ASUS, menyebutkan bahwa langkah ini muncul di tengah tantangan industri, termasuk lonjakan tajam biaya komponen seperti DRAM — jenis memori yang krusial untuk performa perangkat.

Harga DRAM global telah meningkat signifikan, sehingga menekan margin keuntungan bagi produsen ponsel yang volume penjualannya lebih kecil dibandingkan pemain besar seperti Samsung atau Apple.

ASUS pernah dikenal sebagai salah satu merek Android yang konsisten meluncurkan perangkat inovatif sejak debut lini Zenfone pada 2014 lalu.

Seri ini mencakup beragam model dari kelas menengah hingga flagship. Lalu, ASUS memperluas portofolio dengan ROG Phone, sebuah ponsel yang ditujukan untuk pengalaman bermain game mobile dengan fitur-fitur gaming khusus seperti sistem pendingin aktif dan kontrol ergonomis.

Pada 2025, ASUS meluncurkan sejumlah perangkat baru, termasuk Zenfone 12 Ultra dan anggota terbaru dari ROG Phone 9.

Peluncuran yang terbatas ini sempat menjadi tanda bahwa ASUS mulai menyesuaikan strategi produknya menghadapi dinamika pasar global.

Namun, keputusan untuk tidak meluncurkan model baru selama satu tahun penuh tetap menjadi berita mengejutkan bagi penggemar smartphone ASUS.

Menurut beberapa sumber industri, keputusan ini memiliki latar belakang ekonomi yang kuat.

Selain biaya komponen yang naik, persaingan di pasar ponsel yang sangat ketat membuat merek seperti ASUS lebih sulit mempertahankan pangsa pasar.

Untuk saat ini, ASUS memilih fokus pada lini bisnis inti lainnya seperti laptop, komputer desktop, hingga perangkat jaringan dan solusi AI yang saat ini banyak menjadi sorotan.

Dukungan untuk Pengguna Lama Terus Berlanjut

ASUS memastikan bahwa para pengguna ponsel yang sudah membeli perangkat tetap mendapat dukungan penuh sepanjang hidup perangkat mereka.

Ini mencakup pembaruan software seperti pembaruan sistem operasi atau patch keamanan, serta layanan after-sales dan klaim garansi resmi.

Pernyataan ini penting, karena sering kali kekhawatiran utama pengguna adalah kelangsungan dukungan setelah perangkat mereka tidak lagi mendapatkan model pengganti.

Perlu digarisbawahi bahwa meskipun tak ada rilis baru di 2026, ASUS tetap mempertahankan lini dukungan dan operasionalnya — menegaskan bahwa ini bukanlah langkah keluar total dari pasar ponsel.

Namun, keputusan ini dipandang sebagian analis sebagai penyesuaian strategi di tengah tekanan biaya produksi dan tantangan profitabilitas.

Sebagai catatan, pasar smartphone global kini dikuasai oleh beberapa merek besar yang mampu menghasilkan volume tinggi dan ekosistem kuat.

Bagi perusahaan dengan fokus lebih luas seperti ASUS, menjaga margin keuntungan di segmen smartphone yang kompetitif menjadi semakin sulit, terutama ketika biaya komponen dasar seperti memori terus meningkat.

Dengan kondisi ini, langkah ASUS untuk pause peluncuran perangkat baru menjadi salah satu respons strategis terhadap realitas pasar.

Selular.id akan terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait kemungkinan ASUS kembali merilis perangkat baru setelah 2026 atau perubahan strategi yang diumumkan di kemudian hari.

Baca juga : Ini Alasan Perfoma ASUS ROG Strix G16 2025 Bisa Diandalkan Untuk Game AAA

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU