Sunday, 25 January 2026
Selular.ID -

Strategi Rantai Pasok Apple, Harga iPhone 17e Berpotensi Lebih Terjangkau

BACA JUGA

Selular.id – Apple dilaporkan tengah menempuh langkah strategis guna menekan biaya produksi melalui peningkatan efisiensi rantai pasok untuk model iPhone 17e mendatang.

Upaya ini dilakukan agar raksasa teknologi asal Cupertino tersebut dapat mempertahankan atau bahkan menurunkan harga jual perangkat di pasar global tanpa mengorbankan margin keuntungan.

Langkah ini menjadi angin segar bagi konsumen yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tren kenaikan harga ponsel pintar di kelas premium.

Kabar yang dihimpun dari laporan Wccftech menunjukkan bahwa Apple sedang mengoptimalkan kerja sama dengan para mitra manufakturnya di Asia untuk memangkas pengeluaran logistik dan produksi.

iPhone 17e sendiri diprediksi akan mengisi posisi sebagai varian yang lebih ekonomis dalam lini utama iPhone 17.

Dengan fokus pada efisiensi operasional, Apple mencoba menjawab tantangan daya beli pasar yang mulai jenuh dengan label harga perangkat yang terus melambung tinggi.

Strategi efisiensi ini mencakup penyederhanaan komponen internal serta penggunaan material yang lebih mudah didapat namun tetap memenuhi standar kualitas tinggi khas Apple.

Perusahaan pimpinan Tim Cook ini juga dikabarkan mulai mendiversifikasi lokasi perakitan guna menghindari ketergantungan pada satu wilayah saja.

Hal ini terbukti efektif dalam memitigasi risiko gangguan pasokan yang sering kali menjadi pemicu utama pembengkakan biaya operasional di masa lalu.

Kehadiran iPhone 17e menandai pergeseran menarik dalam struktur produk Apple. Jika sebelumnya model ekonomi sering kali dianggap sebagai “anak tiri” dari sisi spesifikasi, kali ini Apple mencoba pendekatan berbeda.

Fokus utamanya bukan sekadar memangkas fitur, melainkan melakukan rekayasa ulang pada proses produksi. Dengan volume produksi yang masif, Apple memiliki posisi tawar yang kuat untuk menegosiasikan harga komponen dasar seperti layar dan baterai kepada para vendor pihak ketiga.

Dalam catatan sejarah bisnisnya, Apple memang dikenal sangat ketat dalam mengelola rantai pasok atau supply chain.

Kemampuan mereka mengatur aliran jutaan komponen dari berbagai negara hingga menjadi produk jadi adalah salah satu kekuatan utama perusahaan.

Melalui iPhone 17e, efisiensi ini akan diuji pada skala yang lebih luas. Penggunaan modul kamera yang lebih efisien dan integrasi *chipset* yang dioptimalkan diharapkan mampu menjaga performa tetap kencang meski dibanderol dengan harga yang lebih ramah di kantong.

Selain faktor biaya, optimalisasi rantai pasok ini juga berdampak pada kecepatan distribusi. Dengan jalur logistik yang lebih ramping, Apple dapat mengirimkan unit ke rak-rak toko dengan lebih cepat, mengurangi biaya penyimpanan gudang yang sering kali menjadi beban tersembunyi.

Data dari para analis pasar menyebutkan bahwa langkah ini kemungkinan besar akan membuat iPhone 17e menjadi pesaing serius bagi perangkat Android di kelas menengah ke atas.

Apple juga disebut-sebut mulai mengadopsi teknologi manufaktur yang lebih ramah lingkungan dalam proses efisiensi ini.

Penggunaan material daur ulang ternyata tidak hanya berdampak baik bagi bumi, tetapi juga membantu perusahaan dalam jangka panjang untuk menstabilkan harga bahan baku.

Konsistensi dalam menjaga harga ini dipandang krusial untuk mempertahankan loyalitas pengguna lama sekaligus menarik minat pengguna baru yang ingin beralih ke ekosistem iOS.

Implementasi strategi ini diperkirakan akan terlihat hasilnya saat peluncuran resmi jajaran iPhone 17 pada paruh kedua tahun depan.

Jika Apple berhasil mengeksekusi rencana ini dengan tepat, iPhone 17e bisa menjadi katalisator bagi pertumbuhan pangsa pasar mereka di negara-negara berkembang.

Keberhasilan menekan biaya produksi melalui efisiensi rantai pasok akan membuktikan bahwa inovasi tidak hanya terjadi di departemen desain perangkat, tetapi juga di balik layar manajemen operasional perusahaan.

Baca juga : Gaya Baru Rantai Pasok Apple, Intel Siap Garap Chip iPhone Masa Depan

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU