Monday, 26 January 2026
Selular.ID -

Spotify Luncurkan Prompted Playlist AI, Buat Playlist Pakai Kata Anda

BACA JUGA

Selular.ID – Spotify memperkenalkan fitur baru bernama Prompted Playlist, yang memungkinkan pengguna Premium membuat playlist khusus hanya dengan mengetik deskripsi atau permintaan dalam kata-kata mereka sendiri, sehingga pengalaman kurasi musik menjadi lebih personal dan intuitif.

Fitur ini mulai digulirkan secara beta bagi pelanggan di Amerika Serikat dan Kanada serta mengikuti uji coba awal di Selandia Baru.

Selama ini, Spotify dikenal dengan sistem rekomendasi yang memanfaatkan algoritma untuk menyajikan musik berdasarkan riwayat dengar pengguna. Dengan Prompted Playlist, pengguna kini tak sekadar menerima rekomendasi pasif.

Mereka dapat mengontrol isi playlist melalui perintah teks seperti “musik santai untuk sore hujan” atau “lagu energik untuk jogging”, dan sistem akan menciptakan daftar putar yang relevan.

Dalam siaran resmi Spotify, perusahaan menyebut fitur ini sebagai cara baru untuk “menggabungkan kreativitas pengguna dengan kemampuan kurasi musik real-time”, memanfaatkan tren musik, sejarah preferensi, serta konteks budaya yang sedang terjadi. Spotify menyebut Prompted Playlist sebagai kolaborasi antara ide pengguna dan kecerdasan platform dalam menemukan musik yang tepat.

Apa Itu Prompted Playlist dan Cara Kerjanya

Fitur Prompted Playlist menggunakan input teks dari pengguna untuk membentuk sebuah playlist yang tailor-made atau disesuaikan. Ketika pengguna memasukkan deskripsi, sistem akan memproses:

  • Riwayat dengar pengguna dari awal hingga sekarang
  • Informasi tren musik dan chart terkini
  • Preferensi genre atau mood yang diminta

Kemudian Spotify menciptakan playlist yang memenuhi parameter tersebut. Pengguna juga bisa memilih agar playlist refresh setiap hari atau setiap minggu sehingga daftar lagu tetap segar dan relevan dengan selera terkini mereka.

Spotify juga menyediakan saran prompt langsung di layar beranda, yang dipilih oleh editor musik dan pakar budaya Spotify. Prompt ini mempermudah pengguna yang masih mencari inspirasi. Misalnya, prompt seperti “lagu indie dengan vibe mellow untuk sore akhir pekan” atau “musik pop upbeat untuk memulai minggu kerja” dapat langsung dipilih.

Strategi Spotify dalam Persaingan Streaming Musik

Peluncuran Prompted Playlist juga mencerminkan strategi Spotify untuk memperkuat posisi di pasar layanan musik berbayar. Beberapa analis menyebut fitur ini bisa membantu menarik lebih banyak pengguna baru ke paket berlangganan Premium. Selain itu, pendekatan kurasi berbasis permintaan kata ini menempatkan Spotify sebagai pesaing langsung terhadap fitur rekomendasi generatif di platform lain seperti YouTube Music dan Apple Music.

Selain Prompted Playlist, Spotify telah menghadirkan sejumlah inovasi lain dalam beberapa tahun terakhir, termasuk AI DJ — sebuah fitur kurasi musik otomatis berdasarkan preferensi — serta integrasi Playlist yang lebih dalam dengan algoritma rekomendasi. Semua ini menunjukkan komitmen Spotify dalam memaksimalkan personalization atau pengalaman yang disesuaikan bagi setiap pendengar.

Fitur Prompted Playlist kini masih dalam tahap beta dan eksklusif untuk pelanggan Premium di wilayah peluncuran awal seperti AS dan Kanada. Adapun Spotify berencana untuk memperluas akses ke pasar lain berdasarkan umpan balik pengguna selama fase pengujian.

Keunggulan Prompted Playlist Dibandingkan Playlist Tradisional

Secara garis besar, Prompted Playlist menawarkan beberapa keunggulan yang membedakannya dari playlist tradisional:

  • Personalisasi lebih detail
    Pengguna bisa meminta playlist berdasarkan konteks spesifik seperti situasi atau suasana hati yang kompleks.
  • Kolaborasi antara manusia dan algoritma
    Alih-alih sepenuhnya otomatis, fitur ini memungkinkan “kolaborasi” antara ide pengguna dan kekuatan analitik Spotify.
  • Refresh otomatis
    Fitur ini bisa menyegarkan daftar putar setiap periode yang ditetapkan, menjaga playlist tetap relevan dengan selera terbaru.

Spotify menjelaskan bahwa setiap lagu yang dimasukkan dalam playlist juga akan dilengkapi penjelasan satu baris tentang alasan pemilihannya, sehingga pengguna memahami bagaimana playlist tersebut terbentuk dari permintaan mereka.

Implikasi Fitur Baru bagi Pengguna dan Industri

Peluncuran Prompted Playlist menandai evolusi baru dalam cara pengguna mengonsumsi musik digital. Tidak lagi hanya mengandalkan rekomendasi otomatis, tetapi juga memberi ruang bagi pengguna untuk menentukan arah kurasi musik berdasarkan kata-kata mereka sendiri.

Bagi industri streaming musik, langkah ini memperkuat tren penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan responsif. Selain meningkatkan retensi pelanggan Premium, fitur seperti Prompted Playlist bisa menjadi alat baru bagi artis untuk muncul di playlist yang sesuai dengan momen atau tren tertentu.

Peluncuran Prompted Playlist oleh Spotify menunjukkan arah baru dalam personalisasi musik digital. Fitur ini memberi kendali lebih besar kepada pendengar dalam membuat playlist sesuai suasana hati, preferensi, atau konteks yang mereka gambarkan sendiri, serta mempertegas peran AI dalam kurasi musik modern.

Baca Juga: Bukan Hanya Klub, Pemain Esports Nations Cup Kini Bisa Bertanding Mewakili Negara

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU