Selular.id – Sistem verifikasi usia terbaru yang Roblox terapkan mengalami sejumlah kendala.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah sistem verifikasi yang gagal atau tidak bekerja secara akurat.
Laporan terbaru dari Wired menunjukkan bahwa alat yang didukung Kecerdasan Buatan (AI) ini salah dalam mengklasifikasikan kelompok usia.
Misalnya, akun yang digunakan orang dewasa justru dikategorikan sebagai anak-anak, begitu pun sebaliknya.
Akibat dari kesalahan ini, banyak pengguna yang kehilangan kontak dengan teman mereka karena tergolong ke kelompok usia yang berbeda.
Ratusan orang tua dan pemain pun mengeluhkan masalah ini di Reddit dan media sosial lainnya.
Pihak manajemen Roblox mengakui adanya celah dalam sistem tersebut.
Mereka pun berjanji untuk mencari solusinya sesegera mungkin agar pengguna bisa masuk ke dalam kategori usia yang tepat.
Pasalnya, jika tidak diatasi, akun dengan status usia yang salah dapat merusak tujuan utama keamanan platform.
Baca juga:
- Indonesia Peringkat 10 Besar Dunia untuk Subscriber Kanal AI Slop di YouTube
- Panduan Lengkap Bermain Roblox dengan Aman untuk Anak di 2026
Masalah ini pun bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu, seperti orang dewasa yang tetap ingin mengobrol dengan anak-anak.
“Anda tidak bisa begitu saja menekan sebuah tombol saat membangun sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dan mengharapkannya menjadi sempurna dalam semalam,” kata Matt Kaufman, Kepala Petugas Keamanan Roblox, mengutip dari PC Mag pada Kamis, 15 Januari.
Masalah ini pun diperparah dengan munculnya laporan penjualan akun terverifikasi di situs belanja daring seperti eBay.
Akun-akun tersebut dijual dengan harga murah dan berisiko disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendekati pengguna di bawah umur.
Masalah berikutnya adalah penurunan interaksi secara masif karena batasan kelompok usia.
Para pengembang game di platform tersebut mengatakan bahwa interaksi pengguna mengalami penurunan sejak sistem verifikasi terbaru diterapkan.
Hal ini menyebabkan banyak pihak menuntut agar Roblox mengembalikan sistem mereka ke versi lama.
Namun, Roblox tetap menerapkan perubahan tersebut meski banyak mendapatkan kritikan.





