Selular.ID – Samsung mencatat bahwa adopsi Galaxy AI pada perangkat flagship melonjak hingga 86,9% di tahun 2025, mencerminkan pergeseran besar dalam cara pengguna meningkatkan produktivitas dan kreativitas melalui AI di smartphone.
Angka tersebut menunjukkan hampir sembilan dari sepuluh pengguna flagship Samsung kini aktif menggunakan Galaxy AI dalam aktivitas sehari-hari. Data ini menunjukkan perubahan nyata dari AI yang sebelumnya dianggap sekadar fitur tambahan, menjadi fungsi penting yang membantu menyelesaikan tugas digital harian lebih cepat dan efisien.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, penggunaan AI secara aktif kini mencakup pencarian informasi, pengolahan konten visual, hingga mempercepat pengambilan keputusan. Galaxy AI tidak lagi hanya “dicoba sesekali”, tetapi sudah menjadi bagian dari rutinitas digital pengguna.
Fitur Galaxy AI yang Mendukung Produktivitas Harian
Samsung membekali perangkat Galaxy dengan serangkaian fitur AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif dalam berbagai skenario kerja dan mobilitas.
1. Live Translate & Interpreter
Fitur ini membantu komunikasi lintas bahasa secara real-time, baik dalam panggilan kerja maupun interaksi langsung dengan klien atau kolega dari negara lain. Hasil terjemahan muncul langsung di layar tanpa perlu aplikasi tambahan, sehingga alur diskusi tetap lancar dan efektif.
2. Transcript Assist
Solusi pencatatan otomatis ini memungkinkan percakapan rapat direkam dan diubah menjadi transkrip teks. Fitur ini juga membedakan suara pembicara dan menyusun ringkasan poin penting, sehingga tindak lanjut rapat bisa dilakukan lebih cepat dengan akurasi tinggi.
3. Now Brief
Now Brief berperan sebagai asisten proaktif yang menyajikan ringkasan jadwal, pengingat utama, dan informasi penting lainnya dalam satu tampilan ringkas. Ini membantu pengguna memulai hari dengan lebih terencana tanpa perlu membuka banyak aplikasi.
Melalui fitur-fitur tersebut, Galaxy AI meredefinisi produktivitas di era mobile dengan pendekatan yang lebih cerdas dan kontekstual, mengurangi kebutuhan untuk berpindah antar aplikasi atau melakukan tugas manual yang memakan waktu.

AI untuk Kreativitas yang Lebih Dekat ke Pengguna
Selain meningkatkan produktivitas kerja, Galaxy AI juga merangkul aspek kreativitas pengguna, terutama dalam pembuatan konten visual dan audio.
• Photo Assist
Fitur ini secara otomatis memperbaiki kualitas foto, menyesuaikan komposisi, dan meningkatkan detail visual. Hasilnya, pengguna bisa langsung mendapatkan gambar siap pakai untuk konten digital tanpa proses editing yang rumit.
• Generative Edit
Ini merupakan alat pengeditan lanjutan yang memungkinkan pengguna memodifikasi foto dengan bebas, seperti memindahkan objek atau menyempurnakan latar secara natural. Galaxy AI membantu mengekspresikan ide visual dengan cepat dan intuitif.
• Audio Eraser
Audio Eraser memisahkan suara utama dari kebisingan latar dalam rekaman video, sehingga hasil suara lebih jernih tanpa perlu peralatan audio tambahan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi content creator yang sering merekam di lingkungan dengan gangguan suara.
Permintaan yang tinggi terhadap fitur visual seperti Photo Assist (20,5%) dan Generative Edit (19%) mencerminkan bagaimana pengguna kini menggunakan Galaxy AI untuk inovasi konten yang lebih profesional dan praktis.
Baca Juga: Samsung Galaxy S25 FE Bawa Galaxy AI ke Harga Lebih Terjangkau
Galaxy AI sebagai Bagian Aktivitas Digital Modern
Transformasi fungsi AI bukan hanya tentang kecanggihan teknologi, tetapi juga bagaimana AI terintegrasi ke dalam aktivitas sehari-hari. Data adopsi yang meningkat menunjukkan pengguna smartphone kini melihat AI sebagai alat bantu produktivitas dan kreativitas, bukan sekadar gimmick.
Dominasi Circle to Search with Google sebagai fitur paling sering digunakan (76%) menegaskan tren penggunaan AI untuk mencari informasi langsung dari konten layar tanpa harus membuka aplikasi lain.
Perubahan ini juga mengindikasikan arah pengembangan teknologi mobile ke depan, di mana AI akan semakin berperan dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang seamless dan kontekstual.
Galaxy AI kini tidak hanya mempercepat tugas rutin, tetapi juga memungkinkan pengguna lebih fokus pada ide dan kreativitas mereka, tanpa dibatasi keterampilan teknis.
Baca Juga: Tutorial Pakai Galaxy AI Bahasa Indonesia, 3 Tips Bikin Hidup Makin Praktis

Menatap Peran AI di Smartphone Masa Depan
Melihat tren adopsi dan fungsi yang terus berkembang, AI tampaknya akan menjadi unsur fundamental dalam pengalaman menggunakan smartphone. Samsung sendiri berkomitmen untuk terus mengembangkan Galaxy AI agar semakin memahami konteks dan kebiasaan pengguna di masa depan.
Peran AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari rutinitas digital pengguna, membantu meningkatkan efisiensi kerja dan memberi ruang lebih luas bagi kreativitas personal dan profesional.
Baca Juga: Galaxy AI Dukung 13 Bahasa, Tidak Ada Bahasa Indonesia



