Wednesday, 28 January 2026
Selular.ID -

Samsung Exynos 2700 Bocor di Geekbench: Spesifikasi Kunci Terungkap

BACA JUGA

Selular.ID – Samsung Exynos 2700, generasi baru chipset flagship yang diperkirakan bakal digunakan di lini ponsel Galaxy unggulan tahun 2027.

Muncul pertama kali di database Geekbench, mengungkap konfigurasi CPU dan GPU inti serta sejumlah detail teknis penting.

Bocoran ini memperlihatkan awal pengembangan SoC terbaru Samsung yang menggunakan arsitektur CPU yang tidak konvensional dan komponen grafis yang diperbarui.

Dalam listing benchmark yang tersebar, Exynos 2700 terlihat terpasang pada Engineering Reference Device (ERD) yang menjalankan Android 16 dengan RAM 12GB.

Chipset ini memperlihatkan desain deca-core (10 inti) dengan empat kelompok inti yang berbeda, yaitu 1 inti pada 2,30 GHz, empat inti pada 2,40 GHz, satu inti pada 2,78 GHz, dan empat inti pada 2,88 GHz.

Selain konfigurasi CPU, data Geekbench itu juga mengungkap penggunaan GPU Samsung Xclipse 970.

Namun, skor OpenCL sekitar 15.618 poin yang tercatat dianggap rendah jika dibandingkan dengan Exynos 2600 atau GPU pesaing, hal yang kemungkinan disebabkan perangkat uji masih dalam tahap awal pengembangan dengan perangkat lunak belum matang.

Eksplorasi Arsitektur CPU Baru
Salah satu yang paling menarik dari bocoran Exynos 2700 adalah susunan CPU empat cluster yang belum lazim digunakan di SoC flagship mainstream.

Kebanyakan chipset modern mengadopsi konfigurasi “big.LITTLE” dengan dua atau tiga cluster berbeda untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi daya.

Desain empat cluster ini kemungkinan mencerminkan pendekatan Samsung dalam mengevaluasi efektivitas energy-aware scheduling (penjadwalan sumber daya hemat energi) pada Android.

Alias bagaimana sistem operasi menentukan kapan tiap inti CPU harus aktif untuk tugas tertentu. Strategi ini bisa jadi bertujuan mengoptimalkan konsumsi daya dan stabilitas sistem secara keseluruhan.

GPU: Xclipse 970 dan Tantangan Awal
Xclipse 970 merupakan nama GPU yang muncul bersama Exynos 2700 di Geekbench. Secara teori, ini adalah generasi penerus Xclipse 960 yang digunakan di Exynos 2600.

Namun, pada listing awal ini, Xclipse 970 terlihat memiliki jumlah compute units lebih sedikit (4 unit) dan frekuensi yang lebih rendah dibanding pendahulunya, sehingga menjelaskan hasil skor OpenCL yang secara angka lebih rendah.

Perlu dicatat bahwa skor GPU awal seperti ini kerap tidak mencerminkan hasil akhir dalam perangkat retail karena driver dan software stack tengah dalam tahap pengembangan.

CPU dan GPU biasanya mengalami peningkatan performa signifikan setelah software optimization rampung menjelang rilis produk resmi.

Teknologi Pabrik dan Dukungan Memori Modern
Menurut laporan industri, Exynos 2700 diperkirakan akan dibangun menggunakan proses 2 nm generasi dua (SF2P) dengan arsitektur Gate-All-Around (GAA).

Hal ini diharapkan membawa efisiensi energi yang lebih baik sekaligus potensi performa yang meningkat dibanding generasi sebelumnya.

Dukungan terhadap LPDDR6 RAM dan UFS 5.0 storage juga disebut sebagai bagian dari platform ini, yang berarti jika semua benar, perangkat yang menggunakan Exynos 2700 bisa memanfaatkan bandwidth memori dan penyimpanan yang jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya.

Selain itu, Samsung kabarnya menguji teknologi FOWLP-SbS packaging yang menempatkan DRAM dan die prosesor secara berdampingan di bawah heat spreader tunggal.

Konfigurasi semacam ini dimaksudkan untuk memperbaiki manajemen termal dengan memperluas permukaan penyebaran panas, sehingga mengurangi throttling selama beban kerja berat.

Ekspektasi untuk Galaxy S27 dan Ekosistem Samsung
Meski belum ada pengumuman resmi dari Samsung, banyak analis dan sumber bocoran menunjukkan bahwa Exynos 2700 bisa menjadi otak baru dalam seri Galaxy S27.

Fakta munculnya di benchmark sebelum peluncuran Galaxy S26 bahkan menunjukkan bahwa Samsung sedang bekerja jauh lebih awal untuk mengejar kompetisi di pasar chipset flagship.

Langkah Samsung ini relevan secara strategis, mengingat tekanan di pasar chipset semakin meningkat, terutama dari SoC berbasis ARM milik Qualcomm dan pesaing lain.

Dengan ekspektasi peningkatan performa dan efisiensi, Exynos 2700 bukan sekadar pembaruan generasi, tetapi potensi penanda arah baru bagi prosesor in-house Samsung.

Samsung belum mengonfirmasi spesifikasi resmi maupun jadwal rilis Exynos 2700. Namun, bocoran kali ini memberikan gambaran awal yang kuat tentang arah pengembangan chipset flagship mereka di era pascaprosesor 2 nm.

Baca Juga:Samsung Exynos 2600 Jadi Chip Mobile 2nm Pertama di Dunia

Dengan konfigurasi CPU yang tak biasa dan dukungan teknologi memori serta penyimpanan terkini, ekspektasi terhadap Exynos 2700 tetap tinggi, sekalipun angka awal benchmark belum mencerminkan potensi penuhnya

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU