Selular.ID – Begini rasanya experience audio wearables terbaru, Nothing Ear (3), tidak bising ditelinga namun enak dipandang.
Sejak kemunculannya di London pada tahun 2020, Nothing konsisten membawa misi untuk mengembalikan aspek kegembiraan dan desain ikonik ke dalam teknologi.
Melalui Ear (3), mereka tidak hanya sekadar memperbarui spesifikasi, tetapi memperkenalkan bahasa desain baru yang lebih tangguh dan fitur komunikasi yang belum pernah ada sebelumnya.
Desain: Perpaduan Estetika Transparan dan Material Metal

Nothing tetap mempertahankan ciri khas transparent look yang memperlihatkan kerumitan komponen di dalamnya. Namun, ada yang berbeda pada generasi ketiga ini.
Ear (3) mengintegrasikan komponen metal ke dalam casing luar yang bening, memberikan kesan premium sekaligus kokoh.
Sentuhan aksen metal yang dipoles tidak hanya berfungsi secara estetika, tetapi juga memberikan tekstur yang lebih nyata saat disentuh.
Build quality yang ditawarkan terasa lebih solid dibandingkan pendahulunya, menunjukkan bahwa Nothing mulai bergerak ke arah desain yang lebih dewasa tanpa meninggalkan akar futuristiknya.

Spesifikasi Teknis: Performa Audio Hi-Res
Di balik desainnya yang cantik, Ear (3) menyimpan spesifikasi yang sangat kompetitif untuk kelas flagship TWS:
Konektivitas: Menggunakan Bluetooth 5.4 dengan jangkauan hingga 10 meter.
Codec: Mendukung AAC, SBC, dan yang paling dinantikan, **LDAC** untuk transmisi audio resolusi tinggi.
Ketahanan Baterai: Tanpa ANC: Total hingga 33 jam (8.5 jam earbuds + 24.5 jam case).
Dengan ANC: Total hingga 22 jam (5.5 jam earbuds + 16.5 jam case).
Sertifikasi: IP54 untuk earbud (tahan debu, keringat, dan percikan air).
Audio pada Ear (3) sudah tersertifikasi Hi-Res Audio, memastikan bahwa setiap detail instrumen tertangkap dengan presisi berkat driver yang telah ditingkatkan.
Fitur Unggulan: Super Mic dan Adaptive ANC
Salah satu inovasi terbesar yang diperkenalkan adalah Super Mic yang terletak pada casing. Fitur ini dirancang untuk memecahkan masalah klasik pengguna TWS: kualitas mikrofon saat berada di lingkungan bising.
Dengan menekan tombol “Talk” pada case, pengguna dapat beralih menggunakan mikrofon pada casing yang memiliki sensitivitas lebih tinggi dibandingkan mikrofon kecil pada earbuds. Ini memastikan suara Anda tetap jernih dan tajam bahkan saat melakukan panggilan di tengah keramaian.
Selain itu, sistem Adaptive Noise Cancellation (ANC) pada Ear (3) bekerja secara real-time.
Teknologi ini secara otomatis menyesuaikan tingkat peredaman berdasarkan kebisingan di lingkungan sekitar Anda, memberikan isolasi yang optimal tanpa rasa tertekan di telinga.
Experience: Seamless Connectivity & Comfort

Sesuai dengan pengalaman penggunaan yang terlihat, Nothing Ear (3) menawarkan kenyamanan maksimal untuk penggunaan durasi panjang.
1. Kenyamanan di Telinga
Desain ergonomisnya memastikan earbud terpasang dengan pas tanpa memberikan tekanan berlebih pada lubang telinga. Dengan bobot yang ringan, Anda seringkali lupa bahwa Anda sedang mengenakan perangkat audio.
2. Dual-Device Connection
Ear (3) mendukung koneksi dua perangkat secara bersamaan. Anda bisa mendengarkan musik dari laptop dan secara otomatis berpindah ke smartphone saat ada panggilan masuk tanpa perlu melakukan re-pairing.
3. Kontrol Pinch yang Responsif
Alih-alih menggunakan sentuhan (touch), Ear (3) menggunakan sistem *pinch* (jepit) pada batang earbud. Hal ini meminimalisir salah sentuh saat sedang membetulkan posisi earbud. Anda bisa mengatur volume, mengganti lagu, hingga menjawab panggilan dengan gerakan jepit yang intuitif.
Kendali Penuh Melalui Aplikasi Nothing X
Penting untuk dicatat bahwa untuk memaksimalkan potensi penuh dari Ear (3), pengguna wajib menggunakan aplikasi Nothing X.
Segala bentuk pengaturan audio tingkat lanjut dilakukan di sini. Jika Anda ingin mengaktifkan fitur Active Noise Cancellation (ANC) atau berpindah ke mode Transparency, semuanya dapat diakses dengan mudah melalui antarmuka aplikasi yang bersih.

Di dalam Nothing X, Anda juga akan menemukan:
8-band Equalizer: Untuk kustomisasi frekuensi suara yang sangat detail.
Personal Sound Profile (Audiodo):Tes pendengaran untuk menyesuaikan profil suara dengan kemampuan dengar unik telinga Anda.
Dynamic Bass: Untuk menambah dentuman bass tanpa menutupi detail mid dan high.
Firmware Updates: Memastikan perangkat Anda selalu mendapatkan optimasi terbaru.
Kesimpulan
Nothing Ear (3) bukan sekadar peningkatan minor. Dengan integrasi material metal, kehadiran Super Mic, dan dukungan codec LDAC, produk ini memposisikan diri sebagai salah satu TWS terbaik bagi mereka yang peduli pada kualitas suara sekaligus estetika.
Meski pengaturan ANC dan profil suara utama harus dilakukan melalui aplikasi, hal ini justru memberikan kontrol yang lebih presisi bagi pengguna yang ingin mempersonalisasi pengalaman mendengarnya.
Jika Anda mencari perangkat audio yang berkarakter, cerdas, dan fungsional, Nothing Ear (3) adalah jawabannya.
Baca juga :Â Nothing Akhirnya Punya Ponsel Entry-Level Pertama




