Rabu, 21 Januari 2026
Selular.ID -

Ponsel Baterai 10.000 mAh Mengalahkan Samsung, Google, dan Apple

BACA JUGA

Selular.ID – Dua ponsel terbaru dari Realme dan Honor hadir dengan kapasitas baterai super besar yang secara signifikan menguji dominasi Samsung, Google, dan Apple di pasar smartphone dengan menawarkan daya tahan yang jauh melampaui standar industri saat ini.

Perangkat seperti Realme P4 Power dan Honor Power2 mencuri perhatian karena membawa baterai di atas 10.000 mAh, sementara perangkat flagship dari Samsung, Google, dan Apple umumnya masih bertahan di kisaran 5.000–5.500 mAh.

Sebagai gambaran, ponsel seperti Samsung Galaxy S25 Ultra atau iPhone 17 Pro Max memiliki baterai di kisaran kapasitas standar flagship. Realme dan Honor membalikkan tren ini dengan fokus pada autonomi ekstrem, membuka segmen baru dalam kompetisi daya tahan smartphone.

Industri smartphone telah lama ditandai oleh persaingan pada aspek performa, kamera, dan desain. Namun, Realme dan Honor kini mengangkat daya baterai sebagai faktor pembeda utama di tengah dominasi Samsung, Google, dan Apple.

Realme secara resmi mengumumkan bahwa model P4 Power akan diluncurkan dengan baterai 10.001 mAh, menggunakan teknologi Titan Battery berbasis silikon-karbon yang diklaim dapat memberikan ketahanan bertahan beberapa hari untuk penggunaan ringan hingga sedang.

Sementara itu, Honor telah memasarkan Honor Power2 yang mengusung baterai 10.080 mAh, diluncurkan di China pada awal Januari 2026. Perangkat ini menonjol karena menyandingkan baterai raksasa dengan desain yang relatif ramping serta konfigurasi hardware terkini di kelasnya.

Kebangkitan Tren Smartphone Berbaterai Besar

Dorongan terhadap kapasitas baterai ultra besar ini bukan sekadar gimmick. Selama bertahun-tahun, mayoritas smartphone flagship populer tetap mempertahankan kisaran baterai 4.000–5.500 mAh, karena pembatasan desain tipis dan trade-off antara performa dan daya tahan baterai.

Keunggulan yang ditawarkan model dengan baterai di atas 10.000 mAh mencakup:

  • Daya tahan ekstrem — ideal untuk aktivitas tanpa sering mengisi ulang, seperti perjalanan jauh atau penggunaan nonstop.
  • Potensi fungsi power bank — beberapa perangkat mendukung reverse charging yang memungkinkan mengisi gadget lain dari baterai ponsel.
  • Ketenangan pikiran pengguna — mengatasi “kecemasan baterai” yang sering dialami pengguna smartphone.

Inovasi ini ditopang oleh teknologi baterai silikon-karbon yang lebih padat energi, memungkinkan pabrikan menempatkan lebih banyak kapasitas dalam ruang yang tidak jauh lebih besar dari smartphone standar.

Spesifikasi Singkat Dua Ponsel Berbaterai Besar

Realme P4 Power (akan diluncurkan)

  • Baterai: ±10.001 mAh
  • Layar: AMOLED 144 Hz
  • Sistem: Android (*detail spesifikasi utama lain masih dikonfirmasi)
  • Target pasar: pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai ekstrem.

Honor Power2 (rilis 5–9 Januari 2026)

  • Baterai: 10.080 mAh
  • Chipset: MediaTek Dimensity 8500 Elite
  • Layar: LTPS OLED 6,79″ 120 Hz
  • Kamera: 50 MP belakang + 16 MP depan
  • Pengecasan: 80 W fast charging dan 27 W reverse charging
  • Ketahanan: Sertifikasi IP68/IP69
  • Sistem: Android 16 dengan MagicOS 10.

Kedua perangkat ini menandai era baru di mana autonomi baterai menjadi nilai jual utama, berbeda dengan strategi Samsung, Google, dan Apple yang lebih fokus pada optimalisasi AI, kamera kelas atas, dan pengalaman pengguna terintegrasi.

Mengapa Ini Penting bagi Pasar Indonesia?

Tren ponsel baterai super besar bisa menarik minat konsumen di Indonesia yang sering mengalami cuti daya listrik, perjalanan jauh tanpa akses charger, atau mobilitas tinggi tanpa stasiun pengisian. Baterai besar mengurangi kebutuhan membawa power bank dan memperkuat daya tahan penggunaan smartphone harian.

Di sisi pembelian, perangkat berbaterai besar ini umumnya hadir di segmen harga menengah dan menengah-atas, menawarkan opsi yang lebih terjangkau dibanding flagship tradisional Samsung atau Apple, sehingga punya potensi menarik perhatian pembeli mainstream di pasar Indonesia.

Ini merupakan tanda penting perubahan dinamika pasar smartphone pada awal 2026, di mana pemain selain Samsung, Google, dan Apple mulai memanfaatkan inovasi baterai untuk merebut perhatian konsumen global. Tren ini diperkirakan akan terus berkembang sepanjang tahun, dengan kemungkinan lebih banyak merek mengikuti jejak Realme dan Honor dalam menghadirkan smartphone dengan daya tahan luar biasa.

Baca Juga: Spesifikasi Realme Pad 3 5G Bocor, Bawa Baterai Raksasa 12.200 mAh

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU