Selular.id – Negara tetangga Indonesia, Malaysia mencabut larangan sementara terhadap chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk.
Pencabutan larangan ke Grok AI ini setelah perusahaan di baliknya menambahkan langkah-langkah keamanan untuk mencegah pembangkitan gambar-gambar bermuatan seksual dari orang-orang.
Keputusan ini diambil setelah pertemuan antara regulator dan perusahaan teknologi Musk.
“Mereka mengonfirmasi bahwa langkah-langkah yang diperlukan telah diterapkan di Grok,” kata Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC), yang Selular kutip, Minggu (25/1/2025).

Grok tetap berada di bawah pemantauan terus-menerus oleh otoritas, tambahnya.
Malaysia memblokir akses ke Grok awal bulan ini, dengan alasan penyalahgunaan layanan AI tersebut untuk menghasilkan “gambar-gambar sensual, eksplisit secara seksual, tidak pantas, sangat menyinggung, dan gambar yang dimanipulasi tanpa persetujuan, termasuk konten yang melibatkan perempuan dan anak-anak.”
Baca juga:
- Usai Indonesia, Aksi Blokir Grok AI Kian Meluas di ASEAN
- Imbas Mudahnya Pembuatan Deepfake Porno, Inggris Nyatakan Perang Terhadap AI Grok
“MCMC menekankan bahwa keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas,” kata regulator dalam sebuah pernyataan.
“Setiap kegagalan untuk mematuhi atau pelanggaran terhadap undang-undang Malaysia akan ditangani secara ketat sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” lanjutnya.




