Selular.id – Hasil berbeda dialami dua tim Mobile Legends yang mewakili Indonesia di ajang M7 World Championship di laga kedua Swiss Stage, Minggu (11/1/2026) kemarin.
Dua tim Mobile Legends yang mewakili Indonesia di ajang M7 World Championship yakni sang juara MPL ID Season 16, Onic Esports dan sang runner-up, Alter Ego.
Pada laga kedua Swiss Stage M7 World Championship yang berlangsung di Jakarta, Alter Ego bermain terlebih dahulu menghadapi tim Amerika Latin, Black Sentence Esports (BSE).
Pertandingan yang masih menggunakan format best of one (BO1) itu berakhir dengan skor 1-0 untuk Alter Ego.
Laga berlangsung singkat, hanya sekitar 12 menit, menunjukkan tempo permainan cepat dan agresif sejak awal.
Alter Ego tampil dengan gaya bermain yang menekan dan penuh inisiatif. Strategi agresif tersebut membuat pertandingan berjalan satu arah dan tidak memberi banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
Baca juga:
- 4 Game Mirip Mobile Legends Terbaik untuk Android
- Karakter Peaky Blinders Sambangi PUBG Mobile, Ada Atmosfer Brimingham
Usai pertandingan, Hijumee menyampaikan bahwa Alter Ego memang memiliki karakter berbeda dibandingkan banyak tim lain.
Menurutnya, Alter Ego lebih memilih gaya bermain menyerang secara terus-menerus dibandingkan bermain aman. Gaya ini kerap disebut warganet sebagai “mode tabrak” atau “mode anak STM”, merujuk pada permainan yang berani dan tanpa ragu.
Nasib Berbeda dari Onic
Hasil berbeda dialami tim lainnya asal Indonesia, yakni Onic Esports ketika menghadapi wakil Myanmar, Yangon Galacticos.
Salah satu faktor kunci kekalahan ONIC adalah performa luar biasa EXP laner Yangon, Ying, yang menggunakan hero Valentina.
Ying menjadi mimpi buruk bagi ONIC lewat inisiasi-inisiasi krusialnya.
Dengan menyalin ultimate hero milik Sora, ia kerap membuka team fight yang membuat tim Landak Kuning kehilangan momentum.
Dominasi Yangon dalam pertarungan tim membuat ONIC kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dalam kurun waktu 15 menit.
Hasil di laga kedua Swiss Stage, membuat Onic harus semakin panjang untuk menuju ke babak knock out.
Sementara bagi Alter Ego, kemenangan atas BSE membuat mereka selangkah lagi menuju ke babak knock out jika memenangkan laga ketiga di babak Swiss Stage.
Alter Ego akan menghadapi tim yang mengalahkan Onic yakni Yangon Galacticos pada laga ketiga di Swiss Stage M7 World Championship.
Jika menang, maka Alter Ego langsung lolos ke babak knockout dan tidak perlu lagi berlaga di Swiss Stage karena sudah mengantongi tiga kemenangan.
Sementara itu, Onic harus berjuang meraih kemenangan keduanya dengan menghadapi tim yang juga tidak mudah yakni wakil Eropa, Team Spirit.
Apabila menang atas Team Spirit maka Onic masih harus meraih satu kemenangan lagi untuk mendapatkan tiket ke babak knockout.





