Selular.id – Pasar ponsel pintar kelas atas atau flagship kembali memanas dengan kehadiran Motorola Signature yang secara resmi diperkenalkan membawa dukungan aksesori Moto Pen Ultra.
Langkah berani produsen di bawah naungan Lenovo ini disebut-sebut sebagai upaya langsung untuk menggoyang dominasi Samsung Galaxy S26 Ultra yang selama bertahun-tahun hampir tanpa lawan di segmen ponsel Android dengan dukungan pena digital terintegrasi.
Motorola Signature hadir dengan filosofi desain yang cukup kontras dibandingkan kompetitor utamanya tersebut.
Jika Samsung memilih untuk menanamkan S Pen di dalam bodi ponsel, Motorola justru menawarkan pendekatan modular melalui Moto Pen Ultra yang dijual secara terpisah.
Strategi ini memungkinkan bodi Motorola Signature tetap tampil sangat ramping dengan ketebalan hanya 6,99 mm, namun di sisi lain memberikan tantangan kepraktisan bagi pengguna yang terbiasa dengan kemudahan penyimpanan internal ala Samsung.
Dinamika persaingan ini menjadi menarik karena Motorola tidak hanya mengandalkan fitur pena digital semata untuk menarik minat konsumen premium.
Perangkat ini dibekali spesifikasi mesin yang cukup gahar, meski terdapat perbedaan tipis pada penggunaan chipset.
Motorola Signature mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5, sementara Galaxy S26 Ultra diprediksi akan menggunakan versi yang lebih tinggi, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5, untuk mengejar performa puncak yang lebih agresif.
Sebagai pendatang baru yang mencoba mendobrak tradisi, Motorola Signature membawa layar AMOLED 6,8 inci dengan refresh rate mencapai 165Hz, melampaui standar 120Hz yang selama ini dipertahankan oleh Samsung.
Kecepatan penyegaran layar yang lebih tinggi ini diklaim memberikan pengalaman menulis dan menggambar dengan Moto Pen Ultra yang jauh lebih mulus dan minim keterlambatan atau latency.
Dari sisi ketahanan, Motorola tampak sangat serius memberikan jaminan keamanan bagi penggunanya. Perangkat ini mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 sekaligus, yang berarti ponsel memiliki ketahanan luar biasa terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi.
Tak hanya itu, standar militer MIL-STD-810H juga telah disematkan, sebuah spesifikasi yang biasanya jarang ditemukan pada ponsel flagship bergaya elegan dan tipis.
Sektor fotografi juga menjadi arena pertarungan yang sengit. Motorola Signature mengusung konfigurasi empat kamera belakang yang semuanya beresolusi 50MP, sebuah langkah yang memastikan konsistensi kualitas gambar di berbagai sudut pandang.
Di sisi lain, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap percaya diri dengan sensor utama 200MP miliknya yang memang unggul dalam menangkap detail ekstra tinggi dan kemampuan pembesaran optik yang legendaris.
Perbedaan fundamental lainnya terletak pada integrasi perangkat lunak. Samsung telah memiliki ekosistem S Pen yang matang dengan fitur-fitur seperti Air Actions dan sinkronisasi catatan yang mendalam di berbagai perangkat.
Motorola mencoba mengejar ketertinggalan ini dengan menawarkan antarmuka Android yang lebih bersih serta komitmen pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun, sebuah janji jangka panjang yang kini mulai menjadi standar baru di kelas premium.
Melihat peta persaingan yang ada, Motorola Signature tampaknya diposisikan sebagai alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen yang mendambakan fitur produktivitas tanpa harus membayar harga selangit khas lini Ultra milik Samsung.
Meski harus membawa pena secara terpisah, fleksibilitas penggunaan Moto Pen Ultra pada perangkat lain seperti lini ponsel lipat Razr bisa menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat Motorola.
Persaingan ini tentu memberikan keuntungan bagi konsumen karena pilihan di segmen ponsel dengan dukungan stylus kini tidak lagi bersifat monolitik.
Ke depan, keberhasilan Motorola dalam menantang dominasi Samsung akan sangat bergantung pada seberapa efektif mereka membangun ekosistem aplikasi yang mendukung penggunaan Moto Pen Ultra secara harian.
Jika Motorola mampu membuktikan bahwa pendekatan modularnya lebih efisien secara fungsional, peta kekuatan di pasar ponsel premium bisa saja mengalami pergeseran signifikan dalam beberapa waktu mendatang.
Baca juga : Motorola Siapkan Smartphone Mid-Range dengan Fokus Daya Tahan




