Selular.ID – Motorola resmi menghadirkan Motorola Edge 70, smartphone Android ultra-tipis yang menantang Apple iPhone Air di segmen ponsel ramping dengan fitur lengkap dan performa kompetitif.
Perbandingan kedua perangkat ini menarik perhatian pasar global karena menggabungkan desain tipis, spesifikasi tinggi, dan pengalaman pengguna yang berbeda di antara Android dan iOS.
Motorola Edge 70 diposisikan sebagai ponsel kelas menengah premium dengan ketebalan hanya 5,99 mm dan bobot sekitar 159 gram, lebih ringan dari banyak pesaing sekelasnya.
Sementara itu, iPhone Air—yang diluncurkan terlebih dahulu oleh Apple—mencuri perhatian berkat desain super tipis 5,6 mm dengan kerangka titanium dan layar OLED berteknologi tinggi.
Kedua perangkat menawarkan pengalaman visual dengan layar refresh rate 120 Hz, namun menonjolkan karakter berbeda: Edge 70 hadir dengan panel pOLED 6,7 inci yang mampu mencapai kecerahan puncak hingga 4.500 nits.
Sedangkan iPhone Air menggunakan layar Super Retina XDR OLED 6,5 inci dengan kemampuan tampilan solid khas Apple.
Desain dan Konstruksi: Keanggunan vs Ketahanan
Motorola Edge 70 dan iPhone Air sama-sama menonjolkan profil tipis yang kini menjadi tren desain smartphone modern.
Edge 70 memiliki struktur aluminium dengan perlindungan Gorilla Glass 7i serta sertifikasi IP68/IP69 dan standar militer MIL-STD-810, yang memberikan ketahanan lebih terhadap air, debu, dan guncangan mekanis.
Sebaliknya, iPhone Air mempertahankan identitas Apple dengan kerangka titanium premium dan Ceramic Shield 2, yang memberi kesan mewah sekaligus kuat.
Bobotnya sedikit lebih berat (165 gram) dibanding Edge 70, namun tetap sangat ringan untuk kategori ponsel high-end.
Dua pendekatan desain ini mencerminkan filosofi masing-masing brand: Motorola menyeimbangkan keindahan dengan ketahanan, sementara Apple mengedepankan material premium dan estetika minimalis.
Layar dan Visual: Ukuran Lebih Besar vs Akurasi Warna
Kedua smartphone menawarkan pengalaman visual yang halus berkat refresh rate 120 Hz, namun berbeda dalam ukuran dan karakter warna.
Motorola Edge 70 menyuguhkan ukuran layar lebih luas 6,7 inci dengan teknologi pOLED dan peak brightness tinggi hingga 4.500 nits, menjadikannya unggul untuk penggunaan di bawah sinar matahari langsung.
Di sisi lain, iPhone Air mengusung layar Super Retina XDR OLED 6,5 inci yang dikenal dengan reproduksi warna akurat dan dukungan ProMotion, meskipun kecerahan puncaknya lebih rendah, sekitar 3.000 nits.
Perbedaan ini membuat Edge 70 ideal untuk konsumsi konten multimedia dan tampilan luar ruangan, sedangkan iPhone Air lebih unggul dalam keseimbangan visual dan standar kalibrasi warna yang ketat.
Performa: Snapdragon 7 Gen 4 vs Apple A19 Pro
Motorola Edge 70 dibekali platform Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 dengan konfigurasi RAM 12 GB, yang menyediakan performa efisien dan keseimbangan antara produktivitas dan konsumsi daya.
Sementara itu, iPhone Air ditenagai oleh chip Apple A19 Pro, yang selama ini dikenal di industri sebagai salah satu pengolah data paling cepat di smartphone saat ini.
Meskipun Snapdragon 7 Gen 4 kompeten untuk aktivitas harian dan multitasking, Apple A19 Pro cenderung unggul dalam tugas berat seperti rendering grafis, pengolahan foto/video, serta aplikasi yang memanfaatkan mesin AI terintegrasi.
Selain itu, iPhone Air dijanjikan mendapatkan dukungan perangkat lunak hingga 5 tahun, memberikan keunggulan dari segi pembaruan sistem panjang.
Kamera dan Fotografi: Pendekatan Berbeda
Dalam hal kamera, Edge 70 menawarkan konfigurasi yang lebih kompleks dengan dua sensor belakang 50 MP (utama dan ultrawide) serta kamera depan 50 MP, memberikan fleksibilitas dalam berbagai situasi foto dan video.
Sementara itu, iPhone Air mengusung pendekatan kamera tunggal utama 48 MP, yang didukung oleh algoritma pemrosesan gambar Apple dan fitur Center Stage pada kamera depan sekitar 18 MP untuk pengalaman panggilan video dan selfie lebih cerdas.
Pilihan ini mencerminkan perbedaan strategi: Edge 70 mengandalkan jumlah sensor dan resolusi besar untuk hasil foto serbaguna, sedangkan iPhone Air menekankan kualitas pemrosesan yang konsisten di satu sensor utama.
Baterai dan Pengisian: Kapasitas vs Sistem Pengisian Apple
Edge 70 unggul dalam kapasitas baterai berkat 4.800 mAh, jauh lebih besar dibanding iPhone Air yang sekitar 3.149 mAh, menjanjikan daya tahan lebih panjang terutama di penggunaan berat.
Dukungan fast charging 68 W pada Edge 70 juga memberikan pengisian daya cepat yang kompetitif, serta wireless charging 15 W.
iPhone Air mendukung pengisian cepat Apple hingga sekitar 20 W dan sistem MagSafe dengan Qi2 untuk aksesori magnetik, meskipun kecepatannya relatif lebih rendah dibanding Edge 70.
Harga dan Ketersediaan
Di Eropa, Edge 70 diperkirakan berada di kisaran harga lebih terjangkau dibanding iPhone Air, yang diposisikan sebagai smartphone premium.
Baca Juga:Motorola Edge 70 Harga Rp 4,8 Jutaan Mulai Edar
Sementara itu, kehadiran resmi di pasar Indonesia belum dikonfirmasi, meski potensi peluncuran tetap terbuka mengingat sejarah Motorola membawa model sebelumnya ke Tanah Air.



