Selular.id – Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diangkat menjadi Dewan Direksi Gates Foundation.
Pengalamannya sebagai ekonom yang memimpin reformasi besar di berbagai lembaga keuangan dinilai akan memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates itu.
“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil-keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata CEO dan anggota dewan pengurus Yayasan Gates, Mark Suzman dalam website resminya, Rabu (14/1/2026).
Sri Mulyani mengatakan dirinya merasa terhormat bisa bergabung dengan Gates Foundation. Ia mengaku sangat termotivasi membawa pengalamannya di bidang ekonomi untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Yayasan Gates untuk berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” kata Sri Mulyani dalam website resmi Gates Foundation.
Profil Gates Foundation
Gates Foundation adalah yayasan swasta asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Bill Gates dan mantan istrinya, Melinda French Gates.
Berbasis di Seattle, Washington, yayasan amal yang disebut-sebut terbesar dunia ini diluncurkan pada tahun 2000 dan dilaporkan sebagai yayasan amal terkaya ketiga di dunia, dengan aset mencapai USD 77,2 miliar per 31 Desember 2024.
Tujuan utama yayasan ini adalah untuk meningkatkan layanan kesehatan dan mengurangi kemiskinan ekstrem di seluruh dunia, serta memperluas kesempatan pendidikan dan akses terhadap teknologi informasi di Amerika Serikat.
Tokoh-tokoh kunci di yayasan ini antara lain Warren Buffett, Chief Executive Officer (CEO) Mark Suzman, dan Michael Larson.
Di website-nya, Gates Foundation menyebut diri sebagai organisasi filantropi yang berupaya untuk mengurangi penyakit dan kemiskinan secara drastis serta membangun dunia yang lebih setara.
“Kami menginvestasikan keahlian dan sumber daya kami pada organisasi, lembaga penelitian, dan aliansi global yang mendorong kemajuan menuju masa depan yang bebas dari penyakit menular, menyediakan peluang ekonomi bagi semua orang, serta menjamin kesehatan ibu dan bayi,” tulis mereka.
Baca juga:
- Bicara dengan Prabowo Subianto, Bill Gates Sebut AI Gratis
- Ulang Tahun ke-50 Microsoft, Bill Gates Bagikan Kode Sumber Altair BASIC
Pada 13 Mei 2024, Melinda Gates mengundurkan diri sebagai Chairman bersama yayasan tersebut, yang berlaku efektif mulai 7 Juni 2024.
Yayasan ini kemudian berganti nama menjadi Gates Foundation pada Januari 2025, dengan Bill Gates menjabat sebagai Chairman tunggal.
Kepergian Melinda menyusul perceraiannya dengan Bill Gates tahun 2021.
“Selama 25 tahun pertama Gates Foundation, kami telah menyumbangkan lebih dari USD 100 miliar. Selama dua dekade ke depan, kami akan melipatgandakan sumbangan kami,” tulis Bill Gates pertengahan tahun silam.
“Jumlah pastinya akan bergantung pada kondisi pasar dan inflasi, namun saya memperkirakan yayasan ini akan mengeluarkan lebih dari USD 200 miliar antara saat ini hingga tahun 2045. Angka ini mencakup saldo dana abadi serta kontribusi saya di masa depan,” sambungnya.
Bill Gates juga berencana menyumbangkan sebagian besar hartanya dalam 20 tahun ke depan.
Co-founder Microsoft ini juga akan menutup organisasi amalnya, Gates Foundation, lebih cepat dari rencana awal.
Gates berjanji pada akhirnya akan menyumbangkan 99% hartanya kepada Gates Foundation.
Salah satu alasannya adalah ia tidak ingin dikenang sebagai ‘orang kaya’ setelah meninggal dunia.
“Orang-orang akan mengatakan banyak hal tentang saya ketika saya meninggal dunia, tapi saya bertekad bahwa ‘dia meninggal dalam keadaan kaya’ tidak akan menjadi salah satunya,” tulis Gates.




