Selular.id – Persaingan chipset di segmen menengah semakin memanas dengan kehadiran MediaTek Dimensity 7300 dan Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3.
Kedua prosesor ini menawarkan janji kinerja tangguh dan efisiensi daya yang unggul untuk mendukung aktivitas harian pengguna, mulai dari multitasking hingga gaming ringan.
Kini, ponsel dan tablet dengan chipset tersebut sudah banyak beredar di pasaran, memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.
Meski berada di kelas yang terlihat setara, performa keduanya ternyata menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data pengujian sintetis, Snapdragon 7 Gen 3 tercatat memiliki kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi dibandingkan Dimensity 7300.
Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang mencari perangkat dengan tenaga ekstra.
Mengacu pada halaman peringkat AnTuTu versi 11, Snapdragon 7 Gen 3 mampu menembus skor di atas 1 juta poin.
Sementara itu, Dimensity 7300 berada di kisaran angka 800 ribuan.
Data konkret menunjukkan, iQOO Z9 dengan varian 8GB RAM dan 256GB penyimpanan yang menggunakan Snapdragon 7 Gen 3 rata-rata mengumpulkan skor AnTuTu hingga 1.011.022.
Di sisi lain, vivo T4x 5G dengan konfigurasi 6GB RAM dan 128GB penyimpanan yang ditenagai Dimensity 7300 hanya mampu meraih skor sekitar 797.041.

Tim Selular.id juga telah menguji langsung kedua chipset ini, meski dengan aplikasi AnTuTu versi 10 yang menghasilkan angka lebih rendah.
iQOO Z9 dengan konfigurasi 12GB RAM dan 256GB penyimpanan berhasil mencatat skor 822.236.
Untuk Dimensity 7300, pengujian dilakukan pada Xiaomi REDMI Note 14 Pro 5G varian Ultra dengan memori 12GB RAM dan 512GB penyimpanan, yang hanya berhasil mencapai skor 680.573.
Hasil ini semakin mengukuhkan keunggulan pemrosesan Snapdragon 7 Gen 3.
Keunggulan performa Snapdragon 7 Gen 3 tidak terlepas dari spesifikasi teknis yang diusungnya.
Chipset ini menawarkan frekuensi kerja yang sedikit lebih cepat.
Dimensity 7300 memiliki kecepatan pemrosesan maksimal hingga 2,5GHz, sedangkan Snapdragon 7 Gen 3 dapat dipacu sampai 2,63GHz.
Basis inti yang digunakan juga lebih mutakhir. Snapdragon 7 Gen 3 memakai arsitektur Qualcomm Kryo yang dibangun berdasarkan ARM Cortex-A715 dan Cortex-A510.
Sebagai perbandingan, Dimensity 7300 masih mengandalkan ARM Cortex-A78 dan Cortex-A55.
ARM Cortex-A715 dan Cortex-A510 merupakan arsitektur yang lebih baru dan secara umum menawarkan kinerja serta efisiensi daya yang lebih baik dibanding pendahulunya.
Perbedaan arsitektur ini berkontribusi pada hasil benchmark yang lebih tinggi untuk Snapdragon 7 Gen 3.
Baca Juga:
Perbandingan Kemampuan Grafis dan AI
Di sektor grafis, Snapdragon 7 Gen 3 kembali unggul dengan membawa Qualcomm Adreno 720.
Sementara itu, Dimensity 7300 menggunakan ARM Mali-G615 MC2. Selaras dengan kemampuan pemrosesan grafisnya, Snapdragon 7 Gen 3 juga memiliki dukungan tampilan layar yang lebih tinggi.
Chipset Qualcomm ini dapat menangani gambar dengan resolusi WFHD+ dan refresh rate hingga 168Hz.
Di sisi lain, Dimensity 7300 hanya mendukung refresh rate sampai 120Hz untuk resolusi serupa.
Dukungan pemrosesan kecerdasan buatan (AI) dari kedua chipset ini juga berbeda.
Snapdragon 7 Gen 3 dilengkapi dengan Qualcomm AI Engine yang memadukan Qualcomm Hexagon dan Sensing Hub.
MediaTek membekali Dimensity 7300 dengan MediaTek NPU 655.
Meski berbeda pendekatan, keduanya dirancang untuk menangani tugas-tugas berbasis AI seperti pengenalan objek dalam fotografi dan optimasi performa.
Kedua chipset sama-sama mendukung jaringan 5G, namun kecepatan yang ditawarkan berbeda.
Snapdragon 7 Gen 3 membawa Qualcomm Snapdragon X63 5G Modem-RF System yang dapat menangani proses unduhan hingga 5Gbps.
Modem yang dipakai Dimensity 7300 sanggup beroperasi sampai 3,27Gbps.
Perbedaan ini mungkin terasa bagi pengguna yang sangat mengandalkan kecepatan unduh data seluler.
Meski memiliki beberapa keunggulan di bidang performa, Dimensity 7300 menariknya menawarkan dukungan fitur yang hampir mirip dengan Snapdragon 7 Gen 3 dalam beberapa aspek.
Chipset MediaTek ini juga mendukung kamera beresolusi hingga 200MP, perekaman video 4K, konektivitas Bluetooth 5.4, dan Wi-Fi 6E. Beberapa ponsel seperti Oppo Reno12 yang ditenagai varian Dimensity 7300-Energy telah menunjukkan kemampuan tersebut, termasuk dalam hal fotografi yang mumpuni seperti yang dijelaskan dalam eksplorasi fotografi ponsel.
Pertimbangan Harga dan Rekomendasi
Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, wajar jika perangkat yang mengusung Snapdragon 7 Gen 3 umumnya dibanderol dengan harga yang lebih mahal.
Hal ini menjadikan Dimensity 7300 sebagai pilihan yang lebih terjangkau bagi pengguna yang membutuhkan ponsel atau tablet bertenaga namun dengan budget terbatas.
Chipset MediaTek ini hadir sebagai penyeimbang di pasar yang kompetitif, menawarkan paket fitur lengkap dengan harga yang lebih bersaing.
Keputusan akhir tentu kembali kepada kebutuhan dan anggaran pengguna.
Bagi yang mengutamakan performa tertinggi dalam benchmark, kecepatan unduh 5G, dan kemampuan grafis untuk gaming, Snapdragon 7 Gen 3 menjadi pilihan yang lebih unggul.
Namun, untuk penggunaan sehari-hari yang tetap lancar, dengan dukungan kamera tinggi dan fitur konektivitas modern, Dimensity 7300 adalah opsi yang sangat kompetitif.
Untuk memahami lebih dalam fitur unggulan chipset MediaTek ini, simak ulasan mengenai fitur unggulan MediaTek Dimensity 7300 dan 7300X.
Persaingan ketat antara MediaTek dan Qualcomm di segmen menengah ini pada akhirnya menguntungkan konsumen.
Pengguna kini memiliki spektrum pilihan yang lebih luas, dari performa puncak hingga nilai terbaik.
Kedua chipset, dengan kelebihan dan karakteristiknya masing-masing, terus mendorong inovasi dan menaikkan standar perangkat mid-range di pasaran.




