Sabtu, 17 Januari 2026
Selular.ID -

Keterampilan AI bagi Guru di Indonesia Kian Vital

BACA JUGA

Selular.ID Upaya percepatan transformasi pendidikan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus diperkuat.

Biji-biji Initiative menggandeng PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) untuk menyelenggarakan Pelatihan Microsoft Elevate: AI for Educators bertema“Merancang Ekosistem AI untuk Pendidikan” yang dilaksanakan secara luring di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur, pada 12–13 Januari 2026.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Microsoft Elevate, sebuah program kolaboratif dari Microsoft yang berfokus pada pembekalan keterampilan AI bagi talenta digital Indonesia serta mendorong inovasi AI yang berdampak luas, termasuk pemberdayaan para pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi AI untuk memperkuat sektor pendidikan nasional.

Melalui program ini, AI diperkenalkan untuk mendukung guru dalam menyusun silabus dan rencana pembelajaran, memperkaya metode pengajaran di kelas, serta meningkatkan efisiensi kerja administratif, sehingga pendidik dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar dan pendampingan peserta didik.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Microsoft Elevate Indonesia menghadirkan pengalaman belajar AI yang mendalam dan berdampak luas di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Arief Suseno, AI Skills Director, Microsoft Indonesia.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pendidikan dengan menempatkan para guru sebagai penggerak utama dalam mendorong inovasi berbasis AI sekaligus mempersiapkan talenta masa depan dengan literasi dan keterampilan digital yang dibutuhkan agar Indonesia dapat tumbuh dan berinovasi secara inklusif di era AI,” papar Arief.

Sebanyak 200 guru dan tenaga kependidikan yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan ini dibagi dalam dua hari pelaksanaan. Para peserta berasal dari berbagai satuan pendidikan di Kota Bontang, yang mencerminkan keterwakilan lintas jenjang serta keberagaman konteks pendidikan, meliputi Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selain itu, peserta juga berasal dari Sekolah Islam, Sekolah Luar Biasa (SLB), serta Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF SKB). Keterlibatan pendidik dari 170 sekolah ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi lintas perspektif serta menghasilkan solusi AI yang relevan, inklusif, dan dapat diterapkan di berbagai konteks pembelajaran.

Pendekatan Pembelajaran Berbasis Sistem dan Solusi Nyata

Pelatihan Microsoft Elevate: AI for Educators dirancang secara intensif dan partisipatif, mencakup:

  • Pemahaman dasar AI dan AI Agent.
  • Perubahan pola pikir dari solusi individual menuju pendekatan sistemik.
  • Design Thinking Sprint untuk merancang solusi pendidikan berbasis AI.

Rangkaian pelatihan ini diakhiri dengan Kompetisi “Solusi untuk Indonesia”, yang menampilkan demonstrasi langsung agen AI hasil pengembangan para pendidik. Seluruh sesi mendorong kolaborasi lintas jenjang dan wilayah, serta menekankan pemanfaatan AI sebagai alat bantu yang etis, inklusif, dan relevan dengan konteks lokal pendidikan Indonesia.

Rashvin, CEO Biji-biji Initiative, menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pendidik. Melalui kolaborasi seperti Microsoft Elevate: AI for Educators, kami ingin memastikan teknologi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan nyata guru serta ekosistem pendidikan di Indonesia.”

Setelah pelatihan, peserta akan mengikuti post-test serta memperoleh sertifikat apresiasi yang dikirimkan melalui email.

Baca Juga: Rumah BUMN Telkom Gelar Pelatihan AI untuk UMKM Pekalongan

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU